MOMSMONEY.ID - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diperkirakan masih melanjutkan koreksi pada perdagangan Kamis (5/3/2026). Simak rekomendasi saham dari MNC Sekuritas untuk hari ini.
Pada penutupan perdagangan kemarin, IHSG anjlok 4,57% ke level 7.577 dan masih didominasi tekanan jual.
Analis MNC Sekuritas Herditya Wicaksana memperkirakan, posisi IHSG saat ini sedang berada pada bagian dari wave [y] dari wave 4 atau wave (2) pada label merah.
Hal tersebut berarti, perlu dicermati area 7.140–7.391 sebagai area koreksi berikutnya.
Secara teknikal, level support IHSG berada di 7.311 dan 7.391. Sementara level resistance terdekat berada pada 7.934 dan 8.154.
Baca Juga: Cara Melihat Data Informasi Kepemilikan Saham di Atas 1% di Website BEI
Seiring dengan proyeksi tersebut, berikut rekomendasi saham pilihan MNC Sekuritas untuk perdagangan Kamis (5/3/2026):
1. ASII – Spec Buy
ASII terkoreksi 1,99% ke 6.150 dan masih didominasi tekanan jual. Saat ini, posisi ASII diperkirakan berada pada bagian dari wave 2 dari wave (5) pada label hitam.
- Spec Buy: 5.900–6.025
- Target Price: 6.400, 6.700
- Stoploss: below 5.725
2. BRIS – Spec Buy
BRIS terkoreksi 1,39% ke 2.130 dan masih berada dalam tekanan jual. Posisi BRIS diperkirakan sedang berada pada bagian dari wave [b] pada label hitam atau wave 2 pada label merah.
- Spec Buy: 2.050–2.110
- Target Price: 2.220, 2.400
- Stoploss: below 1.935
Baca Juga: Harga Emas Global Memantul Naik ke atas US$ 5.100 Setelah Ambles Kemarin
3. EMAS – Buy on Weakness
EMAS terkoreksi 4,14% ke 8.100 dan disertai peningkatan volume pembelian. Posisi EMAS diperkirakan berada pada bagian dari wave 4 dari wave (3).
- Buy on Weakness: 7.550–7.875
- Target Price: 8.825, 9.200
- Stoploss: below 7.350
4. TINS – Buy on Weakness
TINS terkoreksi 8,47% ke 3.890 dan diikuti peningkatan tekanan jual. Posisi TINS diperkirakan berada pada bagian dari wave 2 dari wave (5).
- Buy on Weakness: 3.530–3.760
- Target Price: 4.270, 4.720
- Stoploss: below 3.400
Keputusan investasi sepenuhnya berada di tangan investor. Tetap selektif dalam memilih saham dan disiplin menerapkan manajemen risiko di tengah volatilitas pasar yang masih tinggi.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News