MOMSMONEY.ID - Tren dekorasi rumah 2026 makin mengarah ke gaya personal, simak cara menata rumah agar lebih nyaman, bermakna, dan sesuai selera.
Tahun 2026 membawa perubahan besar dalam cara masyarakat memandang dekorasi rumah. Hunian tidak lagi sekadar dinilai dari keindahan visual, tetapi dari seberapa kuat ia merepresentasikan kepribadian penghuninya.
Banyak orang mulai meninggalkan konsep rumah seragam yang terasa kaku dan tidak bernyawa. Kini, rumah diposisikan sebagai ruang aman untuk mengekspresikan cerita hidup, minat, dan kenangan personal.
Melansir dari Better Homes & Gardens, tren dekorasi personal muncul sebagai respons atas kebutuhan emosional akan ruang yang lebih autentik dan relevan dengan kehidupan sehari hari.
“Rumah yang dipenuhi elemen personal cenderung terasa lebih hidup dan memberikan kenyamanan emosional bagi penghuninya,” ujar desainer interior Amanda Louise Campbell.
Baca Juga: 10 Tren Desain Interior 2026 yang Diprediksi Membuka Gaya Baru Hunian Masa Depan
Mengapa dekorasi personal menjadi tren utama di 2026?
Perubahan gaya hidup masyarakat Indonesia dan global ikut mendorong tren ini. Setelah bertahun tahun terbiasa dengan desain minimalis yang serba netral, banyak orang mulai merasa rumah mereka kurang memiliki jiwa.
Dekorasi yang terlalu rapi dan generik sering kali terasa seperti ruang kerja atau tempat umum. Di sisi lain, perkembangan media sosial yang semakin personal membuat orang lebih percaya diri menampilkan selera unik mereka, termasuk dalam menata rumah.
Rumah yang personal dianggap mampu memicu kreativitas, rasa memiliki, dan kenyamanan jangka panjang.
Memanfaatkan barang lama sebagai identitas ruang
Mempersonalisasi rumah tidak harus mahal atau rumit. Barang barang yang sudah dimiliki justru menjadi elemen paling kuat karena memiliki nilai emosional.
Foto lama, catatan tulisan tangan, koleksi kecil dari masa lalu, hingga benda warisan keluarga bisa diolah menjadi dekorasi bermakna.
Melalui penataan sederhana, benda tersebut mampu menghadirkan rasa hangat dan cerita di setiap sudut rumah. Pendekatan ini juga sejalan dengan gaya hidup berkelanjutan yang kini semakin diminati.
Furnitur unik dan antik memberi karakter kuat
Penggunaan furnitur antik atau karya khusus memberikan kesan berbeda yang sulit ditiru produk massal. Setiap goresan dan detail memiliki cerita tersendiri.
Tidak hanya mempercantik ruangan, furnitur jenis ini mencerminkan selera, pengalaman, dan perjalanan hidup pemilik rumah. Nilai inilah yang membuat rumah terasa lebih autentik dan tidak mudah lekang oleh tren.
Baca Juga: Tren Desain Interior 2026: Rumah Hangat yang Fokus Pada Kenyamanan
Sentuhan kecil seperti monogram memperkuat personalisasi
Detail sederhana sering kali memberi dampak besar. Monogram pada seprai, handuk, atau peralatan makan dapat menghadirkan identitas tanpa harus mengubah konsep besar ruangan.
Sentuhan ini menunjukkan bahwa rumah tersebut benar benar dihuni dan dirawat dengan penuh perhatian. Personalisasi seperti ini juga membuat rumah terasa lebih intim dan eksklusif.
Oleh oleh perjalanan sebagai dekorasi bermakna
Barang dari perjalanan memiliki nilai emosional yang tinggi. Alih alih membeli suvenir biasa, karya seniman lokal, benda vintage, atau barang fungsional dengan cerita dapat dijadikan elemen dekorasi.
Selain mempercantik ruangan, benda tersebut menjadi pengingat pengalaman dan perjalanan hidup. Rumah pun terasa seperti album kenangan yang hidup.
Benda cerita sebagai pusat perhatian ruangan
Dekorasi dengan cerita unik sebaiknya ditempatkan di area yang mudah terlihat. Meja tamu, rak utama, atau sudut ruang keluarga bisa menjadi lokasi strategis.
Benda benda ini sering memicu percakapan dan membuat tamu merasa lebih dekat dengan pemilik rumah. Rumah tidak hanya indah, tetapi juga komunikatif.
Libatkan seluruh anggota keluarga dalam dekorasi
Rumah personal idealnya mencerminkan semua penghuninya. Memberi ruang bagi pasangan dan anak untuk mengekspresikan diri menciptakan suasana yang lebih hangat dan harmonis.
Karya seni anak, pilihan warna favorit keluarga, atau dekorasi hasil diskusi bersama membuat rumah terasa lebih hidup. Pendekatan ini juga memperkuat ikatan emosional antar anggota keluarga.
Baca Juga: Tren Desain Interior 2026: Rumah Hangat yang Fokus Pada Kenyamanan
Menjaga keseimbangan agar rumah tetap rapi dan nyaman
Meski penuh elemen personal, rumah tetap membutuhkan keteraturan. Menggunakan palet warna yang konsisten dan menata dekorasi dalam kelompok membantu mengurangi kesan berantakan.
Kunci utamanya adalah keseimbangan antara variasi dan keselarasan. Dengan begitu, rumah tetap nyaman tanpa kehilangan karakter.
Tren dekorasi rumah 2026 menegaskan bahwa rumah terbaik adalah rumah yang bercerita tentang penghuninya. Personalisasi bukan sekadar gaya, tetapi bentuk kejujuran dalam mengekspresikan diri.
Dengan memanfaatkan barang bermakna dan menata ruang secara seimbang, rumah dapat menjadi tempat yang nyaman, autentik, dan relevan dengan kehidupan modern.
Di tengah perubahan tren, rumah personal tetap menjadi pilihan yang tak lekang oleh waktu.
Selanjutnya: 7 Tren Desain Sensorik 2026 yang Membuat Rumah Lebih Nyaman dan Menyehatkan
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News