MOMSMONEY.ID - Simak tren desain interior 2026 yang fokus pada kenyamanan, warna hangat, tekstur alami, dan rumah yang terasa hidup untuk semua usia.
Tren desain interior tahun 2026 membawa perubahan besar dalam cara masyarakat memandang rumah. Hunian tidak lagi dituntut hanya tampil estetik, tetapi juga harus terasa nyaman, hangat, dan relevan dengan kehidupan sehari-hari.
Banyak orang mulai meninggalkan desain yang terlalu kaku dan sempurna karena tidak mencerminkan realita hidup. Kini, rumah dianggap sebagai ruang aman untuk beristirahat, berkarya, dan mengekspresikan diri.
Melansir dari Better Homes & Gardens, para desainer sepakat bahwa “jiwa rumah” menjadi elemen terpenting dalam desain interior saat ini.
“Pendekatan desain kini lebih mengutamakan rasa nyaman dan keterhubungan emosional dengan ruang,” ujar desainer interior Sarah Akbary.
Baca Juga: Biru Dingin Diprediksi Akan Jadi Tren Utama di 2026, Ini Cara Menggunakannya
Fokus utama desain interior 2026 adalah kenyamanan
Di tahun 2026, desain interior berkembang ke arah yang lebih manusiawi. Rumah tidak harus selalu rapi sempurna seperti di majalah, tetapi cukup tertata sesuai kebutuhan penghuninya. Ruang yang nyaman secara visual dan fungsional dianggap jauh lebih bernilai dibanding sekadar cantik dipandang.
Desainer profesional melihat perubahan pola pikir klien yang kini lebih mementingkan bagaimana sebuah ruang digunakan setiap hari. Sofa empuk, pencahayaan hangat, serta tata ruang fleksibel menjadi prioritas utama.
Warna hangat dan tekstur alami semakin diminati
Palet warna netral hangat mendominasi tren desain interior 2026. Warna seperti cokelat tanah, zaitun, merah tua, oker, dan kayu medium dipilih karena mampu menciptakan suasana tenang dan akrab.
Tidak hanya warna, tekstur juga memegang peran penting. Material seperti beludru, kain berlapis, kayu alami, dan plester bertekstur membuat ruangan terasa hidup. Rumah tidak hanya enak dilihat, tetapi juga nyaman disentuh dan digunakan.
Desain monokrom berlapis menggantikan warna mencolok
Penggunaan satu warna dengan berbagai gradasi dan material menjadi pendekatan baru yang populer. Desain monokrom berlapis memberi kedalaman visual tanpa membuat ruangan terasa berlebihan.
Pendekatan ini juga dinilai lebih aman untuk jangka panjang karena tidak cepat ketinggalan zaman. Ruangan tetap terlihat elegan meski tren warna berubah.
Rumah yang dihuni lebih bernilai dari rumah yang sempurna
Tren 2026 menolak konsep rumah yang terlihat seperti museum. Ruang yang sedikit berantakan namun mencerminkan aktivitas nyata justru dianggap lebih hangat dan manusiawi.
Rak buku penuh, sudut baca pribadi, atau koleksi dekorasi bermakna menjadi elemen yang memperkuat karakter rumah. Desain kini menyesuaikan gaya hidup, bukan sebaliknya.
Baca Juga: Tren Dekorasi Jendela 2026 yang Membuat Rumah Lebih Hangat dan Berkarakter
Perpaduan logam dan finishing menciptakan cerita
Penggunaan berbagai jenis finishing dalam satu ruang menjadi tren yang semakin diminati. Kombinasi kuningan, nikel, krom, dan perunggu tua menciptakan kesan rumah yang berkembang secara alami.
Detail kecil seperti gagang pintu, keran, atau lampu tidak harus seragam. Justru perbedaan inilah yang membangun cerita dan keunikan hunian.
Barang buatan tangan semakin dihargai
Kesadaran masyarakat terhadap kualitas dan keaslian meningkat. Furnitur dan dekorasi buatan tangan, produksi terbatas, atau barang antik mulai menggantikan produk massal.
Pilihan ini bukan hanya soal gaya, tetapi juga ketahanan dan nilai emosional. Rumah terasa lebih personal dan tidak mudah tergantikan oleh tren sesaat.
Kain bermotif dan tirai dramatis kembali populer
Tahun 2026 menandai kembalinya penggunaan kain sebagai elemen utama desain interior. Tirai tebal, kain bermotif, hingga kanopi lembut digunakan untuk menambah dimensi ruang.
Kain juga berfungsi sebagai pembatas area dan pengatur cahaya alami. Hasilnya, ruangan terasa lebih dinamis dan hidup tanpa harus menambah banyak elemen keras.
Tren desain interior 2026 menegaskan bahwa rumah terbaik adalah rumah yang terasa, bukan sekadar terlihat. Kenyamanan, kehangatan, dan karakter personal menjadi fondasi utama desain masa kini.
Baca Juga: 8 Tren Desain Dapur 2026 yang Lebih Fungsional dan Nyaman untuk Hunian Modern
Setelah memadukan warna hangat, tekstur alami, serta penataan yang sesuai gaya hidup, rumah dapat menjadi tempat pulang yang benar-benar mendukung kualitas hidup penghuninya.
Saat ini, desain interior bukan lagi soal mengikuti tren, tetapi menciptakan ruang yang bermakna dan bertahan lama.
Selanjutnya: Rekomendasi Warna Cat Netral Favorit Desainer untuk Rumah yang Lebih Elegan
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News