M O M S M O N E Y I D
Keluarga

Ini Dia 7 Tren Dekorasi Rumah dari Era 2010-an yang Kini Mulai Ditinggalkan

Ini Dia 7 Tren Dekorasi Rumah dari Era 2010-an yang Kini Mulai Ditinggalkan
Reporter: Ramadhan Widiantoro  |  Editor: Ramadhan Widiantoro


MOMSMONEY.ID - Simak tren dekorasi rumah era 2010-an yang kini dianggap ketinggalan zaman, agar hunian terasa lebih fresh, nyaman, dan tidak monoton.

Setiap dekade selalu meninggalkan jejak tren desain interior yang kuat. Jika tahun 2000-an identik dengan gaya Tuscan, maka era 2010-an menghadirkan beberapa tren yang sempat sangat populer, mulai dari dominasi warna abu-abu hingga gaya farmhouse modern. 

Namun, memasuki pertengahan 2020-an, banyak desainer mulai sepakat bahwa sejumlah tren tersebut kini terasa usang dan perlu digantikan dengan sentuhan yang lebih segar.

Mengutip dari Southern Living, beberapa pakar desain interior membagikan tren dekorasi yang sebaiknya sudah saatnya ditinggalkan. 

Baca Juga: 6 Tren Dapur Terbaru 2026 yang Akan Mengubah Cara Mendesain Rumah

Bukan berarti Anda harus merombak total rumah, melainkan menyesuaikan detail kecil agar hunian lebih sesuai dengan nuansa kekinian.

Abu-abu yang terlalu dominan

Dulu, warna abu-abu dingin dianggap netral dan elegan. Namun kini, terlalu banyak abu-abu justru membuat ruangan terasa hambar. 

Menurut para desainer, pemilik rumah kini lebih mendambakan kehangatan, tekstur, dan sentuhan personal. Alternatifnya, gunakan putih hangat atau tambahkan wallpaper bercorak ceria agar ruangan terasa hidup.

Gaya farmhouse modern yang kehilangan pesona

Popularitas gaya farmhouse meledak di 2010-an, lengkap dengan pintu geser gudang dan papan tanda vintage. Namun saat ini, gaya tersebut dinilai terlalu generik. 

Desainer menyarankan untuk memberikan lapisan karakter melalui pemilihan material alami atau detail personal, sehingga rumah terlihat lebih autentik dan tidak sekadar meniru tren.

Seni dinding bertuliskan kata-kata

Hiasan bertuliskan “Blessed” atau “Eat” sempat memenuhi banyak rumah. Kini, karya seni jenis ini dianggap kurang orisinal. Sebagai gantinya, pilihlah lukisan abstrak, ilustrasi alam, atau karya seni personal yang memberikan cerita unik pada dinding rumah.

Gaya modern abad pertengahan yang berlebihan

Furnitur dan dekorasi modern mid-century memang ikonik, tetapi jika diterapkan dari lantai ke dinding, rumah bisa kehilangan jati dirinya. Gunakan seperlunya, misalnya kursi atau lampu bergaya retro, sebagai aksen untuk memperkaya karakter ruang.

Baca Juga: Seni Memadukan Pola dalam Desain Interior, Kiat Praktis untuk Rumah Lebih Hidup

Furnitur katalog yang seragam

Furnitur siap pakai dari toko besar memang praktis, tetapi sering terlihat generik. Untuk menciptakan ruangan yang lebih bernyawa, padukan furnitur modern dengan barang antik, vintage, atau custom. Perpaduan ini menciptakan kedalaman sekaligus nuansa unik yang tidak mudah ditiru.

Dapur serba putih yang terasa steril

Dapur putih polos memang terlihat rapi, tetapi sering kali terkesan monoton. Kini, banyak desainer mendorong pemilik rumah untuk menambahkan warna berani, material berbeda, atau aksen kayu hangat. Dengan begitu, dapur tetap bersih tetapi juga lebih berkarakter.

Lantai greige yang kehilangan daya tarik

Lantai vinil abu-abu keemasan (greige) sempat menjadi favorit karena dianggap serbaguna. Sayangnya, hasil akhirnya sering terlihat datar. Sebagai alternatif, lantai kayu berwarna hangat atau oak pucat bisa menghadirkan kesan timeless sekaligus nyaman.

Meninggalkan tren lama bukan berarti harus menghapus semua elemen rumah. Intinya adalah memberi ruang bagi detail yang lebih hangat, personal, dan timeless. Melalui sedikit penyesuaian, rumah Anda bisa terasa segar kembali tanpa kehilangan kenyamanan yang sudah ada.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TERBARU

IHSG Diproyeksi Menguat, Cek Rekomendasi Saham BRI Danareksa Sekuritas Jumat (2/1)

IHSG diperkirakan berpeluang menguat pada perdagangan Jumat (2/1/2026).​ Berikut rekomendasi saham pilihan BRI Danareksa Sekuritas ​hari ini.

Promo My First Chatime in 2026 Periode 1-4 Januari, Beli Minuman Favorit Cuma 15.000

Chatime hadirkan promo My First Chatime in 2026. Mulai 1-4 Januari, Anda bisa menikmati minuman favorit hanya Rp 15.000 per cup.

IHSG Konsolidasi di Awal Tahun, Simak Rekomendasi Saham Hari Ini dari Mirae (2/1)

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diperkirakan masih bergerak konsolidasi pada perdagangan pertama tahun ini, Jumat, 2 Januari 2026.

Promo PHD Double Box Hemat, Paket 2 Pizza dengan 14 Pilihan Topping Mulai Rp 80.000

PHD hadirkan promo Double Box di awal tahun 2026. Nikmati paket 2 Pizza spesial dengan 14 topping favorit mulai Rp 80.000 saja.

Harga Emas Galeri 24 dan UBS di Pegadaian Hari Ini Jumat (2/1) Kompak Stagnan

Harga emas Galeri 24 dan UBS di Pegadaian hari ini Jumat (2/1/2026) kompak stagnan. Emas Galeri 24 1 gram di Rp 2.537.000, emas UBS Rp 2.588.000.

Promo Bakmi GM Spesial Awal Tahun, Paket Bakmi Ayam & Minum Cuma Rp 26.000

Bakmi GM hadirkan promo Hebat di awal tahun periode 1-7 Januari 2026. Tersedia paket Bakmi Ayam Lada Cha Cha dan Es Teh Tawar cuma Rp 26.000.

Cek Prakiraan Cuaca Hari Ini (2/1) dan Besok (3/1), Provinsi Ini Hujan Sangat Lebat

Cek prakiraan cuaca hari ini (2/1) dan cuaca besok (3/1) dari BMKG dengan hujan sangat lebat bisa turun di provinsi berikut ini

Jumat Hemat Pakai Promo A&W FriDeal Januari 2026, Buy 1 Get 1 Free Burger Spesial

Promo FriDeal dari A&W hadir kembali selama Januari 2026. Nikmati Buy 1 Get 1 Free Burger spesial mulai Rp 40.000 saja di store terdekat.

Promo HokBen dengan Yup Januari 2026, Dapatkan Harga Rp 9.000 untuk Pengguna Baru

HokBen hadirkan promo spesial dengan Yup sepanjang Januari 2026. Nikmati menu favorit dengan harga spesial super hemat dan cashback sampai 50%.

Waspada! Super Flu Sudah Masuk Indonesia Tercatat 62 Kasus, Kenali Gejala Influenza A

Super Flu varian Influenza A (H3N2) K terdeteksi di Indonesia dengan 62 kasus. Kenali gejala dan kelompok rentan serta langkah pencegahannya.