M O M S M O N E Y I D
Santai

Risiko Rambut Rontok, Mengapa Cat Rambut Permanen Bikin Batang Rambut Rapuh?

Risiko Rambut Rontok, Mengapa Cat Rambut Permanen Bikin Batang Rambut Rapuh?
Penulis: Pinky Annisa  |  Editor: Pinky Annisa


MOMSMONEY.ID - Rambut rontok? Pahami cara memilih cat rambut yang aman dan sesuai tren berikut. Cara terbaik untuk menghindari kerusakan setelah mewarnai rambut adalah dengan menjaganya agar tetap ternutrisi dengan baik. 

Sruthi M, dokter umum, menjelaskan bahwa memotong rambut secara teratur adalah teknik yang sangat baik untuk membuatnya tampak sehat. Memangkas rambut secara teratur juga membantu menghilangkan ujung rambut yang bercabang.

Selain itu, jangan lupa untuk membeli produk pelindung warna rambut. Dilansir dari Medicinet.com mengungkapkan bahwa produk-produk tersebut membantu pembentukan lapisan pelindung di sekitar batang rambut. 

Baca Juga: Shade Cushion Sempurna: Wajah Mulus Anti Belang, Ini Pilihan Paling Tepat!

Untuk warna yang lebih dingin, carilah sampo bebas sulfat karena tidak menghilangkan minyak alami rambut. Setelah mewarnai rambut, tunggu setidaknya dua hingga tiga hari sebelum mencucinya lagi. 

Sebelum mencuci rambut lagi, oleskan minyak pada rambut. Setelah itu, kurangi frekuensi mencuci rambut agar warna rambut bertahan lebih lama. 

Selalu cuci rambut dengan air dingin untuk menghindari hilangnya kelembapan dan rambut kusut. Mencuci rambut dengan air hangat membuat rambut lebih rentan rusak dan rontok.
 
Mengapa cat rambut menyebabkan rambut rontok?

Cat rambut tidak mencegah atau memperlambat pertumbuhan rambut, tetapi dapat menyebabkan kerontokkan. Beberapa kerusakan mungkin disebabkan oleh bahan kimia dalam pewarna rambut. 

Mewarnai rambut membutuhkan penyisiran dan penggosokan kuat yang menyebabkan kerontokkan. Semakin sering mewarnai rambut, maka akan semakin banyak rambut yang rontok.

Amonia dan hidrogen peroksida merupakan zat pemutih yang jadi komponen umum dalam cat rambut. Kedua senyawa ini dapat membuat rambut menjadi lebih rileks selama periode telogen. 

Pewarna rambut dapat merusak batang rambut hingga menyebabkan rambut patah. Peroksida menghasilkan warna pirang karena menghilangkan pigmen dari warna rambut alami Moms. 

Namun, peroksida mengurangi protein dari rambut dan melemahkan batang rambut. Hal ini dapat menyebabkan rambut rontok dari kulit kepala.

Dengan demikian, kerontokan rambut setelah pewarnaan permanen disebabkan oleh rambut patah, bukan kerontokkan rambut.

Pemrosesan kimia berulang dapat menyebabkan kerusakan kumulatif pada kutikula dan korteks. Sehingga, rambut menjadi lebih berpori, rapuh, dan mudah patah. 

Faktor risiko lain yang memperparah rambut rontok

Berikut ini beberapa faktor lain yang memperparah rambut rontok:

1. Frekuensi pewarnaan 

Penggunaan yang lebih sering meningkatkan paparan bahan kimia kumulatif dan kemungkinan terjadinya sensitivitas atau kerusakan struktural rambut.

2. Penggunaan pencerah rambut 

Produk-produk ini menggunakan konsentrasi hidrogen peroksida yang lebih tinggi dan menyebabkan kerusakan kutikula yang lebih parah daripada pewarna standar.

3. Penggunaan alat penata rambut dengan panas yang bersamaan 

Mengaplikasikan panas pada rambut yang telah diproses secara kimia akan memperparah pelemahan struktur rambut.

4. Kekurangan nutrisi 

Kekurangan nutrisi seperti zat besi, feritin, atau vitamin D dapat mengganggu kesehatan folikel rambut. Jika kekurangan nutrisi dicurigai, penanganannya harus dipandu oleh dokter.

5. Perubahan hormon 

Periode perubahan hormon seperti periode pasca persalinan atau menopause dapat memengaruhi siklus pertumbuhan rambut. Pewarna rambut umumnya dianggap aman digunakan selama kehamilan, meski beberapa individu mengalami perubahan sensitivitas kulit kepala. 

Tips untuk mencegah rambut rontok setelah pewarnaan

Jangan pernah menggunakan pewarna rambut pada alis atau bulu mata, hal ini dapat menyebabkan cedera mata serius atau kebutaan. Selain itu, hindari produk henna hitam untuk tato sementara karena produk ini sering menyebabkan sensitivitas yang kuat.

Selanjutnya, gunakan sarung tangan saat mengaplikasikan pewarna rambut dan ikuti petunjuk produsen dengan cermat. Hindari kontak dengan kulit kepala sebisa mungkin, terutama jika Moms memiliki kulit kepala yang sensitif atau bermasalah.

Baca Juga: Cushion Wardah Ini Samarkan Flek & Pori: Wajah Glowing

Pertimbangkan alternatif dengan risiko lebih rendah seperti:

1. Pewarna bebas paraphenylenediamine (PPD)

Beberapa formulasi menggunakan pewarna alternatif seperti para-toluenediamine sulphate (PTDS). Namun reaksi silang dengan PPD masih dapat terjadi, individu dengan alergi PPD yang diketahui harus berkonsultasi dengan spesialis sebelum menggunakan produk ini.

2. Pewarna semi-permanen atau sementara

Sebagian besar pewarna ini tidak memerlukan hidrogen peroksida dan menyebabkan gangguan struktural yang lebih sedikit pada batang rambut. Meski, formulasinya bervariasi dan menawarkan daya tahan warna yang lebih pendek.

3. Henna alami (lawsonia) 

Umumnya dianggap berisiko lebih rendah, tetapi produk henna campuran atau henna hitam sering mengandung konsentrasi PPD yang tinggi dan harus dihindari. 

4. Jangan terlalu sering mewarnai rambut

Memperpanjang interval antar sesi pewarnaan akan memberi waktu bagi kulit kepala dan rambut untuk pulih. Menggunakan perawatan kondisioner juga mampu membantu mengembalikan kelembaban dan integritas struktural pada rambut yang telah diproses secara kimia.

Sebisa mungkin hindari mengaplikasikan pewarna secara tumpang tindih pada rambut yang sudah pernah diwarnai sebelumnya. Jaga kesehatan kulit kepala melalui pola makan seimbang, hidrasi yang cukup, dan gunakan produk perawatan rambut.

Demikian tips memilih cat rambut yang tepat agar rambut tidak makin tipis.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TERBARU

Tak Kalah dari Barista, Tea-rista Indonesia Adu Kreasi Meracik Teh

​Lebih dari 300 tea-rista dari seluruh Indonesia bersaing menghadirkan racikan teh terbaik dalam Chatime Tea-rista Competition 2026.

IHSG Lanjut Menguat, Saham Berkapitalisasi Pasar Terbesar Kompak Naik

Pada perdagangan Selasa pagi, 21 Juli 2026, pukul 9:05 WIB, indeks tercatat naik 0,69% ke level 6.274. ​

Harga Emas Antam & Buyback Kompak Turun Rp 9.000 pada Hari Ini Selasa (21/7)

Harga emas Antam turun Rp 9.000 menjadi Rp 2.601.000 per gram. Harga buyback juga melemah ke Rp 2.332.000. Simak selengkapnya

Sebelum Beli Properti di Luar Negeri, Investor Perlu Hitung Biaya Tambahan

​Investasi properti di Australia bisa menjadi pilihan diversifikasi aset, tetapi investor perlu memahami biaya, regulasi, dan potensi sewanya.

Makan Tetap Irit! Cek Promo Richeese Factory Berdua Diskon 40% Cuma 5 Hari

Solusi hemat tanggal tua ada di promo Richeese Factory dengan pilihan menu Crispy, Flying, hingga Parmesan Chicken. Berlakunya hanya 5 hari.

Promo Es Teler 77 Spesial Paket Makan Siang, Santap Berdua Hemat Pakai Qpon

Bikin makan siang bareng teman atau pasangan jadi lebih hemat lewat promo Es Teler 77 x Qpon. Cukup redeem kuponnya untuk menikmati paket komplit.

IHSG Masih Bisa Menguat, Cek Rekomendasi Saham dari BRI Danareksa Sekuritas (21/7)

IHSG masih berpeluang melanjutkan penguatan meski terbatas pada perdagangan Selasa (21/7).​ Cek rekomendasi saham dari BRI Danareksa Sekuritas

6 Tips Menurunkan Berat Badan secara Aman bagi Penderita Obesitas, Harus Konsisten ya

Menurunkan berat badan bagi penderita obesitas membutuhkan metode yang aman dan berkelanjutan agar tubuh tidak syok. Simak 6 tipsnya berikut.

IHSG Masih Rawan Koreksi, Simak Rekomendasi Saham dari BNI Sekuritas (21/7)

IHSG masih rawan mengalami koreksi pada perdagangan Selasa (21/7/2026).​ Simak rekomendasi saham dari BNI Sekuritas untuk hari ini.

IHSG Diproyeksi Menguat Terbatas, Cek 5 Rekomendasi Saham dari MNC Sekuritas (21/7)

IHSG berpeluang melanjutkan penguatan meski terbatas pada perdagangan Senin (21/7/2026).​ Cek rekomendasi saham dari MNC Sekuritas untuk hari ini.