M O M S M O N E Y I D
Bugar

Jangan Asal Keren ya! Ini 5 Efek Samping Sering Gonta-Ganti Warna Cat Rambut

Jangan Asal Keren ya! Ini 5 Efek Samping Sering Gonta-Ganti Warna Cat Rambut
Penulis: Widya Oktaviana  |  Editor: Widya Oktaviana


MOMSMONEY.ID - Cat rambut selama ini dianggap sebagai pendukung penampilan seseorang, baik pria maupun wanita. Apalagi jika pemilihan warnanya tepat, penampilan seseorang akan tampak keren.

Namun, di balik pesona warna-warni itu, ada harga yang harus dibayar jika Anda terlalu sering berganti-ganti warna. 

Setiap kali Anda mengoleskan bahan kimia ke batang rambut dan kulit kepala, hal tersebut turut membuka peluang berbagai efek samping bagi kesehatan Anda, lo.

Baca Juga: Bukan Cuma Enak Diminum, Kopi Ternyata Ampuh Suburkan Rambut

Hal terpenting dari aktivitas mengecat rambut adalah pilihlah cat rambut yang benar-benar berkualitas. Baca komposisi, lakukan tes alergi di kulit Anda setiap kali mencoba merek baru, dan jangan ragu berkonsultasi dengan dokter kulit jika muncul gejala yang aneh ya.

Berikut beberapa efek samping sering gonta-ganti cat rambut bagi kesehatan yang perlu Anda ketahui, sebagaimana dikutip dari www.klikdokter.com:

Baca Juga: Wajah Kusam? 4 Warna Cat Rambut Ini Bikin Kamu Glowing Seketika

1. Alergi

Efek samping yang pertama adalah alergi. Kondisi ini tidak bisa dianggap sederhana ya. Reaksi yang muncul biasanya seperti gatal atau ada sensasi terbakar di kulit.

Hal ini disebabkan oleh zat kimia di dalam zat pewarna rambut berupa PPD atau para-phenylenediamine. 

Kasus yang lebih parah juga bisa terjadi, yakni muncul kemerahan di kulit kepala hingga menjalar kebagian tubuh lainnya.

2. Iritasi kulit kepala

Berhati-hatilah Anda yang sering gonta-ganti cat rambut. Risiko iritasi kulit kepala bisa terjadi kapan saja. 

Apalagi cat rambut yang sifatnya permanen dengan kandungan hidrogen peroksida dan amonia. Zat-zat itulah yang bisa menyebabkan iritasi di kulit kepala.

Bahkan, hidrogen peroksida bisa mengubah struktur rambut dan membuat rambut menjadi kusam, kering, dan mudah patah.

Baca Juga: Rambut Kering dan Rontok? Atasi Segera dengan 6 Manfaat Santan Ini

3. Rambut rontok

Cat rambut yang sering berganti warna juga bisa menyebabkan kerontokan. Hal ini karena cat rambut dengan berbagai zat kimia di dalamnya bisa merusak protein di batang rambut.

Apalagi jika cat rambut yang digunakan mengandung peroksida yang tinggi. Zat inilah yang bisa menghilangkan pigmen eumelanin di batang rambut dengan cat warna yang lebih terang.

4. Iritasi mata

Tak hanya berbahay bagi kesehatan rambut dan kulit kepala, cat rambut juga berisiko bagi mata Anda. Ya, cat rambut dengan bahan kimia di dalamnya bisa menyebabkan iritasi pada mata.

Bahkan, kasus lebih seriusnya, cat rambut dengan bahan kimia di dalamnya bisa menyebabkan kebutaan.

Baca Juga: Rambut Sehat Bebas Patah? Ini Cara Memakai Kondisioner yang Tepat

5. Berisiko kanker

Efek samping yang lebih berbahaya dari gonta-ganti cat rambut adalah kanker. 

Sebuah penelitian pernah dilakukan oleh The University of Southern California, Amerika Serikat. Hasilnya adalah perempuan yang sering mengecat rambut berisiko terkena kanker kandung kemih.

Meski begitu, penelitian tersebut masih membutuhkan pendalaman kembali agar bisa dijadikan sebagai acuan yang kuat.

Ingat, penampilan memukau tidak sebanding dengan risiko kesehatan yang mengintai. Oleh karena itu, kewaspadaan Anda dalam memilih dan menggunakan cat rambut adalah hal penting untuk diperhatikan.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TERBARU

Tren Rumbai Kembali Naik Daun, Ini Cara Simpel Bikin Dekorasi Rumah Lebih Berkarakter

Tren rumbai kembali menghiasi interior rumah. Simak cara mudah mempercantik sofa, tirai, dan kursi agar ruangan makin estetik.  

Webster Green HC-130 Jadi Warna 2027, Sentuhan Hijau Klasik untuk Rumah Modern

Webster Green HC-130 jadi warna di 2027 dengan nuansa hijau klasik. Simak inspirasinya untuk rumah modern yang nyaman dan estetik.

6 Cara Menurunkan Berat Badan bagi Penderita Diabetes, Pasti Berhasil!

Inilah 6 cara menurunkan berat badan bagi penderita diabetes yang terbukti aman dan efektif. Simak sampai akhir, ya.

5 Perlindungan Keuangan bagi Wanita Menikah biar Siap Menghadapi Risiko

Wanita menikah perlu punya perlindungan keuangan sendiri. Simak 5 langkah ini untuk menjaga tabungan, aset, dan masa depan keluarga.

Pentingnya Peran Keluarga dalam Penanganan Kesehatan Jiwa

Kementerian Kesehatan mencatat ada sebanyak 9 dari 10 orang yang mengalami depresi belum terjangkau layanan kesehatan.

Foot Locker Day 2026 bakal Digelar, Satukan Merek Global hingga Penggemar Sneakers

MAP Active Indonesia bakal menggelar Foot Locker Day 2026 di kawasan M Bloc, Jakarta, pada 16 Oktober hingga 18 Oktober 2026.

Jarang Diketahui! Ini 6 Manfaat Probiotik untuk Kesehatan Organ Intim & Hormon Wanita

Dapatkan perlindungan ekstra untuk tubuh Anda dari dalam. Pahami bagaimana manfaat probiotik mampu menjaga pH vagina hingga jaga imunitas.

Kenapa Burger Tidak Sehat padahal Ada Sayur & Daging? Ketahui Bahayanya di Sini, yuk

Burger dianggap tidak sehat karena tinggi kalori dan lemak jenuh. Simak penjelasan mengenai risikonya serta tips mengolah burger agar lebih aman.

Coba 4 Pilihan Mie Sehat untuk Diet Ini agar Tetap Bisa Makan Enak Tanpa Takut Gemuk

Ingin makan mie tapi takut program penurunan berat badan gagal? Simak pilihan mie sehat untuk diet yang rendah kalori dan tinggi serat ini.

Yield Global Melonjak, Ini Strategi Investasi Obligasi di Era Bunga Tinggi

Kenaikan suku bunga The Fed dan imbal hasil US Treasury menandai era baru pasar obligasi global. Manulife selektif memilih tenor obligasi.