MOMSMONEY.ID - Kebutuhan hotel berstandar premium tak lagi terbatas di kota-kota besar seiring dengan meningkatnya ekspektasi wisatawan terhadap kualitas akomodasi. Kini, tren preferensi akomodasi premium mulai terlihat di berbagai kota berkembang di Indonesia, termasuk Aceh, Makassar, dan Palangkaraya.
Menangkap tren tersebut, PRISM, perusahaan induk OYO, memperkuat strategi ekspansinya di Indonesia dengan menghadirkan akomodasi premium dengan model company-serviced melalui brand Townhouse Oak di ketiga kota tersebut.
“Kami melihat adanya perubahan preferensi di mana wisatawan kini mengharapkan standar layanan yang lebih tinggi, tidak hanya di kota besar tetapi juga di kota berkembang. Melalui model self-operated, kami dapat memastikan konsistensi kualitas layanan sekaligus menghadirkan pengalaman menginap yang lebih terintegrasi dan relevan dengan kebutuhan pelanggan saat ini," ujar Hendro Tan, Country Head PRISM Indonesia dalam keterangan tertulis, Selasa (21/4).
Baca Juga: Oriflame Rilis Eclat Weekend Series, Fokus pada Aroma yang Mudah Dipakai Harian
Ekspansi ini menjadi langkah PRISM dalam menghadirkan standar layanan yang lebih tinggi dan konsisten di kota-kota berkembang, sekaligus memperluas akses terhadap pengalaman menginap berkualitas di luar kota metropolitan.
Sebagai bagian dari ekspansi ini, PRISM menghadirkan Townhouse Oak Aceh, Townhouse Oak Makassar, dan Townhouse Oak Palangkaraya. Bukan hanya untuk memperkuat portofolio PRISM, kehadiran ketiga townhouse ini juga mencerminkan pendekatan baru dalam menghadirkan layanan hospitality melalui model company serviced.
Melalui pendekatan ini, PRISM memiliki kendali end-to-end atas operasional, mulai dari standar layanan, pengelolaan properti, hingga pengalaman tamu secara menyeluruh, guna memastikan kualitas yang lebih konsisten di setiap lokasi.
Langkah ini juga mencerminkan pergeseran strategi ekspansi hospitality yang kini mulai mengarah ke kota-kota berkembang, seiring dengan meningkatnya permintaan akan akomodasi dengan standar yang lebih tinggi di wilayah tersebut.
Dengan kombinasi antara potensi ekonomi lokal dan meningkatnya preferensi terhadap kenyamanan, kota-kota seperti Aceh, Makassar, dan Palangkaraya dinilai menjadi pasar yang relevan untuk pengembangan akomodasi premium.
PRISM pun berencana terus memperluas portofolio self-operated di lebih banyak kota berkembang dan destinasi strategis di Indonesia. PRISM berharap inisiatif ini bisa memperkuat posisi mereka di industri hospitality dan berkontribusi terhadap pertumbuhan ekonomi lokal melalui penciptaan lapangan kerja serta kolaborasi dengan mitra setempat.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News