MOMSMONEY.ID - Makin banyak masyarakat bahkan perusahaan yang kini giat membuat konten demi mendapatkan cuan. Ternyata ada platform artificial intelligence (AI) yang bisa bantu analisis konten Anda agar capai jumlah penonton dengan lebih banyak, loh.
Seiring populer dan bertambahnya jumlah kreator, tidak dipungkiri persaingan dalam memperebutkan perhatian audiens kini semakin meningkat. Konten pun tidak lagi cukup hanya diproduksi secara konsisten, tetapi juga harus mampu menarik perhatian dalam hitungan detik pertama, mempertahankan penonton hingga akhir dan mendorong interaksi agar memperoleh distribusi yang lebih luas dari algoritma platform.
Oleh sebab itu pekerja di ekosistem ekonomi kreator ini harus jeli menganalisis konten apa yang menarik agar bisa memikat audiens dengan lebih banyak.
Beberapa faktor dalam menganalisis konten, misalnya.
Pertama, metrik performa dari jumlah penonton, watch time, average view duration, retention rate, completion rate, like, comment, share dan save, click-through rate pada tautan yang disematkan.
Kedua, mengevaluasi dengan menonton ulang video dan menilai apakah 3-5 detik pertama cukup menarik, apakah ada pertanyaan tau pernyataan yang membuat orang ingin terus menonton? atau apakah visual pembuka langsung menjelaskan isi video.
Baca Juga: Fitur Instagram Terbaru Your Algorithm: Cara Baru Atur Rekomendasi Konten
Ketiga, perlu juga menganalisis pacing, seperti perpindahan adegan cepat atau lambat, apakah membosankan, berapa lama jeda antar kalimat, dan apakah durasi video terlalu panjang?
Keempat, mengamati grafik audience retention. Platform seperti TikTok, Instagram dan YouTube menyediakan grafik retensi penonton. Dari grafik tersebut dapat dilihat pada detik ke berapa penonton mulai meninggalkan video, bagian mana yang membuat penonton kembali dan bagian mana yang menyebabkan penurunan drastis.
Kelima, membaca komentar dan terakhir membandingkan dengan konten lain.
Di atas adalah analisis yang biasanya dilakukan tim konten atau individu yang bekerja di ekosistem ekonomi kreator. Semua proses di atas membutuhkan data dan waktu yang tidak sedikit untuk seorang individu cek satu per satu. Seringkali, jika dilakukan secara manual evaluasi konten ini membutuhkan waktu puluhan menit hinga berjam-jam per video.
Di satu sisi, persaingan yang semakin ketat, pun menuntut kreator atau brand memahami faktor-faktor analisis di atas agar performa konten mereka memuaskan. Untungnya, kini ada solusi yang lebih cepat bisa dilakukan dalam menganalisis konten.
Kebutuhan analisis konten yang meningkat, mendorong munculnya berbagai solusi berbasis artificial intelligence (AI) yang mampu menganalisis performa konten dan memberikan rekomendasi berbasis data yang lebih cepat bagi kreator untuk meningkatkan peluang menjangkau lebih banyak audiens.
Baca Juga: Fitur Telegram di Apple Watch: Kini Nonton Konten Langsung Lebih Praktis!
Dengan AI content analytics, mempercepat proses identifikasi kekuatan dan kelemahan hook secara otomatis, menganalisis ritme penyampaian, mengenai pola storytelling, menghubungkan karakteristik video dengan data performa, dan memberikan rekomendasi yang dapat langsung diterapkan.
Melalui platform AI content analytic evluasi konten bisa diselesaikan dan laporan performa konten tersaji dalam hitungan menit.
Seperti, platform Siap Pakai. Platform AI agent dan otomatisasi hadir dari Siap Pakai. Ini adalah layanan software as a service (SaaS) yang menyajikan berbagai otomatisasi termasuk AI content analytics. Jadi pengguna cukup memasukkan tautan video untuk dianalisis oleh AI.
Dengan begitu, kreator dan pebisnis bisa menganalisis performa konten, khususnya di platform TikTok dan Instagram dengan lebih cepat.
Baca Juga: CapCut & Gemini Bersatu: Cara Edit Konten AI Kini Lebih Cepat
Berikut beberapa otomatisasi yang Siappakai tawarkan, AI penganalisis video TikTok, Generator Laporan Kompetitor Instagram dan TikTok, dan Generator Laporan Sentimen Komentar Tiktok. Automation ini bermanfaat bagi pemilik bisnis, pengusaha digital agency, ataupun content creator, yang ingin lebih mudah menganalisis konten kompetitor.
Selain otomatisasi dalam dunia konten, Siappakai juga menawarkan layanan Generator Lowongan Kerja LinkedIn. Layanan ini mempercepat pengguna menemukan 100 lowongan dengan detail shortlist, skor kecocokan, status apply, prioritas, dan link lowongan yang siap klik.
Pengguna platform ini juga bisa memanfaatkan layanan CV Converter, yaitu automasi berbasis AI untuk mengubah CV lama berbasis teks menjadi format yang ramah ATS secara instan dan gratis. Namun, untuk layanan yang lain Siappakai mematok harga Rp 5.000 hingga Rp 35.000 sekali run.
Mustafa Founder Siap Pakai mengatakan platform ini dari awal ia bangun untuk menjangkau lebih banyak masyarakat yang membutuhkan otomatisasi atau pun AI dengan cara yang lebih mudah.
"Sebelumnya saya membuat AI Agent dan automation untuk beberapa klien dan sepertinya sayang jika effort dan fungsi produknya hanya dirasakan oleh sejumlah orang saja," kata Mustafa, Selasa (30/6).
Sejuah ini Siap Pakai sudah memiliki 2.270 registered user dengan 679 paid users per tanggal 30 Juni 2026.
"Target bisnis Siap Pakai di masa depan adalah menjadi platform AI Agent & Automation yang skala dan bidangnya lebih luas. Saya ingin ini menjadi e-commerce tapi untuk automation dan ai agent," ujar Mustafa.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News