MOMSMONEY.ID - BMKG mengeluarkan peringatan dini kekeringan meteorologis dengan kategori Siaga di sejumlah provinsi yang berlaku 11-20 Juli 2026.
Menurut BMKG, saat ini sudah 60,5% wilayah Indonesia atau 423 zona musim memasuki musim kemarau.
"Beberapa wilayah di sejumlah provinsi diprediksi mengalami kekeringan dengan kategori Siaga," ungkap BMKG di akun Instagramnya, Senin (13/7).
Dampak kekeringan meteorologis biasanya diikuti antara lain, berkurangnya persediaan air untuk rumahtangga dan pertanian serta meningkatnya potensi kebakaran semak, hutan, lahan dan perumahan.
Berikut ini provinsi yang berpotensi mengalami kekeringan meteorologis yang berlaku 11-20 Juli 2026.
Baca Juga: Tubuh Cepat Lelah saat Cuaca Panas? Ini 4 Pemicunya yang Penting Anda Ketahui
Kategori Awas, sejumlah kabupaten/kota di provinsi:
- Banten
- Jawa Barat
- Jawa Tengah
- D.I. Yogyakarta
- Jawa Timur
- Nusa Tenggara Barat
- Nusa Tenggara Timur
Kategori Waspada, sejumlah kabupaten/kota di provinsi:
- Kepulauan Bangka Belitung
- Jawa Barat
- Jawa Tengah
- D.I. Yogyakarta
- Jawa Timur
- Kalimantan Selatan
- Bali
- Nusa Tenggara Barat
- Nusa Tenggara Timur
- Sulawesi Utara
- Gorontalo
- Sulawesi Selatan
- Maluku
- Papua Selatan
Baca Juga: Lawan Panas Ekstrem, Ini 7 Jus Buah Terbaik untuk Menyelamatkan dari Dehidrasi
Sementara daerah kurang hujan ekstrem panjang:
- Kecamatan Pajangan, Bantul (D.I. Yogyakarta) selama 69 hari
- Kecamatan Masaran, Sragen (Jawa Tengah) selama 68 hari
- Kecamatan Kademangan, Blitar (Jawa Timur) selama 68 hari
- Kecamatan Dolopo, Madiun (Jawa Timur) selama 67 hari
- Kecamatan Kawedan, Magetan (Jawa Timur) selama 67 hari
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News