M O M S M O N E Y I D
Bugar

Penurunan Hormon Estrogen Jadi Ancaman Fatal Penumpukan Asam Urat di Sendi

Penurunan Hormon Estrogen Jadi Ancaman Fatal Penumpukan Asam Urat di Sendi
Penulis: Pinky Annisa  |  Editor: Pinky Annisa


MOMSMONEY.ID - Tes asam urat dalam urin adalah tes yang dilakukan untuk memeriksa seberapa banyak kadar asam urat yang ada dalam urin. Asam urat biasanya larut dalam darah, melewati ginjal, dan keluar dari tubuh saat buang air kecil. 

Jika kadarnya terlalu banyak, ginjal tidak akan mampu membuangnya. Saat bangun tidur, kumpulkan urin Anda ke dalam wadah yang diberikan dokter. Setelah selesai, bawa ke laboratorium. 

Dr. Nazia Q Bandukwala, dokter umum, menjelaskan, gejala asam urat meliputi nyeri atau pembengkakan pada persendian, sendi yang terasa hangat dan kaku. 

Baca Juga: Durasi Tidur Terbaik untuk Pasien Asam Urat: Ciptakan Lingkungan Tidur Nyaman

Peringatan asam urat sejak dini, tidak boleh diabaikan 

Gejala ringan sering disalahpahami dan dianggap sebagai ketidaknyamanan sendi ringan. Kebanyakan orang menganggap salah posisi tidur atau terlalu banyak menggunakan otot.

Tanda lainnya adalah kesemutan atau mati rasa di kaki atau persendian. Banyak wanita menganggap ini sebagai masalah sirkulasi darah akibat berdiri selama berjam-jam.

Padahal, gejala tersebut bisa jadi tahap awal pembentukan kristal yang mengiritasi jaringan sendi. Selain persendian, sistem kemih dapat memberikan peringatan dini. 

Sering buang air kecil, sensasi terbakar, atau urin yang gelap dan keruh dapat menandakan iritasi yang disebabkan oleh peningkatan kadar asam urat. 

Hubungan antara hormon dan asam urat pada wanita

Salah satu faktor utama yang membedakan wanita adalah perlindungan yang didorong oleh hormon. Estrogen secara alami membantu ginjal menyaring asam urat dengan lebih efisien. 

Seiring penurunan estrogen setelah menopause, efek perlindungan dari kadar asam urat tinggi mulai menurun. Pergeseran hormonal ini jadi salah satu penyebab munculnya gejala asam urat tinggi pada wanita. 

Pengurangan ekskresi menyebabkan serangan asam urat dan pembentukan batu ginjal yang lebih tinggi. 

Faktor penyebab kadar asam urat tinggi

Ada beberapa faktor penyebab kadar asam urat tinggi seperti berikut:

1. Perubahan hormonal

Estrogen membantu membersihkan asam urat. Ketika kadarnya menurun, asam urat dapat menumpuk dan menyebabkan  pembengkakan sendi atau rasa terbakar saat buang air kecil.

2. Pola makan dan kebiasaan sehari-hari

Makanan tinggi purin, minuman manis, dan alkohol dapat meningkatkan kadar asam urat. Memprioritaskan makanan rendah purin dan hidrasi yang teratur sangat membantu menurunkan kadarnya.

3. Kondisi medis

Obesitas, resistensi insulin, penyakit ginjal, dan hipotiroidisme mengurangi kemampuan tubuh untuk menghilangkan asam urat. Ketika kondisi-kondisi ini tumpang tindih, gejala sering muncul lebih awal.

4. Genetika

Riwayat keluarga penyakit asam urat atau batu ginjal meningkatkan risiko. Pemeriksaan dini sangat penting, terutama bagi wanita dengan predisposisi genetik.

Baca Juga: Makanan Tidak Sehat: Konsumsi Buah Tinggi Fruktosa Picu Lonjakan Asam Urat

Pilihan pengobatan terbaik untuk asam urat tinggi

Pengobatan tergantung pada gejala, kadar darah, fungsi ginjal, dan faktor gaya hidup. Lakukan pengobatan asam urat tinggi melalui langkah berikut:

1. Perubahan gaya hidup

Mengurangi makanan tinggi purin, membatasi alkohol, dan memilih produk susu rendah lemak membantu menurunkan asam urat. Olahraga mendukung keseimbangan dengan meningkatkan sensitivitas insulin dan pengendalian berat badan. 

Rutinitas sederhana seperti berjalan kaki, yoga, atau kardio ringan seringkali lebih mudah dipertahankan daripada latihan intensif.

2. Pilihan medis

Jika perubahan gaya hidup tidak cukup, pengobatan mungkin diperlukan. Obat penurun asam urat efektif harus disesuaikan, terutama untuk wanita dengan kondisi ginjal atau metabolik. 

Obat antiinflamasi meredakan serangan asam urat, tetapi harus dengan perencanaan jangka panjang.

3. Pemantauan dan perawatan jangka panjang

Medical check-up rutin membantu mendeteksi peningkatan asam urat sejak dini. Pemantauan berkelanjutan memungkinkan pengobatan yang tepat waktu dan mengurangi risiko komplikasi.

Demikian gejala, pengobatan dan tes asam urat yang wajib diperhatikan.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TERBARU

4 Zodiak Paling Ekstrovert yang Selalu Menghidupkan Berbagai Suasana

Berikut adalah 4 zodiak paling ekstrovert yang dikenal sebagai bintang dalam setiap lingkaran pertemanan.

Maudy Ayunda Foundation Buka Beasiswa Jadikan Generasi Muda Impact Leaders

​Maudy Ayunda Foundation memiliki fokus untuk membiayai pendidikan maupun proyek yang berdampak pada komunitas.  

Suami Diam-Diam Punya Utang? Ini Cara Menjaga Keutuhan Uang Rumah Tangga

Suami diam-diam punya utang? Simak cara menghadapi masalah finansial, melindungi keuangan keluarga, dan menyusun solusi bersama.  

Fedx Gelar Lomba Ekspor bagi UMKM, Bisa Dapat Hadiah Tunai dalam Bentuk Dolar

Hadiah berupa uang tunai sebesar US$3.000, US$1.500, dan US$1.000 akan diberikan masing-masing kepada pemenang pertama, kedua, dan ketiga.​  

Beyoutiful Symphony Festival 2026, Sajikan Edukasi Kesehatan hingga Konser Musik

Menggabungkan dunia kecantikan, kesehatan dan musik, festival tahun inimengusung tema “Bring Nature To You”.​  

DANA Permudah Wisatawan Asing Bayar Lewat QRIS di Indonesia

Turnamen padel DANA Open Bali Series 2026 menjadi ajang bagi DANA untuk kembali memperkenalkan DANA Foreign Account.  

4 Manfaat Gaya Hidup Minimalis, Rahasia Hidup Tenang Bebas Stres

Berikut adalah 4 manfaat gaya hidup minimalis yang dapat mengubah kualitas hidup Anda menjadi lebih bermakna.  

Tayang 24 September, Film Memburu Pemangsa Rilis Trailer dan Poster Terbaru

Sinemaku Pictures merilis trailer dan poster terbaru untuk film Memburu Pemangsa garapan Umay Shahab.​  

Tak Cuma Buat Nonton, Ini Fitur Teknologi POCO Pad C1​

POCO Pad C1 mengusung sejumlah fitur untuk mendukung aktivitas gaming, multimedia, dan produktivitas.

Gaji Rp5 Juta Sebulan, Begini Cara Mengatur Keuangan untuk Keluarga Muda

Gaji Rp5 juta tetap bisa dikelola dengan kesehatan melalui prioritas kebutuhan, dana darurat, kesehatan, dan tabungan keluarga.