M O M S M O N E Y I D
Keluarga

Parchment Paper vs Wax Paper, Ketahui Fungsi dan Perbedaannya dalam Dunia Kuliner

Parchment Paper vs Wax Paper, Ketahui Fungsi dan Perbedaannya dalam Dunia Kuliner
Reporter: Raissa Yulianti  |  Editor: Raissa Yulianti


MOMSMONEY.ID - Apa sih perbedaan Parchment Paper & Wax Paper itu? Apakah keduanya memiliki fungsi yang sama?

Sebenarnya, Parchment Paper & Wax Paper adalah 2 jenis kertas yang memiliki fungsi mirip, yakni berguna untuk membungkus makanan.

Meski fungsinya sama, namun tetap saja terdapat beberapa perbedaan yang perlu Moms ketahui. Berikut selengkapnya!

Baca Juga: 6 Perbedaan Beras Basmati vs Beras Melati dari Tekstur hingga Nutrisi

Wax paper

Wax paper atau kertas lilin adalah kertas yang aman digunakan untuk membungkus makanan yang dingin. Kertas ini dilapisi oleh lapisan lilin paraffin sehingga tidak akan lengket & menempel pada kue.

Melansir dari Food Network, Wax paper biasanya dipakai untuk menggulung adonan kue supaya kue berbentuk lonjong memanjang, hingga dipakai untuk membungkus sandwich & cokelat

Meski memang wax paper memiliki banyak fungsi, namun kekurangannya ialah kertas ini tidak tahan panas.

Baca Juga: 5 Perbedaan Nasi Padang dan Nasi Kapau dari Rasa hingga Pilihan Lauk Pauk

Parchment Paper

Parchment paper juga merupakan jenis kertas yang aman & biasa dipakai untuk melapisi berbagai macam makanan, seperti roti, kue, sayuran, hingga ikan.

Parchment paper atau kertas perkamen biasanya berwarna putih ataupun cokelat. Sebenarnya semua jenis warna tersebut sama.

Parchment paper itu sendiri tahan terhadap panas, tidak seperti Wax paper. Ini sebabnya parchment paper lebih efektif saat digunakan untuk melapisi loyang saat memasak kue.

Baca Juga: 4 Perbedaan Nasi Biryani, Kebuli dan Mandhi Asal Timur Tengah

Perbedaan Parchment paper vs Wax Paper

1. Ketahanan terhadap panas

Parchment Paper vs Wax Paper
Parchment Paper vs Wax Paper

Seperti yang sudah dibahas sebelumnya, wax paper tidak tahan terhadap panas. Sementara itu, parchment paper lebih tahan terhadap panas.

Maka tak heran jika parchment paper bisa dipakai untuk memanggang makanan di dalam oven tanpa takut meleleh.

Sementara itu, wax paper hanya akan aman jika digunakan pada suhu ruangan atau dingin seperti di freezer. Jika dipaksakan masuk ke dalam oven, maka wax paper akan meleleh & kertas dapat terbakar.

2. Harga

Melansir dari Greatist, biasanya parchment paper cenderung punya harga yang lebih mahal dibandingkan wax paper. Sebabnya karena parchment paper punya keunggulan berupa lebih tahan panas.

Baca Juga: 7 Cara Mengolah Jengkol Supaya Empuk, Tidak Bau, dan Tak Terlalu Pahit

3. Jenis Pelapisnya

Ketahanan panas dipengaruhi oleh bahan pelapisnya. Tentu saja pelapis parchment paper berbeda dengan pelapis wax paper.

Parchment paper dilapisi silicon agar permukaannya anti-lengket & dapat tahan panas. Sementara Wax paper dilapisi oleh lilin paraffin yang tentu akan meleleh jika terkena panas.

Bisakah penggunaan keduanya dibalik?

Jika Parchment Paper & Wax Paper digunakan dalam keadaan dingin & kering, maka keduanya dapat digunakan secara bergantian dari segi fungsi.

Namun jika pengaplikasiannya melipatkan panas dalam bentuk apapun, maka Wax Paper tidak akan bisa menggantikan Parchment Paper.

Baca Juga: Perbedaan Almond vs Kacang Tanah, Manakah yang Lebih Menyehatkan?

Kesimpulan

Melansir Eating Well, Wax Paper adalah jenis kertas yang dilapisi lilin & aman untuk membungkus makanan bersuhu ruang/dingin karena punya sifat antilengket. Sayangnya, jenis kertas ini tak boleh terkena panas sama sekali.

Sementara Parchment Paper adalah jenis kertas yang dilapisi silicon & aman ketika dipanaskan hingga suhu 232 derajat Celcius. Jenis kertas ini bisa digunakan dalam keadaan panas maupun dingin.

Itulah perbedaan antara Parchment Paper & Wax Paper yang bisa Moms ketahui. Semoga bermanfaat.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TERBARU

15 Makanan Diet yang Mengenyangkan untuk Menggantikan Nasi

Apa saja makanan diet yang mengenyangkan untuk menggantikan nasi, ya? Intip daftarnya di sini, yuk! 

13 Makanan Rendah Kalori yang Bagus Dikonsumsi saat Diet

Mari intip beberapa makanan rendah kalori yang bagus dikonsumsi saat diet berikut ini. Apa saja, ya?

12 Makanan dan Minuman yang Harus Dihindari jika Ingin Berat Badan Turun

Intip sejumlah makanan dan minuman yang harus dihindari jika ingin berat badan turun. Apa sajakah itu?

8 Makanan dan Minuman Sehari-Hari yang Terpapar Mikroplastik Paling Banyak

Ini dia beberapa makanan dan minuman sehari-hari yang terpapar mikroplastik paling banyak. Apa saja?  

Pasar Kripto Rebound, Pantau 5 Kripto Top Gainers 24 Jam Terakhir!

Di pasar yang rebound, Humanity Protocol salah satu yang menghuni kripto top gainers 24 jam terakhir. 

Begini Cara Mendorong Perempuan Muda Berani Masuk Dunia Teknologi

​Melalui Amazon Girls’ Tech Day, para siswi mendapat pengalaman belajar langsung di bidang AI dan teknologi digital.    

Dari Rumah ke Waste Station, Kampanye Ini Ajak Warga Kurangi Sampah Plastik

​SoSoft bersama Rekosistem menghadirkan waste station di Padalarang untuk mendorong warga memilah dan menyetor sampah plastik dari rumah  

Ada Tengah Bulan Cuan Blibli, Ini Berbagai Kebutuhan yang Bisa Dibeli Sambut Ramadan

Blibli menghadirkan Tengah Bulan Cuan yang berlangsung pada 15-16 Februari 2026. Ada produk Buy 1 Get 1 hingga diskon sampai Rp 500.000.

Harga Emas Global Rebound Setelah Tumbang 3% Kemarin, Ini Penyebabnya!

Meskipun bergejolak, harga emas diperkirakan akan menutup minggu ini dengan kinerja relatif stabil. 

Nutella Siapkan THR Gift Set dan Donasi Takjil di Ramadan

​Setiap unggahan resep Nutella selama periode Ramadan akan disalurkan dalam bentuk menu berbuka untuk anak-anak yang membutuhkan.