M O M S M O N E Y I D
HOME, Keluarga

Para Single Parents, Ini 5 Hal untuk Menangani Anak yang Cemburu dengan Keluarga Lain

Para Single Parents, Ini 5 Hal untuk Menangani Anak yang Cemburu dengan Keluarga Lain
Reporter: Ana Risma  |  Editor: Ana Risma


MOMSMONEY.ID - Cemburu yang terjadi pada anak adalah suatu hal yang wajar. Mungkin, anak-anak kebanyakan akan cemburu dengan teman mereka yang memiliki mainan baru. Namun, lain ceritanya dengan anak-anak yang tumbuh di dalam keluarga tanpa orang tua yang lengkap.

Kecemburuan anak-anak dengan orang tua tunggal rata-rata lebih berfokus pada keluarga lain yang terlihat bahagia karena tidak ada perceraian atau kematian salah satu orang tua di dalamnya. Ketika situasi ini terjadi, tak jarang para orang tua tunggal berpikir bahwa apa yang bisa dilakukan hanyalah mengatakan penyesalan kepada anak-anak mereka karena memang begitulah adanya.

Alih-alih terus mengungkapkan rasa menyesal dan meminta maaf kepada anak, tanggapilah kecemburuan yang dialami anak dengan melakukan 5 hal yang disarankan oleh iMOM berikut ini.

Baca Juga: Anak Balita Anda Keras Kepala? Lakukan 5 Hal Ini untuk Menghadapinya Secara Tepat

1. Ingatkan anak bahwa tidak ada keluarga yang sempurna

Kecemburuan pada setiap individu termasuk anak-anak sering muncul akibat membayangkan hidup orang lain yang tampak bebas dari perjuangan, gangguan, atau rasa sakit. Jadi, saat tanda-tanda kecemburuan terhadap keluarga lain terlihat begitu jelas pada anak Anda, ingatkanlah mereka bahwa rumah yang diisi oleh dua orang tua juga tidak menjamin kesempurnaan. Katakan pada anak Anda bahwa apa yang terlihat di hadapan mata belum tentu sepenuhnya sama karena mereka tidak tahu apa yang sebenarnya dialami oleh keluarga tersebut.

Ketika anak-anak Anda mampu menyadari bahwa setiap orang memiliki masalahnya masing-masing, mereka pun akan mulai condong ke arah kasih sayang daripada kecemburuan.

2. Jelaskan bahwa kesedihan itu normal

Dalam sebuah buku berjudul Going It Alone: Meeting the Challenges of Being a Single Mom, Michelle Howe selaku penulisnya mengatakan bahwa semua orang memiliki "empty heart places" yang dapat memunculkan rasa sakit.

Berdasarkan tulisan tersebut, tanamkanlah dalam-dalam pada diri Anda bahwa kesedihan itu normal bagi siapa pun termasuk Anda dan anak-anak Anda. Melalui kesedihan, Anda dan anak dapat mengetahui apa makna cinta yang sesungguhnya. Jadi, bantu anak Anda untuk melihat dan menyadari bahwa mereka tidak sendirian dalam perasaan sedih atau hampa.

Saat kecemburuan melanda anak, bantulah mereka untuk memahami bahwa banyak hal dalam hidup dapat membawa perasaan hampa dan itu tidak apa-apa. Dengan begini, perasaan anak akan tervalidasi dan mereka akan terdorong untuk menikmati saat-saat penuh kecemburuannya dengan secukupnya.

3. Fokus pada rasa syukur

Kecemburuan pada anak-anak tidak jauh berbeda dengan apa yang dialami oleh orang dewasa. Rasa iri ini kerap muncul akibat seseorang lupa dengan semua hal yang seharusnya disyukuri.

Jadi, saat anak-anak Anda cemburu dengan apa yang tidak mereka miliki (dalam hal ini adalah orang tua yang lengkap), arahkanlah anak untuk mengingat hal-hal baik yang ada di dalam hidup mereka. Meskipun cara ini tidak bisa membuat kesedihan anak hilang sepenuhnya, namun setidaknya mereka akan tersenyum kembali dan menyadari bahwa hidup mereka tidak selamanya diisi oleh hal-hal sedih.

4. Ajak teman Anda yang sudah menikah untuk berkunjung

Ketika akhir pekan atau hari libur tiba, sesekali undanglah teman-teman Anda yang sudah menikah untuk terlibat dalam kehidupan anak-anak Anda. Sehingga, anak Anda dapat melihat keluarga sehat lainnya berinteraksi.

Anda dapat mengundang keluarga lain untuk makan malam atau menghadiri acara bersama. Dengan begini, anak-anak Anda akan menemukan kenyamanan di tengah pertemuan antara keluarga single parent dan keluarga dengan dua orang tua yang tetap bisa melebur dan saling menyayangi satu sama lain meski tidak ada hubungan darah.

5.  Salurkan rasa cemburu dengan membantu orang lain

Cara jitu untuk meredam kecemburuan pada anak-anak adalah dengan keluar rumah dan membantu orang lain. Dengan melayani orang lain, itu akan mendorong anak-anak untuk mengalihkan fokus mereka dari kebutuhan diri sendiri ke kebutuhan orang lain.

Melalui cara ini, Anda bisa membantu menunjukkan kepada anak bahwa mereka tidak sendirian dalam kesakitan dan kesulitan. Selain itu, mengarahkan anak untuk menyalurkan rasa cemburu mereka dengan cara membantu orang lain juga bisa memotivasi anak Anda untuk mengembangkan kasih sayang kepada sesama manusia.

Demikian hal-hal apa saja yang bisa para single parents lakukan saat sang buah hati cemburu melihat kehidupan keluarga lain yang lengkap dengan dua orang tua. Kesimpulannya, kecemburuan anak yang demikian sangatlah wajar namun tetap harus dihadapi secara bijak dan positif guna menghindari kesedihan yang berlarut-larut pada diri anak. Semoga bermanfaat.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TERBARU

Risiko Kehilangan Bilyet Deposito Bisa Sirna? BCA Beri Solusinya, Simak Yuk

Membuka deposito kini tanpa bilyet fisik. Dana Anda tetap aman, bunga rutin dikirimkan tiap bulan, dan pencairan pun mudah. Yuk, pahami sekarang.

Punya Rumah Sempit? Coba Ubah Lukisan Jadi Tempat Simpan Rahasia

Jangan biarkan rumah sempit membatasi Anda! Lukisan dinding ternyata bisa jadi lemari tersembunyi yang fungsional. Begini cara cerdas mengaturnya.

Tren Warna Pink Hangat yang Bikin Ruang Tamu Terasa Fungsional di 2026

Bosan dengan putih atau abu-abu? Pink lembut bernuansa peach terbukti bikin rumah terasa hangat dan menyambut. Simak tips memilihnya!  

NIK Jadi NPWP: Aktivasi Coretax Itu Wajib, Ini Cara Daftar Mudahnya!

Berikut cara daftar NPWP online lewat Coretax 2026, lengkap dengan panduan aktivasi NIK jadi NPWP resmi dan praktis modal HP.   &nbs

Accrual Basis vs Cash Basis: Mana yang Cocok untuk Pembukuan Bisnis di 2026?

Berikut perbedaan accrual basis dan cash basis serta cara memilih metode pembukuan yang tepat untuk bisnis Anda.

Mau Tidur Lebih Nyenyak Ini 7 Warna Cat Kamar yang Bikin Adem dan Tenang

Kamar terasa kurang nyaman padahal sudah rapi? Bisa jadi warna dindingnya penyebabnya. Hindari 3 kesalahan ini sebelum mengecat ulang.

Lewat Ekosistem Bisnis Ocean, BCA Bidik Pelaku Bisnis termasuk UMKM

BCA meluncurkan Ocean by BCA sebagai bagian dari strategi penguatan ekosistem layanan digital untuk segmen bisnis.​

10 Tanda-Tanda Masalah Ginjal pada Tubuh yang Penting Diketahui

Ini, lho, tanda-tanda masalah ginjal pada tubuh yang penting diketahui. Cari tahu selengkapnya di sini!  

Sambut Ramadan, Ngaji.ai Hadirkan Fitur Baru untuk Dampingi Ibadah Harian

​Menyambut Ramadan 1447 Hijriah, aplikasi belajar Al-Qur’an ngaji.ai menghadirkan sejumlah fitur baru untuk dampingi ibadan harian  

11 Obat Herbal agar Gula Darah Tinggi Turun secara Alami

Yuk, ketahui beberapa obat herbal agar gula darah tinggi turun secara alami berikut ini! Ada apa saja?