M O M S M O N E Y I D
HOME, Keluarga

Para mama muda perlu tahu, ini cara mudah latih toilet traning anak

Reporter: Tiyas Widya Septiana  |  Editor: Tiyas Septiana


MOMSMONEY.ID - Melatih buah hati untuk siap menggunakan toilet dengan baik tentu menjadi tantangan tersendiri. Anda perlu paham betul tentang toilet training biar anak bisa dengan mandiri mengurus kebutuhan buang air mereka.  

Toilet training, melansir dari Stanford Children's Health, adalah proses mengenalkan dan melatih anak-anak untuk memahami kebutuhan tubuh untuk buang air kecil dan besar. 

Toilet atau potty training juga bisa diartikan sebagai cara mengajarkan anak untuk menggunakan toilet dengan benar di waktu yang tepat.

Saat masih bayi hingga umur tertentu, anak mengandalkan popok atau pampers saat ingin buang air. Namun, mereka tidak bisa terus menggunakan pampers hingga dewasa.

Karenanya, toilet training perlu diajarkan agar anak terbiasa menggunakan toilet dengan benar. 

Kapan toilet training dimulai?

Pertanyaan ini sering muncul saat anak dirasa mulai tumbuh besar dan tidak membutuhkan popok.  Anak yang berusia di bawah 12 bulan belum bisa mengontrol kapan mereka ingin BAK atau BAB. 

Pada usia 12-18 bulan, bersumber dari Stanford Children's Health, anak mulai bisa mengontrol keinginan untuk buang air. Toilet training mulai bisa dimulai saat anak memasuki umur 24 bulan hingga 30 bulan. 

Baca Juga: Cermat sebelum membeli, 6 hal ini penting diketahui saat memilih popok bayi

Melatih toilet training dalam 3 hari

Karena tujuan Anda anak belajar toilet training selama 3 hari, pilih akhir pekan atau libur panjang. Hal ini memudahkan Anda untuk mengawasi dan melatih anak.

Melatih toilet training pada anak perempuan maupun anak laki-laki hampir tidak ada bedanya. Yang terpenting adalah Anda perlu sabar dan telaten selama mengajari anak.

Untuk anak laki-laki sebaiknya mulai toilet training dengan cara duduk terlebih dahulu. 

BAK dengan berdiri membutuhkan kesiapan otot tubuh dan anak mungkin belum bisa mengontrol dengan baik. Simak tips toilet training dalam 3 hari serta, dihimpun dari Very Well Family ini:

  • Hari pertama

Lepas popok dan celana anak saat mereka bangun tidur. Biarkan anak setengah telanjang di bagian bawah tubuh saat hari pertama toilet training. 

Dengan cara ini, anak bisa mengetahui kapan ia ingin menggunakan toilet saat BAK atau BAB. 

Toilet untuk orang dewasa mungkin terlalu besar untuk anak. Anda bisa menyiapkan kursi toilet khusus untuk anak-anak untuk memudahkan mereka BAK dan BAB. 

Tetap awasi anak saat mereka menunjukkan tanda-tanda ingin BAK atau BAB. Jika dirasa mereka ingin buang air, segera bawa anak ke kamar mandi. Perhatikan dan awasi anak saat mereka sedang buang air. 

Jangan lupa ajarkan anak untuk mencuci tangan setelah buang air. Beri kata-kata motivasi dibanding membentak atau memarahi mereka.

Memberi sedikit pujian bisa membuat mereka senang dan semangat mengulangi buang air di toilet. 

Beberapa anak mungkin merasa aneh karena tidak memakai popok. Dorong anak dan berikan kata-kata positif agar mereka tidak merasa takut. 

Baca Juga: Ini fakta menarik dari tidur bayi, bangun tengah malam ternyata penting untuk mereka

  • Hari kedua dan ketiga

Pada hari kedua dan ketiga sebenarnya sama dengan hari pertama. Namun, Anda bisa menambahkan variasi agar anak bisa terbiasa dengan berbagai kondisi. 

Anda bisa mengajak anak ke taman bermain atau jalan-jalan. Pastikan lokasi yang Anda kunjungi dekat dengan toilet umum. 

Jangan lupa bawa toilet portable khusus anak agar mereka nyaman saat buang air. Jika ternyata anak tidak sengaja mengompol selama toilet training, jangan memarahi mereka. 

Cepat ganti pakaian mereka dan beri kata-kata yang positif seperti "Lain kali kalau kencing atau pup di toilet ya". 

Saat sebelum keluar dan setelah sampai di rumah, mintalah anak untuk buang air terlebih dahulu. Selalu bawa baju ganti anak yang banyak saat bepergian saat sedang dalam toilet training.

Selanjutnya: Begini cara menyimpan ASI perah serta cara menyajikannya dengan benar

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TERBARU

Peringatan Dini BMKG Cuaca Besok (13/8), Hanya Provinsi Ini Masih Turun Hujan Lebat

BMKG mengeluarkan peringatan dini cuaca besok Kamis 13 Agustus 2026 dengan status Waspada hujan lebat hanya di provinsi berikut ini.

5 Tanda Kulit Kekurangan Ceramide, Bukan Hanya Kemerahan

Berikut adalah 5 tanda kulit kekurangan ceramide yang harus Anda perhatikan agar kesehatan kulit kembali optimal.

Benar Bikin Cepat Langsing? Ini 6 Risiko Diet Tinggi Protein yang Bisa Merusak Ginjal

Banyak orang memilih diet tinggi protein untuk membakar lemak, namun abai akan bahaya kesehatannya. Pahami risikonya agar tidak salah langkah!

Selisih Harga Jual-Buyback Emas Kian Lebar, Cek Spread Paling Tipis

Selisih harga jual-buyback paling tipis Rp 130.000 per gram, sedangkan yang terlebar mencapai Rp 264.300 per gram.

Makan Mi Ayam Pakai Saus dan Micin Brutal, Waspadai 7 Bahaya bagi Tubuh

Mengonsumsi saus instan dan MSG berlebihan dapat memicu berbagai risiko penyakit kronis seperti diabetes hingga kerusakan saraf.

Harga Buyback Emas Hari Ini Turun, Antam Tetap di Posisi Teratas

Harga buyback emas hari ini mayoritas turun. Antam masih mencatat harga buyback tertinggi, sedangkan harga UBS paling rendah.

Ramalan Shio Besok Kamis 13 Agustus 2026, Cek Peruntungan Paling Hoki

Simak ramalan shio Kamis 13 Agustus 2026, cek peluang karier, keuangan, cinta, kesehatan, dan shio paling beruntung yang lengkap di sini.

Waspada Kabut dan Asap, Cek Prakiraan Cuaca Jawa Timur Besok dan Lusa

BMKG memprakirakan cuaca Jawa Timur Kamis dan Jumat didominasi cerah, dengan suhu berkisar 14–32 derajat Celsius.

Pasar Global Terbuka, Ini yang Perlu Disiapkan Pelaku UMKM

​Trade Indonesia menyiapkan sejumlah layanan untuk mendukung pelaku usaha, mulai dari promosi digital hingga akses ekspor-impor dan pembiayaan

Cuaca Cerah Mendominasi Jawa Tengah Besok (13/8) dan Lusa (14/8), Cek Selengkapnya!

BMKG memprakirakan cuaca Jawa Tengah Kamis (13/8) didominasi cerah, sementara Jumat (14/8) mayoritas wilayah cerah.