MOMSMONEY.ID - Apa yang menjadi penyebab stroke di usia muda?
Dulu, kita menganggap stroke sebagai penyakitnya orang tua. Namun, saat ini anggapan tersebut sepertinya sudah tidak bisa digunakan lagi. Karena semakin banyak anak muda yang mengalami sakit stroke.
Data Riset Kesehatan Dasar Kemenkes RI tahun 2018 mencatat lonjakan kasus stroke pada penduduk di atas 15 tahun, dengan angka prevalensi mencapai 10,9–11 per 100 orang usia muda.
Perlu diketahui bahwa stroke bukan lagi soal usia, melainkan soal bagaimana kita menjalani hidup sehari-harinya.
Baca Juga: Risiko Stroke Meningkat, Peluang Pulih Pasien Gula Darah Tinggi Turun 25%
Stroke sendiri muncul ketika pasokan darah ke otak terhambat, baik karena penyumbatan pembuluh darah atau pecahnya pembuluh darah.
Pada lansia, penyebab utamanya seringkali faktor degeneratif. Namun pada usia muda, penyebab stroke jauh lebih dekat dengan kebiasaan sehari-hari.
Ini dia beberapa penyebab stroke di usia muda yang perlu Anda ketahui, sebagaimana dikutip dari www.rspremierbintaro.com:
1. Gaya hidup tidak sehat
Penyebab pertama adalah karena menjalani gaya hidup yang tidak sehat. Misalnya saja merokok, minum alkohol, hingga penggunaan obat-obatan terlarang.
Gaya hidup seperti ini akan meningkatkan kadar trigliserida di dalam darah dan menurunkan kolesterol HDL. Sehingga, darah akan lebih mudah menggumpal dan merusak sel-sel yang melapisi pembuluh darah. Akhirnya, terjadinya stroke iskemik.
Baca Juga: Jangan Sepelekan Sakit Gigi! Ternyata Bisa Memicu Penyakit Jantung dan Stroke lo
2. Kurang bergerak
Dalam kehidupan sehari-hari, jika Anda ingin tubuh selalu sehat dan bugar, maka berusahalah tetap aktif bergerak. Luangkan waktu untuk berolahraga setiap harinya.
Namun, jika Anda malas bergerak dan banyak menghabiskan waktu dengan rebahan, duduk, dan bermalas-malasan, maka akan memicu penyakit kardiovaskuler dan stroke.
3. Obesitas
Penyebab stroke di usia muda berikutnya adalah obesitas atau kelebihan berat badan. Orang yang menjalani gaya hidup tidak sehat dan malas bergerak, ini menjadi pintu gerbang datangnya penyakit obesitas.
Apalagi di zaman sekarang, anak-anak muda senang sekali menyantap berbagai makanan viral dengan kandungan tinggi kalori dan natrium. Maka risikonya pun akan semakin tinggi.
Nah, obesitas sendiri bisa meningkatkan risiko tekanan darah tinggi, penyakit jantung, diabetes tipe 2, dan pada akhirnya akan mengalami stroke.
Baca Juga: Cegah Stroke, Hindari 4 Hal Ini Setelah Jam 5 Sore
4. Kelainan pada jantung
Kelainan pada jantung juga bisa menjadi penyebab stroke. Hal ini terjadi ketika lubang pada serambi kiri dan kanan jantung tidak tertutup setelah lahir.
Akibatnya, sistem pemompa jantung tidak bisa berfungsi sebagaimana mestinya. Dengan begitu, akan ada darah yang tersisa di jantung dan menggumpal atau keluar sendiri menuju otak hingga akhirnya menyebabkan stroke.
Ciri-ciri stroke di usia muda
Berikut beberapa ciri stroke di usia muda yang perlu Anda perhatikan, sebagaimana dikutip dari www.alodokter.com:
- Sulit bicara secara mendadak.
- Wajah asimetri atau mencong secara tiba-tiba.
- Mati rasa di satu sisi tubuh.
- Terjadi gangguan penglihatan.
- Sakit kepala parah tanpa alasan jelas.
- Sulit berjalan dan hilang keseimbangan.
- Kesadaran menurun atau tampak bingung.
- Sulit menelan atau tersedak.
Itulah beberapa penyebab stroke di usia muda dan ciri-cirinya yang harus diwaspadai. Mulailah memperbaiki gaya hidup Anda sehari-hari demi tubuh yang lebih sehat.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News