MOMSMONEY.ID - Dapur kecil bisa terasa lega dan teratur dengan trik sederhana memanfaatkan dinding, sudut kabinet, serta ruang penyimpanan.
Dapur yang sempit sering dianggap sulit ditata karena ruang penyimpanan dan area bergerak sama sama terbatas. Padahal, kondisi tersebut bukan alasan untuk membiarkan peralatan menumpuk di meja atau memenuhi setiap sudut ruangan.
Melansir dari Houzz, salah satu kunci dapur kecil yang nyaman adalah memaksimalkan ruang yang tersedia sekaligus mengurangi barang yang tidak benar benar dibutuhkan.
Cara ini juga relevan bagi Anda yang tinggal di rumah dengan area dapur terbatas karena tidak selalu membutuhkan perubahan besar untuk mendapatkan ruang memasak yang lebih teratur.
“Dapur yang lebih kecil dapat mendorong Anda untuk merampingkan barang barang dan hidup lebih sederhana,” ujar Cheryl F, kontributor Houzz.
Baca Juga: 4 Alasan Membeli Rumah Saat Pensiun Perlu Dipikirkan Kembali di Hari Tua
Cara menata dapur kecil dengan lebih efektif
1. Gunakan dinding sebagai tempat penyimpanan
Ketika luas lantai terbatas, arahkan perhatian ke dinding. Rak gantung atau batang penyimpanan dapat digunakan untuk menaruh spatula, sendok sayur, saringan, dan peralatan yang sering dipakai.
Peralatan tersebut akan lebih mudah diambil tanpa memenuhi laci atau meja kerja. Pilih bagian dinding yang tidak mengganggu aktivitas memasak agar penataan tetap aman.
2. Kelompokkan perlengkapan sesuai fungsi
Jangan mencampur semua barang dalam satu kabinet. Pisahkan perlengkapan memasak, alat makan, bumbu, wadah makanan, dan peralatan minum berdasarkan kegunaannya.
Cara ini membuat pencarian barang lebih cepat sekaligus membantu penghuni rumah mengetahui tempat mengembalikan setiap peralatan setelah digunakan.
3. Kurangi barang yang jarang dipakai
Coba lakukan pemeriksaan sederhana terhadap isi dapur. Peralatan yang sudah lama tidak digunakan bisa dipindahkan dari area utama agar tidak menghabiskan ruang.
Prinsipnya bukan membuang semua barang, melainkan mempertahankan perlengkapan yang memang mendukung aktivitas sehari hari.
4. Manfaatkan sudut kabinet
Sudut kabinet kerap menjadi area yang sulit dijangkau. Jika memungkinkan, gunakan rak tarik atau sistem penyimpanan yang membuat bagian dalam kabinet lebih mudah diakses.
Houzz juga menyoroti laci berukuran besar dan solusi penyimpanan yang mudah dijangkau sebagai bagian dari desain dapur yang lebih terorganisasi.
5. Susun panci berdasarkan ukuran
Panci dan wajan berukuran besar dapat membuat kabinet cepat berantakan. Susun perlengkapan berdasarkan ukuran dan frekuensi pemakaian agar barang yang paling sering digunakan berada di posisi paling mudah dijangkau. Rak khusus juga dapat membantu apabila ruang kabinet memungkinkan.
Baca Juga: Tren Interior Rumah 2026, Gaya Hangat Dan Personal Mulai Jadi Pilihan
6. Atur bagian dalam laci
Kerapian tidak berhenti pada permukaan meja. Bagian dalam laci juga perlu diberi pembatas atau pengelompokan supaya alat makan, perlengkapan kecil, dan kebutuhan memasak tidak bercampur.
Sistem penyimpanan sebaiknya disesuaikan dengan kebiasaan penghuni rumah karena kebutuhan setiap dapur berbeda.
7. Pilih rak terbuka secara bijak
Rak terbuka bisa membuat dapur terlihat menarik sekaligus menyediakan ruang tambahan. Gunakan untuk barang yang sering dipakai seperti cangkir, teko atau wadah tertentu.
Jangan memenuhi rak dengan terlalu banyak barang karena tujuan penataan justru bisa berbalik membuat ruangan terlihat sesak.
8. Manfaatkan ruang vertikal
Jika kabinet bawah sudah penuh, manfaatkan area ke atas. Rak tinggi dan penyimpanan vertikal dapat membantu memanfaatkan ruang yang sebelumnya kosong.
Barang yang jarang digunakan dapat diletakkan di bagian atas, sedangkan perlengkapan harian tetap berada dalam jangkauan.
9. Kurangi barang di atas meja
Meja dapur sebaiknya diprioritaskan untuk aktivitas menyiapkan makanan. Simpan peralatan yang tidak digunakan setiap hari agar area kerja tetap lega.
Houzz juga menekankan pentingnya mengendalikan barang yang menumpuk di permukaan dapur karena kekacauan visual dapat mengurangi ruang kerja.
10. Pertahankan kebiasaan setelah memasak
Penataan akan percuma jika barang kembali berserakan setelah digunakan. Biasakan mengembalikan peralatan ke tempatnya, membersihkan meja, dan merapikan isi kabinet secara berkala.
Langkah sederhana ini justru menjadi bagian penting agar dapur kecil tetap nyaman dalam jangka panjang.
Baca Juga: Ini Denah Rumah 7x12 Meter 2 Lantai, Posisi Kamar Orang Tua Ada di Bawah
Tips memilih solusi penyimpanan dapur
Sebelum membeli atau membuat tempat penyimpanan baru, ukur terlebih dahulu area yang tersedia. Pertimbangkan juga ukuran peralatan, frekuensi penggunaan, keamanan pemasangan, serta jalur pergerakan saat memasak.
Tidak semua solusi yang terlihat bagus di foto akan cocok diterapkan di setiap rumah. Penataan yang baik adalah penataan yang membuat aktivitas memasak lebih mudah tanpa mengorbankan ruang gerak.
Dapur kecil tidak harus diubah secara besar besaran agar terasa lebih nyaman. Pemanfaatan dinding, sudut kabinet, ruang vertikal, dan bagian dalam laci dapat membantu menciptakan penyimpanan yang lebih efisien.
Kunci utamanya adalah menyesuaikan sistem dengan kebutuhan penghuni rumah. Ketika barang yang digunakan setiap hari mudah ditemukan dan perlengkapan yang tidak diperlukan tidak memenuhi area kerja, dapur mungil pun bisa terasa lebih lega, rapi, dan menyenangkan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News