M O M S M O N E Y I D
HOME, InvesYuk

P2P Cocok untuk Pemula Hingga Profesional

P2P Cocok untuk Pemula Hingga Profesional
Reporter: Francisca Bertha Vistika  |  Editor: Francisca bertha


MOMSMONEY.ID - Peer to peer (P2P) lending kian marak di dalam dunia investasi. Namun, belum banyak pemula yang melirik investasi jenis ini. 

Maklum saja, marketing P2P tidak segencar jenis investasi lainnya. Kebanyakan pemula justru memilih investasi seperti trading saham, kripto ataupun reksadana dan deposito.

Padahal sebenarnya P2P bisa menjadi salah satu portofolio investasi bagi pemula maupun yang sudah senior.

Sekadar informasi, ada beberapa P2P lending yang bahkan fokus pada bisnis atau usaha tertentu, mulai dari  UMKM, properti bahkan pertanian. Sebenarnya ini bisa menjadi salah satu cara untuk pemula belajar berinvestasi sekaligus berbisnis.  Pasalnya, peminjam memberikan skema rencana bisnis dan penggunaan dana itu.     

Baca Juga: Sudah Semakin Mudah, Ayo Mulai Berinvestasi

Namun seperti kebanyakan memilih produk investasi, Anda harus tetap menyesuaikan dengan tujuan keuangan.  Mike Rini, perencana keuangan Mitra Rencana Edukasi  menegaskan ketika orang memilih wahana investasi, mereka harus menentukan apa yang menjadi tujuan berinvestasi.

Sementara bagi mereka yang sudah lama mengenal investasi, P2P bisa menjadi salah satu diversifikasi  portofolio. 

Erlina Juwita, perencana keuangan OneShildt berpendapat  P2P adalah investasi yang modern. Pasalnya,  kebanyakan proses pinjam meminjam dilakukan secara online dan termasuk ke dalam investasi berbasis teknologi finansial.  

Sama seperti investasi obligasi, P2P juga berbasis hutang yakni memberikan pendanaan lewat aplikasi tertentu. 

"Karena lender memberi dana langsung pada borrower, bisa jadi investasi ini lebih tinggi bunganya dibanding deposito, tabungan bahkan ORI," kata Erlina.

Senada dengan Erlina,  Mike  mengatakan bunga yang didapatkan lewat P2P biasanya akan lebih tinggi dibandingkan instrumen seperti ORi dan deposito.

"Bunganya lebih tinggi dibandingkan instrumen tersebut. Misalnya  saja  deposito itu sekitar 5%, P2P bisa 15%-18%," ujar Mike

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TERBARU

Pemkot Jogja Buka Pelatihan AI hingga Bahasa Jepang Gratis di 2026, Cek Syaratnya

Pelatihan gratis Jogja 2026 tawarkan beragam skill baru. Jangan lewatkan, kuota pendaftarannya terbatas dan bisa ditutup sewaktu-waktu!

Film Dokumenter The MINDJourney Ajak Penonton Melihat Realitas di Lapangan

Film dokumenter The MINDJourney tayangkan kisah perjalanan industri pertambangan secara realita.     

Simak 17 Wakil Indonesia di Ajang BAC 2026, Ubed dan Thalita Mulai dari Kualifikasi

Badminton Asia Championship atau BAC 2026 berlangsung pada 7-12 April 2026 di Gimnasium Pusat Olahraga Olimpiade Ningbao, China. 

Kaki Pecah-Pecah? 5 Langkah Rutin Ini Ubah Kaki Anda Jadi Mulus & Percaya Diri

Kulit kaki kering dan pecah-pecah membuat tidak nyaman? Hanya dengan 5 kebiasaan kecil ini, kaki Anda bisa kembali halus dan bebas masalah.

7% Wilayah Indonesia Ini Sudah Memasuki Musim Kemarau

Masuk April 2026, BMKG menyebutkan, sekitar 7% wilayah Indonesia sudah memasuki musim kemarau lo.   

IHSG Diproyeksi Lanjut Melemah, Cek Rekomendasi Saham BRI Sekuritas Senin (6/4)

IHSG diproyeksi melanjutkan pelemahan pada perdagangan Senin (6/4/2026).​ Cek rekomendasi saham BRI Danareksa Sekuritas untuk hari ini.

IHSG Ada Potensi Menguat, Simak Rekomendasi Saham BNI Sekuritas Senin (6/4)

IHSG berpotensi menguat pada perdagangan Senin (6/4/2026).​ Simak rekomendasi saham dari BNI Sekuritas untuk hari ini.

IHSG Melemah, Berikut Proyeksi dan Rekomendasi Saham MNC Sekuritas Senin (6/4)

IHSG masih rawan mengalami koreksi pada perdagangan Senin (6/4/2026).​ Berikut rekomendasi saham dari MNC Sekuritas untuk hari ini.

HP Gaming Anti-Panas: Infinix GT 50 Pro Siap Gempur Pasar

Panas saat nge-game? Infinix GT 50 Pro hadir dengan pendingin MagCharge Cooler 2.0 & bypass charging. Cek detailnya sekarang!

Turun Banyak, Cek Daftar Harga Emas Antam Hari Ini Senin (6/4)

Harga emas Antam di Logam Mulia hari ini Senin (6/4) mengalami penurunan dari perdagangan sebelumnya.