M O M S M O N E Y I D
Bugar

Overthinking Picu Asam Urat Kambuh, Waspadai Risikonya!

Overthinking Picu Asam Urat Kambuh, Waspadai Risikonya!
Penulis: Pinky Annisa  |  Editor: Pinky Annisa


MOMSMONEY.ID - Overthinking ternyata berdampak pada kadar asam urat normal lo. Asam urat sering dikaitkan dengan pola makan dan genetik, tetapi stres juga merupakan faktor pemicu. 

Dr. Senol Kobak, dokter reumatologi menyampaikan bahwa overthinking dan stres secara tidak langsung memengaruhi kadar asam urat dan kesehatan secara keseluruhan. Sebuah studi dalam jurnal Arthritis Care & Research menemukan bahwa stres meningkatkan risiko kambuhnya asam urat. 

Studi ini menunjukkan bahwa mengelola stres adalah kunci untuk mencegah asam urat. Stres dapat meningkatkan kadar asam urat dan menyebabkan peradangan.

Baca Juga: Asam Urat Turun Cepat: Kenali Perbedaan Allopurinol dan Febuxostat

Korelasi antara overthinking & stres dengan asam urat

Dilansir dari Int.livhospital.com, tingkat stres yang tinggi dapat meningkatkan risiko kambuhnya penyakit asam urat. Stres dan overthinking dapat menyebabkan tubuh memproduksi lebih banyak asam urat.

Memahami hubungan antara stres dan asam urat sangat penting. Mengelola stres sangat penting bagi mereka yang rentan terhadap asam urat. Tidak hanya perawatan medis, tetapi juga melakukan perubahan gaya hidup untuk mengurangi stres dan pengaruhnya terhadap kadar asam urat.

Mekanisme fisiologis: metabolisme kortisol dan asam urat

Stres membuat tubuh melepaskan kortisol, hormon yang membantu manusia mengatasi stres. Kortisol dapat mengubah cara tubuh dalam menangani asam urat yang dapat menyebabkan peningkatan asam urat. 

Kortisol juga dapat membuat ginjal kurang efektif dalam membuang asam urat. Ketika ini terjadi, asam urat akan menumpuk di dalam tubuh dan menyebabkan nyeri sendi.

Faktor perilaku: perubahan gaya hidup akibat overthinking

Ketika overthinking, seseorang cenderung mengonsumsi lebih banyak makanan tinggi purin dan minum terlalu banyak alkohol. Keduanya dapat meningkatkan kadar asam urat. Berikut adalah cara asam urat memengaruhi kesehatan mental:

1. Nyeri kronis dan kesehatan mental

Nyeri hebat yang terkait dengan serangan asam urat dapat sangat menyiksa, terutama selama serangan akut. Nyeri kronis dikaitkan erat dengan peningkatan stres, overthinking, dan depresi. 

Sifat serangan asam urat yang tidak dapat diprediksi dapat menyebabkan individu hidup dalam ketakutan terus-menerus akan kekambuhan. Nyeri hebat juga dapat mengganggu pola tidur.

Hal tersebut menyebabkan kelelahan, mudah tersinggung, dan ketidakstabilan emosi. Tidur yang kurang berkualitas akan memperburuk gejala fisik dan kesehatan mental, berkontribusi pada siklus memburuknya asam urat.

2. Overthinking pada pasien asam urat 

Overthinking atau perasaan cemas berlebih akan rasa nyeri yang kambuh sangat memengaruhi kehidupan sehari-hari. Penderita asam urat akan takut melakukan aktivitas fisik, berkumpul di tempat sosial, atau bepergian karena risiko mengalami serangan yang menyakitkan.

3. Hilangnya kemandirian

Pada kasus asam urat yang parah, masalah mobilitas dapat menyebabkan ketergantungan pada orang lain. Hal ini dapat menimbulkan rasa frustrasi dan kesal. 

Hilangnya kemandirian dapat memicu kemarahan, terutama pada individu yang dulunya sangat aktif atau mandiri.

4. Efek kognitif

Nyeri kronis, kelelahan, dan stres akibat asam urat dapat mengganggu fungsi kognitif. Banyak individu mengalami kesulitan untuk fokus, berkonsentrasi, atau membuat keputusan karena rasa sakit dan tekanan emosional yang luar biasa.

Baca Juga: Obat Asam Urat Tak Cukup? Cek 4 Rahasia Ini Agar Cepat Sembuh!

Kesadaran diri dan pengelolaan stres

Praktik kesadaran diri seperti meditasi atau yoga ringan dapat membantu mengelola stres dan overthinking yang terkait dengan asam urat. Sehingga, bisa meningkatkan kesejahteraan mental dan fisik.

Anda bisa berbagi kekhawatiran dan perasaan dengan keluarga, teman, atau dokter untuk mengurangi perasaan terisolasi. Itulah informasi mengenai overthinking yang berdampak pada asam urat normal.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TERBARU

Prakiraan Cuaca BMKG Besok (2/11) di Jakarta Hujan Ringan di 5 Wilayah Ini

Prakiraan cuaca besok Senin (2/11) di Jakarta mengacu ramalan BMKG, sejumlah wilayah turun hujan pada sore dan malam hari.

Peringatan Dini BMKG Cuaca Besok (2/11), Hujan Lebat Turun di 19 Provinsi Berikut

BMKG merilis peringatan dini cuaca besok Senin 2 November 2026 dengan status Waspada hujan lebat di banyak provinsi berikut ini.

Peran Perempuan di Dunia Kerja Perlu Diperkuat, Ini Alasannya

Tingkat partisipasi angkatan kerja (TPAK) perempuan Indonesia masih berkisar 54%, lebih rendah dibandingkan rata-rata global sebesar 63%.​

Final Hylo Open 2026: Jojo Misi Pertahankan Gelar, Tiwi/Fadia Bidik Gelar Perdana

Jadwal Hylo Open 2026 babak final Minggu (1/11), dua wakil Indonesia di sektor tunggal putra dan ganda putri berlaga menatap gelar juara.

Ramalan Zodiak Besok Senin 2 November 2026, Sabar Hadapi Persoalan Pribadi

Simak ramalan zodiak besok, Senin 2 November 2026, mulai dari asmara, karier, keuangan, hingga kesehatan. Cek peruntunganmu di sini.

HP Infinix Hot 70 Pro Siap Libas POCO M8x Berkat Skor AnTuTu 756 Ribu

Skor Geekbench Infinix Hot 70 Pro tembus 2.863 poin di tes multi-core. Lihat analisis lengkap performa dan ketahanan daya saat gaming.

Promo Popeyes Kupon November 2026, Diskon hingga 54% Mulai Rp 5 Ribuan

Sambut bulan baru dengan promo Popeyes Kupon November dengan diskon hingga 54%. Jajan hemat sepanjang bulan dengan beragam menu favorit.

Stevia Murni Selamatkan Gula Darah, Tapi Waspadai Campurannya!

Stevia murni diklaim aman, namun produk pasaran justru memicu lonjakan gula darah. Cek kandungan bahayanya sebelum terlambat.

7 Film Kehidupan Pasca Kiamat, Sajikan Cerita Post Apocalyptic Beragam Genre

Sajikan petualangan seru pasca kehancuran Bumi, simak beberapa rekomendasi film pasca kiamat atau post apocalyptic berikut ini.​  

Kulit Gatal dan Memicu Ruam, Tanda Kolesterol Tinggi Mengintai Tubuh

Kulit gatal dan muncul ruam bukan sekadar iritasi biasa. Penumpukan kolesterol LDL ternyata bisa memicu masalah kulit serius.