MOMSMONEY.ID - Pengobatan asam urat biasanya melibatkan obat-obatan seperti Allopurinol dan Probenecid, bersamaan dengan penyesuaian pola makan dan perubahan gaya hidup. Langkah-langkah ini membantu meredakan gejala dan menjaga kadar asam urat tetap terkontrol.
Asam urat adalah jenis radang sendi yang sering muncul tiba-tiba dan dapat menyebabkan nyeri hebat selama kambuh. Hal ini terjadi karena penumpukan kristal asam urat di persendian.
Dr. Clarisse Bezerra, dokter keluarga menjelaskan bahwa penyakit ini lebih umum terjadi pada orang dengan kadar asam urat tinggi dalam darah. Berkonsultasi dengan dokter spesialis reumatologi atau dokter penyakit dalam penting untuk mendapatkan penanganan yang tepat.
Baca Juga: Kesehatan Ginjal: Waspada Daging Kambing, Pemicu Asam Urat Tinggi
Pilihan pengobatan untuk asam urat tinggi
Dilansir dari Tuasude.com, berikut pengobatan yang biasanya direkomendasikan dokter untuk mengatasi asam urat:
1. Obat-obatan untuk asam urat
Obat-obatan utama yang digunakan untuk mengatasi serangan asam urat yang pertama adalah obat antiinflamasi. Naproxen, Ketoprofen, Ibuprofen, atau Indomethacin paling efektif untuk meredakan gejala, terutama dalam 48 jam pertama setelah kambuh.
Obat-obatan ini biasanya diresepkan selama 5 hingga 7 hari. Kortikosteroid seperti Prednison juga dapat diresepkan dalam bentuk tablet oral, suntikan intramuskular, atau suntikan langsung ke sendi yang terkena.
Setelah gejala membaik, dokter akan merekomendasikan pengobatan jangka panjang seperti Allopurinol atau Probenecid untuk membantu mencegah kekambuhan. Terdapat juga pilihan yang lebih baru seperti Febuxostat dan Pegloticase yang secara signifikan mengurangi produksi asam urat.
2. Diet untuk asam urat
Diet untuk penderita asam urat meliputi menghindari makanan yang dapat memicu kambuhnya gejala. Hindari makanan seperti seafood, sarden, daging merah, jeroan, dan kulit ayam.
Penting juga untuk mengikuti pola makan sehat dan seimbang untuk mengurangi risiko kelebihan berat badan atau obesitas. Obesitas atau kelebihan berat badan dapat memperburuk penyakit asam urat.
Dokter biasanya juga merekomendasikan pasien untuk berkonsultasi dengan ahli gizi untuk membantu mengelola pola makan secara efektif.
3. Perubahan gaya hidup
Pengobatan asam urat yang efektif juga harus mencakup perubahan gaya hidup seperti minum lebih banyak air setiap hari untuk menjaga tubuh tetap terhidrasi. Air putih turut membantu tubuh membuang asam urat melalui urin.
Selanjutnya, hindari konsumsi alkohol seperti bir karen bisa meningkatkan kadar asam urat. Terakhir, berolahragalah secara teratur agar bisa mengontrol asam urat.
4. Penurunan berat badan
Jika terjadi kelebihan berat badan atau obesitas, pengobatan asam urat juga harus fokus pada pengelolaan berat badan. Maka dari itu, Anda bisa menerapkan diet sehat dan seimbang.
Penurunan berat badan membantu menurunkan kadar asam urat dan mengurangi risiko kambuh.
5. Pemeriksaan medis rutin
Pemeriksaan rutin dengan dokter sangat penting, terutama dalam beberapa bulan pertama setelah serangan asam urat. Hal ini penting untuk dilakukan guna memastikan pengobatan efektif dan memantau kadar asam urat dalam darah.
Baca Juga: Pencegahan Asam Urat: Hidup Bebas Nyeri Sendi, Ini Caranya!
Mengikuti petunjuk medis dengan cermat sangat penting untuk mencegah komplikasi. Demikian pengobatan asam urat yang tepat, terapkan sekarang untuk sendi yang lebih sehat.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News