M O M S M O N E Y I D
Bugar

Orang Tua Wajib Tahu! 6 Langkah IDAI agar Anak Bebas Penularan Campak saat Lebaran

Orang Tua Wajib Tahu! 6 Langkah IDAI agar Anak Bebas Penularan Campak saat Lebaran
Penulis: Widya Oktaviana  |  Editor: Widya Oktaviana


MOMSMONEY.ID - IDAI (Ikatan Dokter Anak Indonesia) menganjurkan beberapa hal kepada setiap orang tua untuk melindungi buah hatinya dari penularan campak selama libur lebaran.

Momen hari raya lebaran selalu identik dengan kebersamaan, silaturahmi, dan pertemuan dengan banyak orang dari berbagai daerah. 

Namun, di balik hangatnya suasana tersebut, ada risiko kesehatan yang perlu diwaspadai, terutama bagi anak-anak yang sistem imunnya masih berkembang.

Baca Juga: Waspada! Kasus Campak di Indonesia Meningkat, Ketahui Gejala & Pencegahannya yuk

Salah satunya adalah penyakit campak yang sangat mudah menular di tengah kerumunan dan mobilitas tinggi saat libur lebaran. 

Oleh karena itu, IDAI mengingatkan para orang tua untuk lebih waspada dan mengambil langkah pencegahan yang tepat. Karena campak sendiri bukanlah penyakit yang ringan, terutama bagi anak-anak yang paling rentan tertular saat berinteraksi dengan banyak orang.

Dikutip dari Instagram @idai_ig, berikut beberapa langkah pencegahannya yang disarankan oleh IDAI yang bisa Anda terapkan:

1. Sebelum bepergian, pastikan anak sehat

Anda harus memastikan bahwa sang buah hati dalam kondisi sehat sebelum melakukan perjalanan. Dalam artian tidak sedang demam, batuk, pilek, atau ruam.

Selain itu, pastikan juga bahwa imunisasinya sudah lengkap, terutama imunisasi MR/MMR. Hal ini penting agar anak tidak menularkan penyakit ke anak lainnya atau orang yang sudah tua.

Baca Juga: Panduan IDAI: Lindungi Keluarga dari Virus Nipah yuk, Ini Cara Makan yang Aman

2. Berkunjung ke lingkungan yang aman

Pastikan Anda mengajak anak berkunjung ke lingkungan yang aman ya. Perhatikan kondisi cuacanya apakah memungkinkan atau tidak.

Selain itu, hindari untuk membawa anak ke tempat yang terdapat orang sakit, apalagi jika sakitnya campak.

3. Jangan biarkan anak dicium atau dipegang

Untuk anak yang masih bayi dan balita, jagalah agar anak Anda tidak sampai dicium atau dipegang sembarang. Karena kondisi mereka masih rentan tertular penyakit.

Ini bukanlah hal yang berlebihan, tapi menjadi langkah yang penting apalagi di tengah wabah campak yang sedang meningkat.

Baca Juga: Ketahui 4 Cara Pencegahan HIV, Virus Penyebab AIDS

4. Hindari tempat ramai

Langkah pencegahan berikutnya adalah menghindari tempat yang ramai. Jika anak sudah mulai memahami ucapan orang tuanya, maka ajarkan agar mereka menjaga jarak saat berdekatan dengan orang yang kondisi tubuhnya sedang tidak fit, seperti batuk atau pilek.

5. Ajarkan etika batuk

Orang tua perlu mengajarkan pada anaknya bagaimana etika saat batuk. Yakni dengan menutup mulut menggunakan tisu atau siku saat batuk maupun bersin.

Lalu, saat berada di transportasi umum atau ruang publik, maka gunakan masker sebagai perlindungan ekstra dari penularan virus campak.

Baca Juga: Darurat Virus Nipah di India, Waspadai Gejala & Bahaya Kematian yang Mengintai

6. Bawa perlengkapan dan obat-obatan

Saat bepergian di momen lebaran, orang tua wajib menyediakan perlengkapan anak termasuk obat-obat dasar. Misalnya saja obat demam, anti-mabuk, oralit, plester, perban, dan termometer.

Jika anak Anda sedang dalam pengobatan rutin, maka jangan lupa untuk selalu membawa obatnya ya.

Jadi, penting bagi orang tua untuk memahami dan menerapkan berbagai anjuran dari IDAI agar anak tetap sehat dan terhindar dari penularan campak selama libur lebaran.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TERBARU

3 Jenis Suplemen yang Sebaiknya Dihindari, Nomor 1 Jadi Favorit Banyak Orang!

Berniat untuk mencoba suplemen? Ketahui dulu 3 jenis suplemen yang sebaiknya dihindari berikut ini, Moms.

Peringatan Dini BMKG Cuaca Besok (6/11), Hujan Lebat Siram 26 Provinsi Berikut

BMKG mengeluarkan peringatan dini cuaca besok 6 November dengan status Siaga hujan sangat lebat dan Waspada hujan lebat di banyak provinsi ini.

Ada Potensi Kabut Asap, Simak Prakiraan Cuaca Sulawesi Selatan Besok (6/11)

BMKG memprakirakan cuaca besok di wilayah Sulawesi Selatan akan cukup beragam termasuk kabut asap pada Jumat (6/11).

Prakiraan Cuaca Jawa Timur Jumat (6/11), Mayoritas Berawan dan Suhu Capai 35°C

BMKG merilis prakiraan cuaca besok di Jawa Timur Jumat (6/11), mayoritas wilayah diprediksi berawan dengan suhu diperkirakan mencapai 35°C.

Promo Alfamart Home Care 1-15 November 2026, SoSoft-Mama Lemon Diskon hingga 50%

Manfaatkan promo Alfamart Home Care periode 1-15 November 2026 untuk belanja hemat kebutuhan rumah tangga.

Sering Ngemil untuk Memperbaiki Mood? Kenali Kebiasaan Hedonic Eating

Saat stres atau lelah, sebagian orang mencari kenyamanan lewat makanan. Kebiasaan hedonic eating perlu dikenali agar tidak mengganggu pola makan.

Prakiraan Cuaca Jawa Tengah Jumat (6/11), Sejumlah Wilayah Berpotensi Hujan Ringan

BMKG memprakirakan cuaca besok di sejumlah wilayah Jawa Tengah diguyur hujan ringan pada Jumat (6/11). Simak daftar daerah dan prakiraan suhunya.

Hasil Korea Open 2026: Cuma Ginting dan Dhinda ke Perempatfinal, 4 Lainnya Tumbang

Hasil Korea Open 2026 babak 16 besar, Kamis (5/10), hanya dua wakil Indonesia yan melenggang ke perempatfinal.

Angka Timbangan Turun Belum Tentu Diet Berhasil, Perhatikan Hal Ini

Punya berat badan ideal bukan berarti kondisi tubuh sudah sehat. Yuk, kenali hal lain yang perlu diperhatikan selain angka timbangan.

Waspadai Sejumlah Titik Hujan, Pantau Prediksi Cuaca di Jawa Barat Besok Jumat (6/11)

Sejumlah wilayah di Jawa Barat diperkirakan akan dilanda hujan ringan, simak prakiraan cuaca besok Jumat (6/11).