MOMSMONEY.ID - Harga emas hari ini di pasar global turun dan diperkirakan akan mengalami koreksi mingguan. Ketidakpastian terus berlanjut mengenai kemajuan pembicaraan AS-Iran untuk mengakhiri perang, sehingga mengguncang pasar global.
Mengutip Bloomberg, Jumat (5/6), harga emas spot diperdagangkan turun 0,76% menjadi US$ 4.440,81 per troi ons pada pukul 10.00 WIB.
Harga emas menuju penurunan sekitar 2% dalam seminggu ini. Ini penurunan paling signifikan sejak gencatan senjata di Timur Tengah disepakati pada awal April.
Pada Kamis, Hizbullah yang didukung Iran menolak gencatan senjata antara Libanon dan Israel yang dimediasi Amerika Serikat. Hal itu menyusul serangan rudal dan pesawat tak berawak terhadap Kuwait dan Bahrain, serta serangan AS terhadap kapal tanker minyak yang menuju Iran.
Negosiasi untuk mengakhiri konflik lebih luas telah terhenti, setelah tampaknya hampir mencapai resolusi pada pekan lalu. Presiden AS Donald Trump mengatakan pada Kamis, bahwa pembicaraan perdamaian berada pada tahap akhir, setelah Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi sebelumnya menyatakan tidak ada kemajuan nyata yang telah dicapai.
Baca Juga: Harga Emas Antam Hari Ini Jumat (5/6) Naik Rp 11.000 Jadi Rp 2.770.000
Perang yang kini memasuki bulan keempat, telah mengganggu aliran energi melalui Selat Hormuz, yang mendorong kenaikan harga minyak dan menimbulkan kekhawatiran inflasi global. Hal ini menyebabkan bank sentral lebih cenderung mempertahankan suku bunga tetap atau bahkan menaikkannya. Ini menjai hambatan bagi logam mulia, yang tidak memberikan bunga.
Menurut Nicholas Frappell, Kepala Pasar Institusional Global di ABC Refinery, mengatakan, persepsi bahwa kebuntuan seputar Hormuz semakin menjauh dari penyelesaian telah meningkatkan kemungkinan terjadinya guncangan energi, dan itu berarti kebijakan moneter yang lebih ketat. Ini akan menghambat harga emas.
"Emas batangan diperdagangkan di bawah level teknikal kunci pada grafik harian dan 4 jam, menunjukkan tren tetap negatif pada kerangka waktu tersebut," kata Frappell mengutip Bloomberg, hari ini (5/6).
Baca Juga: Harga Emas Galeri 24 dan UBS di Pegadaian Hari Ini Jumat (5/6) Lanjut Melemah
Harga emas anjlok tajam sejak konflik pecah pada akhir Februari lalu, dan telah diperdagangkan di kisaran sempit dalam beberapa minggu terakhir. Harganya kini sekitar 16% di bawah level sebelum perang.
Sementara, Presiden Federal Reserve San Francisco Mary Daly di konferensi Bloomberg Tech, mengatakan, terlalu banyak ketidakpastian dalam perekonomian AS untuk memberikan pandangan tentang ke mana arah suku bunga. Ia mengaku siap merespons apa pun yang terjadi dan apa pun kondisi ekonomi.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News