MOMSMONEY.ID - Olahraga bisa dilakukan dengan cara menyenangkan sekaligus mengenalkan budaya lokal. Salah satunya melalui Senam Lancang Kuning, aktivitas fisik yang memadukan gerakan senam dengan iringan musik bernuansa budaya Melayu, khususnya identitas masyarakat Riau.
Instruktur Senam Lancang Kuning, Mona Siska, menjelaskan, senam ini melibatkan berbagai bagian tubuh, mulai dari leher, bahu, lengan, pinggang, perut, pinggul, paha, betis hingga kaki.
Gerakan tersebut membantu melatih kelenturan, koordinasi, keseimbangan, serta daya tahan tubuh. Satu sesi senam direkomendasikan berlangsung sekitar 20–30 menit, termasuk pemanasan dan pendinginan.
"Senam Lancang Kuning merupakan aktivitas olahraga yang menggabungkan gerakan senam dengan iringan musik bernuansa budaya Melayu, khususnya identitas budaya Riau. Secara sederhana, ini adalah cara berolahraga yang menyenangkan, mudah diikuti, sekaligus memperkenalkan kekayaan budaya daerah melalui gerakan tubuh," ujar Mona dalam siarang pers, Senin (2/11).
Dari sisi pembakaran kalori, seseorang dengan berat badan sekitar 60 kilogram diperkirakan dapat membakar 120–200 kalori dalam 30 menit senam dengan intensitas sedang hingga cukup tinggi.
Baca Juga: Bisa Dilakukan Semua Usia, Ini Manfaat Senam Bogor Bugar
Angka ini merupakan estimasi senam secara umum dan dapat berbeda bergantung pada berat badan, intensitas, serta durasi latihan.
Jika dilakukan rutin, Senam Lancang Kuning dapat membantu meningkatkan kebugaran jantung dan paru-paru, menjaga berat badan, melatih kekuatan serta kelenturan otot, dan meningkatkan koordinasi tubuh.
Aktivitas ini juga dapat membantu menjaga kesehatan tulang serta mengurangi stres dan memperbaiki suasana hati.
Mona menyarankan senam dilakukan 3–5 kali dalam seminggu dengan menyesuaikan kemampuan fisik. Aktivitas ini dapat diikuti remaja, orang dewasa hingga lanjut usia.
Khusus lansia atau masyarakat dengan kondisi kesehatan tertentu, sebaiknya memilih gerakan berintensitas rendah atau low impact.
Menurut Mona, perpaduan olahraga dan budaya menjadi pendekatan positif untuk meningkatkan minat masyarakat beraktivitas fisik sekaligus melestarikan identitas daerah.
Baca Juga: Apa Itu Senam Kegel? Ini 5 Manfaat Senam Kegel untuk Wanita yang Harus Anda Tahu
"Dampaknya juga luas. Masyarakat menjadi lebih tertarik berolahraga, interaksi sosial semakin erat, dan generasi muda bisa lebih mengenal identitas budaya daerahnya. Jadi, kita bukan hanya menggerakkan tubuh, tetapi juga menghidupkan budaya," katanya.
Senam Lancang Kuning juga diperkenalkan dalam kegiatan Holywings Peduli bersama warga Kelurahan Bandarraya di Livehouse Pekanbaru.
"Melalui Senam Lancang Kuning ini, kami ingin mengajak masyarakat untuk lebih aktif menjaga kesehatan, mempererat kebersamaan, sekaligus mendukung kebutuhan lingkungan agar warga dapat beraktivitas dengan lebih nyaman dan aman," ujar Komisaris Utama Holywings Group sekaligus Ketua Program CSR Holywings Peduli, Andrew Susanto.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News