MOMSMONEY.ID - Obat asam urat Allopurinol bisa dimanfaatkan untuk mengobati batu ginjal. Produk ini juga dikenal dengan nama merek Alopur, Tipuric, dan Zyloric.
Anda hanya bisa mendapatkan Allopurinol dengan resep dokter. Allopurinol ditujukan untuk orang dewasa, obat ini sangat jarang diberikan kepada anak-anak.
Aleah Rodriguez, apoteker pengelola di Divisi Penyakit Menular di Rumah Sakit Anak Philadelphia menjelaskan bahwa Allopurinol bisa digunakan untuk mengobati batu ginjal yang kambuh pada penderita kadar asam urat tinggi.
Allopurinol termasuk dalam kelas obat yang disebut penghambat xantin oksidase. Obat ini bekerja dengan mengurangi produksi asam urat dalam tubuh.
Baca Juga: Asam Urat Turun Cepat: Kenali Perbedaan Allopurinol dan Febuxostat
Kadar asam urat tinggi dapat menyebabkan serangan asam urat atau batu ginjal. Dilansir dari Healthline.com, pasien bisa menghentikan atau mengurangi serangan asam urat dengan melakukan perubahan gaya hidup saat mengonsumsi Allopurinol.
Siapa saja yang bisa mengonsumsi Allopurinol?
Hubungi dokter jika Anda pernah mengalami reaksi alergi terhadap obat apa pun atau sedang dalam kondisi berikut:
- Sedang hamil atau menyusui.
- Memiliki masalah kesehatan yang sudah ada sebelumnya.
- Sedang mengonsumsi obat-obatan lain seperti obat herbal, vitamin, atau suplemen.
- Berasal dari etnis Han Tionghoa, Thailand, atau Korea.
- Konsultasikan dengan dokter atau apoteker sebelum mengonsumsi Allopurinol.
Kapan harus mengonsumsi Allopurinol?
Selalu minum Allopurinol sesuai petunjuk dokter, biasanya akan diresepkan untuk dikonsumsi sekali sehari setelah makan. Telan tablet dengan sedikit air.
Minumlah 2 hingga 3 liter cairan per hari selama mengonsumsi Allopurinol. Anda juga harus mengonsumsi Allopurinol meskipun Anda sudah tidak lagi mengalami gejala.
Biasanya dibutuhkan beberapa bulan untuk merasakan manfaat penuh dari Allopurinol. Jika Allopurinol dikonsumsi secara teratur, obat ini dapat mengurangi frekuensi serangan asam urat dan membantu mencegah kerusakan pada persendian.
Berapa lama waktu mengonsumsi Allopurinol?
Pengobatan dengan Allopurinol biasanya seumur hidup. Jika Anda berhenti meminumnya, gejala asam urat akan sefing kambuh. Jangan berhenti mengonsumsi Allopurinol kecuali dokter yang menyuruhnya.
Konsultasikan terlebih dahulu dengan dokter jika Anda ingin berhenti mengonsumsi Allopurinol. Jika lupa minum obat, minumlah segera setelah Anda ingat.
Lewati dosis yang terlupakan jika sudah hampir waktunya untuk dosis berikutnya. Jangan pernah minum 2 dosis sekaligus dan jangan minum dosis tambahan untuk mengganti dosis yang terlupakan.
Baca Juga: Asam Urat Kambuh Terus? Dokter Ungkap Rahasia Diet Efektifnya
Efek samping obat asam urat Allopurinol
Allopurinol dapat menyebabkan efek samping, meski tidak semua orang mengalaminya. Efek samping Allopurinol yang paling umum adalah:
- Merasa sakit atau muntah.
- Sakit perut atau memar.
- Sindrom Stevens-Johnson.
Konsumsi Allopurinol bersamaan dengan obat lain
Beri tahu dokter atau apoteker kalau Anda sedang mengonsumsi obat lain. Sangat penting untuk memeriksakan hal ini ke dokter jika sedang mengonsumsi:
- Obat pengencer darah seperti warfarin.
- Antibiotik.
- Obat-obatan yang digunakan untuk menurunkan respons imun.
- Obat diuretik seperti furosemide.
- Inhibitor ACE untuk mengobati tekanan darah tinggi seperti enalapril atau ramipril.
Jangan mengonsumsi antasida atau aluminium hidroksida bersamaan dengan Allopurinol tanpa berkonsultasi dengan dokter. Jika Anda mengonsumsi aluminium hidroksida yang terdapat dalam beberapa antasida seperti Maalox, beri jarak 3 jam antara konsumsi aluminium hidroksida dan dosis Allopurinol.
Beri tahu apoteker atau dokter juga jika Anda mengonsumsi obat herbal, vitamin, atau suplemen. Untuk mengatasi serangan asam urat, dokter akan meresepkan obat antiinflamasi nonsteroid (NSAID) dan Kolkisin. Sekian informasi mengenai obat asam urat Allopurinol bisa dimanfaatkan untuk mengobati batu ginjal.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News