MOMSMONEY.ID - Nokia dan Indosat Ooredoo Hutchison (IOH) kerjasama mengembangkan jaringan 5G yang terintegrasi dengan teknologi artificial intelligence (AI).
Kemitraan ini mempercepat hadirnya layanan baru berbasis AI, pengalaman digital inovatid dan pertumbuhan berkelanjutan di seluruh Indonesia.
Selain itu, jaringan 5G yang siap terintegrasi dengan AI ini akan mengaktifkan arsitektur AI-RAN dan penerapan AI Grid hasil kolaborasi dengan NVIDIA guna mendekatkan AI dan konektivitas ke seluruh masyarakat Indonesia.
Perluasan jaringan ini dilakukan melalui penerapan 5G Radio Access Network (RAN) yang canggih. Sebagai mitra teknologi utama, Nokia akan mendukung penerapan 5G di pita frekuensi rendah dan pita frekuensi menengah.
Ronnie Vasishta, SVP Telecoms, NVIDIA, mengatakan, Indosat dan Nokia menunjukkan bagaimana jaringan 5G dapat berkembang menjadi platform kecerdasan.
"Dengan mengembangkan AI-RAN secara bersama dan melangkah menuju uji coba lapangan di Indonesia, kami membantu membangun arsitektur di mana AI dan konektivitas dapat berjalan berdampingan untuk meningkatkan efisiensi, menghadirkan aplikasi baru, serta mendukung transformasi digital dalam skala besar,” jelas Ronnie, Selasa (6/9).
Pengalaman tersebut mencakup hiburan digital dan game yang imersif serta konektivitas yang lebih andal untuk bekerja, belajar, berkomunikasi, dan beraktivitas di dunia digital setiap hari. Fondasi jaringan yang lebih kuat dan fleksibel akan memungkinkan Indosat melayani pelanggan dengan lebih baik serta menghadirkan pengalaman yang lebih bermakna seiring berkembangnya kebutuhan digital.
Kerja sama ini diharapkan bisa meningkatkan kapasitas jaringan, kinerja, dan cakupan layanan di seluruh Indonesia. Langkah ini juga mendukung ambisi jangka panjang Indosat untuk memperluas akses digital secara lebih inklusif di seluruh negeri. Jaringan yang telah ditingkatkan ini akan mendukung berbagai penerapan lanjutan bagi pelanggan ritel maupun korporasi di sejumlah sektor utama, termasuk layanan publik, industri, dan layanan digital.
Layanan AI bersama NVIDIA
AI-RAN menyediakan arsitektur bersama untuk menggabungkan konektivitas dan kecerdasan. Rencana pengembangan Nokia dibangun di atas fondasi tersebut bersama NVIDIA. Dengan Nokia dan NVIDIA yang telah berkolaborasi dengan Indosat dalam pengembangan AI-RAN.
Ketiga perusahaan tersebut kini bersiap untuk mencapai milestone berikutnya. Tahap ini akan melanjutkan pencapaian panggilan AI-RAN pertama yang telah diselesaikan pada Mobile World Congress 2026 menuju uji coba lapangan di Indonesia pada akhir 2026. Kolaborasi ini juga akan mendukung pengembangan algoritma AI baru oleh
Nokia yang dirancang untuk meningkatkan efisiensi spektrum pada platform AI-RAN NVIDIA, dan kapabilitas tersebut diharapkan menjadi bagian dari uji coba lapangan mendatang.
Dengan menggabungkan AI factories terpusat dan infrastruktur AI-RAN yang terdistribusi, Indosat terus memperkuat AI Grid guna menciptakan ekosistem kecerdasan terpadu yang menghadirkan AI dan konektivitas bagi jutaan masyarakat Indonesia sekaligus mendorong pertumbuhan perekonomian negara. Model ini berlandaskan inovasi AI lokal dan telah mempercepat penerapan nyata di sektor layanan publik, kesehatan, pendidikan, dan pertanian. Upaya ini didukung oleh AI-RAN Innovation Center di Surabaya dan ekosistem NVIDIA AI Technology Center.
Vikram Sinha, President Director dan CEO Indosat Ooredoo Hutchison, mengatakan, bersama Nokia dan NVIDIA, kami membangun fondasi jaringan terintegrasi AI yang akan meningkatkan kualitas konektivitas serta menghadirkan pengalaman digital yang lebih lancar bagi setiap pelanggan.
Justin Hotard, President dan CEO Nokia, mengatakan, Babak berikutnya dari evolusi jaringan akan ditentukan oleh kemampuan operator dalam memadukan konektivitas, kecerdasan, dan skala operasi.
Bersama Indosat dan NVIDIA, Nokia ikut membangun evolusi jaringan berikutnya, yaitu jaringan yang mampu memperluas cakupan 5G, mendukung lebih banyak layanan berbasis AI, dan menciptakan nilai jangka panjang.
"Kemitraan ini mencerminkan pergeseran yang lebih luas di industri telekomunikasi yang sejalan dengan langkah para operator dalam berinvestasi terhadap jaringan yang mampu memberikan performa tinggi dalam skala besar sekaligus mendukung efisiensi yang lebih baik, model bisnis baru, dan pertumbuhan digital," ujar Justin.
Sebagai bagian dari kesepakatan ini, Nokia akan menerapkan perangkat radio generasi terbaru Habrok dan Pandion, baseband Levante, Centralized RAN, serta platform manajemen dan otomasi jaringan canggih. Solusi ini akan mendukung operasional yang lebih cerdas, efisiensi energi yang lebih baik, dan inovasi layanan yang lebih cepat. 5G pita frekuensi rendah akan diterapkan di seluruh jaringan.
Sementara 5G pita frekuensi menengah akan menjangkau sekitar 80% jaringan dalam 3,5 tahun ke depan. Dengan dukungan otomatisasi berbasis AI dan teknologi hemat energi, inisiatif ini akan meningkatkan efisiensi operasional sekaligus memperkuat pendekatan transformasi digital yang lebih berkelanjutan dan bertanggung jawab.
Kemajuan ini diharapkan dapat memberikan dampak nyata bagi pelaku bisnis maupun jutaan masyarakat Indonesia yang mengandalkan konektivitas setiap hari.
Nokia, Indosat, dan NVIDIA menunjukkan bagaimana 5G dan AI dapat dihadirkan secara bersamaan untuk mendukung inklusi digital di seluruh wilayah Indonesia. Proyek pengembangan 5G ini menjadi fondasi konektivitas bagi AI Grid.
Sementara, rencana pengembangan AI-RAN membuka jalan untuk menghadirkan kemampuan AI yang lebih terintegrasi ke jaringan guna menciptakan nilai baru di berbagai sektor, mulai dari korporasi hingga layanan publik, serta memberdayakan masyarakat Indonesia.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News