MOMSMONEY.ID - Modus penipuan Silent Call menggunakan kloning suara berbasis AI untuk menipu banyak orang agar mau mengirim uang atau membagikan informasi pribadi. Semuanya dimulai dengan memasukkan klip audio seseorang yang sedang berbicara ke dalam AI.
Dari cuplikan-cuplikan suara tersebut, AI akan mengidentifikasi karakteristik seperti nada, intonasi, ritme, tempo dan pengucapan.
Menurut Jon Sidor, pengamat media sosial dari Surfshark.com, penipu bisa menggunakan model suara tersebut untuk membuat pesan palsu atau melakukan panggilan.
Berikut ini tanda-tanda Anda mendapat panggilan suara yang dihasilkan oleh AI:
Baca Juga: Fitur WhatsApp Terbaru: Profil WhatsApp Anda Kini Mirip Facebook?
Tanda-tanda panggilan suara yang dihasilkan oleh AI
Berikut beberapa tanda panggilan suara yang dihasilkan oleh AI:
- Jeda aneh atau ritme yang tidak wajar.
- Pelafalan tanpa emosi.
- Nada bicara yang terlalu formal atau seperti robot.
- Balasan tertunda.
- Penolakan untuk beralih ke video.
Cara melindungi diri dari penipuan suara AI
Ikuti beberapa cara melindungi diri dari penipuan suara AI berikut ini:
1. Buat kata sandi yang aman untuk keluarga
Cara sederhana namun efektif untuk memverifikasi identitas adalah dengan menggunakan kata sandi rahasia bersama yang hanya diketahui oleh anggota keluarga. Jika seseorang menelepon dan mengaku sedang dalam kesulitan, mereka harus memberikan kata sandi rahasia tersebut.
Pastikan untuk memilih kata atau frasa yang sulit ditebak dan tidak tersedia secara publik di internet.
2. Verifikasi melalui saluran lain
Jangan langsung mempercayai satu panggilan atau pesan suara, meskipun suaranya terdengar familiar. Sebaliknya, luangkan waktu sejenak untuk benar-benar memeriksa dan memverifikasi identitas penelepon.
Tarik napas dalam-dalam dan tutup telepon, lalu kirim pesan teks, panggilan video, atau telepon langsung orang tersebut untuk memastikan keaslian panggilan.
3. Batasi penggunaan suara di media sosial
Pilihlah dengan cermat sebelum membagikan konten di TikTok, Instagram, dan platform serupa. Ucapan yang jelas bisa jadi bahan utama penipu untuk membuat kloningan suara menggunakan AI.
Maka dari itu, penting untuk membatasi penggunaan suara di media sosial.
4. Perkuat keamanan akun
Perkuata keamanan akun dengan melakukan Autentikasi Multi-faktor untuk akun email, perbankan, dan layanan cloud. Hindari otentikasi berbasis suara jika memungkinkan atau tambahkan langkah verifikasi tambahan untuk mengonfirmasi identitas.
Gunakan kata sandi yang unik dengan menggabungkan huruf besar dan kecil, angka, dan karakter khusus.
5. Verifikasi identitas orang tersebut
Jika ada sesuatu yang terdengar sedikit mencurigakan, anggap itu sebagai pertanda bahwa Anda harus mengonfirmasi identitas orang tersebut. Hubungi orang tersebut melalui nomor yang sudah Anda miliki, kirim pesan melalui obrolan yang sudah ada, atau gunakan situs web atau aplikasi resmi.
6. Laporkan upaya penipuan
Beri tahu platform tempat penipuan terjadi, baik itu operator telepon, aplikasi perpesanan, jejaring sosial, atau penyedia email. Untuk penipuan yang melibatkan informasi keuangan, ancaman, atau peniruan identitas, hubungi penegak hukum setempat atau lembaga perlindungan konsumen.
Baca Juga: Begini Cara Keluar dari Grup Facebook dengan Beberapa Langkah Mudah
Tips untuk menghindari penipuan berbasis suara
Beberapa kebiasaan sederhana yang dapat membantu:
- Batasi konten audio di media sosial: Hindari mengunggah video dan pilihlah teks terjemahan atau musik latar sebagai gantinya.
- Sederhanakan rekaman pesan suara: Buat pesan khusus yang bebas dari detail identitas.
- Bersihkan konten lama: Hapus unggahan lama di platform seperti Instagram, TikTok, atau YouTube.
- Perketat pengaturan privasi di aplikasi media sosial: Batasi orang yang dapat melihat, mengunduh, membagikan, atau mengedit ulang konten Anda.
Itulah tips mengatasi modus penipuan Silent Call menggunakan kloning suara berbasis AI.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News