M O M S M O N E Y I D
Santai

Waspada Kulit Dehidrasi Saat Puasa, Kenali Tanda dan Cara Mencegahnya

Waspada Kulit Dehidrasi Saat Puasa, Kenali Tanda dan Cara Mencegahnya
Reporter: Shintia Rahma Islamiati  |  Editor: shintia rahma


MOMSMONEY.ID - Berpuasa bukan hanya mengubah pola makan dan minum, tetapi juga memengaruhi kondisi kulit. Tak sedikit orang mengeluhkan kulit terasa lebih kering, kusam, bahkan tampak “tandus” selama Ramadan.

Dokter Spesialis Kulit dan Kelamin, dr. Amanda Nandi Wardani, BMedSc (Hons), Sp.D.V.E, menjelaskan bahwa secara biologis tubuh memang melakukan adaptasi besar saat berpuasa, termasuk pada kulit.

“Ketika kita berpuasa, tubuh beradaptasi terhadap perubahan pola makan dan minum. Kulit juga ikut beradaptasi,” ujarnya dalam acara Vaseline X HALUU: Gluta-Hya Hydration Clinic yang digelar di Jakarta, Jumat (20/2/2026). 

Menurutnya, perubahan tersebut tidak selalu berdampak negatif. Justru ada efek positif yang bisa dirasakan kulit selama puasa.

Salah satunya adalah kadar hormon insulin yang lebih terkontrol. Saat tidak berpuasa, konsumsi makanan manis dapat memicu lonjakan insulin. Sebaliknya, ketika puasa, kadar insulin cenderung lebih stabil.

“Kalau hormon insulin lebih terkontrol, biasanya kulit yang mudah iritasi, gampang merah, atau gatal bisa jadi lebih stabil,” jelasnya.

Selain itu, puasa juga memicu proses regenerasi sel. Sel-sel tubuh, termasuk sel kulit, mengalami proses detoksifikasi alami. Produksi kolagen pun bisa lebih optimal sehingga kulit berpotensi tampak lebih sehat.

Baca Juga: 5 Cara Mencegah Dehidrasi Saat Puasa, Nomor 3 Sering Diabaikan

Waspadai Risiko Dehidrasi Kulit

Meski begitu, dr. Amanda mengingatkan ada satu hal yang perlu diwaspadai selama berpuasa, yakni risiko dehidrasi kulit akibat berkurangnya asupan cairan.

“Kalau hidrasi dari dalam berkurang, kulit bisa tampak seperti gurun pasir, kering, kusam, bahkan terlihat tandus,” katanya.

Tanda-tanda kulit kurang terhidrasi bisa dikenali secara kasat mata, seperti guratan kulit yang tampak lebih jelas, permukaan terasa kasar, mengelupas, hingga muncul kemerahan atau iritasi akibat skin barrier yang terganggu.

Salah satu tes sederhana yang bisa dilakukan adalah dengan menggores ringan permukaan kulit menggunakan kuku atau benda tumpul. Jika muncul garis putih yang menetap (white dermographism), itu bisa menjadi indikasi kulit kurang lembap.

Untuk pemeriksaan yang lebih objektif, klinik kecantikan kini juga menyediakan alat seperti corneometer guna mengukur kadar kelembapan kulit secara kuantitatif.

Baca Juga: 11 Makanan Tinggi Serat yang Rendah Karbohidrat, Cek di Sini yuk!

Strategi Jaga Hidrasi dari Dalam dan Luar

Menurut dr. Amanda, menjaga hidrasi kulit tidak cukup hanya dari dalam, tetapi juga perlu dukungan dari luar.

Dari dalam, orang dewasa disarankan memenuhi kebutuhan cairan minimal 2–2,5 liter per hari. Selama puasa, kebutuhan ini bisa dibagi dengan pola 2-4-2: dua gelas saat sahur, empat gelas dari berbuka hingga malam, dan dua gelas sebelum tidur.

Selain air putih, konsumsi buah dan sayur yang kaya air juga membantu menjaga hidrasi tubuh. Ia juga menyarankan untuk membatasi minuman bersifat diuretik seperti kopi dan teh karena dapat mempercepat pengeluaran cairan dari tubuh.

“Bukan berarti tidak boleh sama sekali, tapi sebaiknya dikurangi dan tidak berlebihan,” ujarnya.

Tak kalah penting adalah menjaga pola tidur. Meski jadwal ibadah dan sahur membuat waktu istirahat berkurang, tubuh tetap membutuhkan tidur 6–8 jam per hari agar proses regenerasi kulit berjalan optimal.

Baca Juga: 9 Suplemen dan Vitamin yang Dibutuhkan Wanita Usia 40 Tahun ke Atas

Sementara dari luar, penggunaan pelembap menjadi kunci utama. Pelembap membantu mengurangi trans epidermal water loss (TEWL), yakni penguapan air dari lapisan kulit.

“Kalau di bulan puasa, pakai pelembap itu wajib. Fungsinya untuk menjaga agar air di dalam kulit tidak mudah menguap,” tegasnya.

Idealnya, pelembap atau body serum digunakan minimal dua kali sehari, terutama segera setelah mandi saat kulit masih dalam kondisi sedikit lembap. Pada kondisi kulit yang sangat kering seperti saat puasa, pemakaian bisa ditingkatkan frekuensinya.

“Praktisnya, setiap kali selesai wudlu atau merasa kulit mulai kering, bisa touch up lagi,” kata dr. Amanda.

Dengan kombinasi hidrasi dari dalam, perawatan dari luar, serta pola hidup yang seimbang, kulit tetap bisa terjaga kelembapannya selama Ramadan. Jadi, tak perlu khawatir kulit menjadi tandus, asal dirawat dengan tepat dan konsisten.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TERBARU

Harga Emas Pegadaian Hari Ini Jumat (17/7) Turun Tipis, Cek Rincian Galeri24 & UBS

Harga emas Galeri24 dan UBS di Pegadaian kompak turun Rp 5.000 per gram pada Jumat (17/7). Simak daftar harganya.

Restart HP Android Tanpa Tombol Power Bisa Lewat Menu Rahasia Ini

Tombol power HP Android Anda rusak atau tidak berfungsi? Tenang, Anda bisa memanfaatkan panel Pengaturan Cepat dengan trik mudah ini.

Kurang Tidur Bikin Metabolisme Lambat? Kenali 4 Penyebab Lain di Sini

Membatasi karbohidrat dan kurang tidur justru merusak metabolisme tubuh Anda. Kenali faktor pemicunya agar diet tak sia-sia dan tubuh tetap sehat.  

Tecno Pova 8 5G vs Realme 16T: Performa AnTuTu Siapa Unggul?

Tecno Pova 8 meluncur dengan desain berani, agak tebal dan panel belakang bergaya transparan. Ada juga layar sekunder melingkar di sebelah kamera.

Cuma 95 Ribu! Serbu Promo Mister Donut Spesial 1 Lusin Hanya di Akhir Pekan Ini

Manjakan keluarga dengan promo Mister Donut Best Deals cuma Rp 95.000 untuk 1 lusin donat. Jangan lewatkan kesempatan terbatas ini!  

Rambut Kusut Minggat, Ini 5 Manfaat Keratin yang Bikin Terkejut

Rambut kusam jadi berkilau? Keratin mampu menutrisi hingga ujung. Ketahui detail manfaatnya agar rambut sehat memukau setiap saat.

6 Jenis Generasi Manusia dari Baby Boomer sampai Generasi Beta

Yuk, ketahui tahun kelahiran Anda termasuk generasi apa sih? Baby boomer, millenial, Gen Z, atau Gen alfa?

5 Film Populer Ini Berawal dari Mainan Anak-anak Penuh Nostalgia Masa Kecil

Membawa kembali memori masa kecil, film-film ini diangkat dari mainan populer. Ada Dungeons & Dragons hingga Barbie! Lihat daftarnya.  

Jadwal Japan Open 2026: 4 Wakil Indonesia Bertanding Menuju Partai Semifinal

Jadwal Japan Open 2026 babak perempat final Jumat (17/7), empat wakil Indonesia berlaga menuju semifinal turnamen BWF Super 750.

Cara Instal iOS 27 dengan Siri AI, Transformasi bagi Pengguna iPhone

Membeli iPhone baru tak menjamin keamanan data. Sebelum instal iOS 27 lakukan langkah backup wajib ini agar data Anda tidak hilang.