M O M S M O N E Y I D
Santai

Mengenal Spogomi Jepang, Konsep yang Gabungkan Olahraga dan Aktivitas Memungut Sampah

Mengenal Spogomi Jepang, Konsep yang Gabungkan Olahraga dan Aktivitas Memungut Sampah
Reporter: Jane Aprilyani  |  Editor: Jane Aprilyani


MOMSMONEY.ID - Yuk, mengenal spogomi asal Jepang, konsep yang menggabungkan olahraga dengan aktivitas memungut sampah.

Memungut sampah di jalan biasanya identik dengan pekerjaan kebersihan. Namun, aktivitas ini bisa dikemas menjadi kompetisi olahraga yang mengajak masyarakat bergerak sekaligus melihat langsung persoalan sampah di ruang publik.

Hal ini dilakukan lewat kompetisi supotsu gomihiroi atau spogomi. Tidak hanya mendengar kampanye mengenai pentingnya menjaga kebersihan. Para peserta juga melihat secara langsung jenis sampah yang ditemukan di jalan, mengumpulkannya, kemudian memilahnya.

Persoalan sampah yang selama ini mungkin terasa jauh pun menjadi sesuatu yang bisa dilihat dan disentuh secara langsung.

Spogomi berasal dari Jepang dan merupakan konsep yang menggabungkan olahraga dengan aktivitas memungut sampah. Dari kegiatan sederhana tersebut, spogomi berkembang menjadi kompetisi internasional, termasuk melalui Spogomi World Cup.

Di Jakarta, konsep tersebut mempertemukan peserta dari berbagai latar belakang, mulai dari pekerja kantoran, pelajar SMP dan SMA/SMK, mahasiswa, komunitas, hingga masyarakat umum.

Baca Juga: Yuk, Mulai Kebiasaan Memilah Sampah di Rumah dengan Inspirasi dari IKEA Ini

Ketua Subkelompok Pemberdayaan Masyarakat Dinas Lingkungan Hidup Provinsi DKI Jakarta Susi Andriani mengatakan, kegiatan tersebut sejalan dengan upaya pemerintah meningkatkan keterlibatan masyarakat dan dunia usaha dalam pengelolaan sampah.

“Acara ini sangat bagus karena melibatkan peran serta masyarakat, terutama dari dunia usaha. Banyak sekali dunia usaha yang ikut mendukung kegiatan Spogomi,” ujar Susi dalam keterangan resminya, Rabu (26/8).

Menurut Susi, kolaborasi berbagai pihak dibutuhkan untuk mendukung Instruksi Gubernur Nomor 5 Tahun 2026 tentang Gerakan Pemilahan dan Pengelolaan Sampah dari Sumber.

Artinya, persoalan sampah Jakarta tidak bisa hanya dibebankan kepada pemerintah. Masyarakat dan pelaku usaha juga memiliki peran dalam mengurangi sampah sejak dari sumbernya.

Susi menambahkan, salah satu perhatian dalam pengurangan sampah di Jakarta adalah sampah organik yang masih mendominasi timbulan sampah.

Masyarakat pun didorong untuk mengelola sampah organik dari lingkungan masing-masing. Sejumlah cara dapat dilakukan, antara lain menggunakan komposter, lubang resapan biopori, maupun metode pengolahan lain yang sesuai.

Baca Juga: Kelola Sampah Organik dari Rumah, Rumah Maggot Garudafood Bisa Jadi Peluang Usaha

Semakin banyak sampah yang dapat diselesaikan dari sumbernya, semakin kecil pula beban yang harus dibawa menuju fasilitas pengolahan akhir.

Jakarta juga tengah memperkuat sejumlah pendekatan pengelolaan sampah, termasuk pengembangan fasilitas pengolahan sampah menjadi bahan bakar alternatif untuk sampah residu yang sudah tidak dapat dimanfaatkan melalui pemilahan biasa.

“Tujuan kita memang mengurangi jumlah sampah yang dihasilkan di DKI Jakarta. Melalui kegiatan seperti ini, masyarakat diharapkan semakin peduli untuk mengurangi dan mengolah sampah,” kata Susi.

Disamping itu, Marketing Manager AEON Delight Indonesia (PT Sinar Jernih Sarana), Caesario Mi’radz menilai, dampak spogomi tidak semata-mata dapat dilihat dari berapa kilogram sampah yang berhasil dikumpulkan pada hari pelaksanaan.

“Bagi kami, spogomi bukan sekadar kegiatan memungut sampah. Ini bentuk nyata komitmen untuk ikut menjaga lingkungan dan membangun kesadaran masyarakat,” katanya.

Menurut Caesario, perubahan besar bisa dimulai dari tindakan yang terlihat kecil. Ketika seseorang terbiasa memungut dan memilah sampah serta memahami sampah yang dihasilkannya, kebiasaan tersebut diharapkan ikut terbawa ke rumah, tempat kerja, maupun lingkungan sekitar.

Baca Juga: Punya Botol Bekas Saus atau Kecap, Begini Cara Agar Tak Jadi Sampah

“Yang lebih penting adalah apa yang terjadi setelah kegiatan ini selesai. Kami berharap setiap peserta pulang dengan kesadaran baru bahwa sampah yang kita hasilkan adalah tanggung jawab kita,” ujarnya.

Minister Urusan Ekonomi Kedutaan Besar Jepang di Indonesia Kenji Enoshita mengatakan, salah satu pelajaran penting dari Jepang adalah bagaimana pengelolaan sampah dibangun dari kebiasaan individu.

Edukasi mengenai pemilahan sampah, menurut dia, perlu dimulai dari lingkungan terkecil seperti keluarga dan sekolah. Setelah menjadi kebiasaan, perilaku tersebut dapat diperkuat dengan sistem pengelolaan dan kolaborasi berbagai pihak.

Pendekatan ini menjadi relevan karena persoalan sampah tidak cukup diselesaikan hanya dengan membangun fasilitas pengolahan atau mengandalkan perusahaan dan pemerintah.

Ada bagian lain yang tidak kalah penting, yakni kebiasaan masyarakat dalam memperlakukan sampah yang mereka hasilkan setiap hari.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TERBARU

Promo A&W Spesial Rabu Terakhir Agustus 2026, Buy 1 Get 1 Burger Mulai Rp 42 Ribuan

Kesempatan terakhir memanfaatkan promo A&W WednesDeal hari ini untuk menikmati beli 1 Spicy Chicken Sandwich gratis 1 Mozza Burger. 

Mengenal Spogomi Jepang, Konsep yang Gabungkan Olahraga dan Aktivitas Memungut Sampah

Yuk, mengenal spogomi asal Jepang, konsep yang menggabungkan olahraga dengan aktivitas memungut sampah.

Ramalan 12 Zodiak Hari Ini Rabu 26 Agustus 2026, Beri Ruang untuk Berpikir

Simak ramalan 12 zodiak hari ini Rabu 26 Agustus 2026, cek karier, keuangan, asmara, dan kesehatan Aries hingga Pisces paling terbaru di sini.

Ramalan Shio Hari Ini Rabu 26 Agustus 2026, Banyak Peluang Besar Menanti

Simak ramalan shio hari ini Rabu 26 Agustus 2026, cek peruntungan 12 shio dalam karier, keuangan, cinta dan kesehatan paling terbaru.​

Cuma Hari Ini! Serbu Promo McD Spesial 35 Tahun, Makan Enak Lengkap Cuma Rp 35 Ribuan

Nikmati promo McD spesial perayaan 35 tahun cuma hari ini, 26 Agustus 2026. Dapatkan paket makan lengkap mulai dari Rp 35.000 saja.

Siswa Perlu Mendapat Bekal Kemampuan Ini untuk Menentukan Masa Depan Mereka

Siswa perlu dibekali kemampuan  berpikir secara mandiri, mempertanyakan gagasan, mencari solusi, dan memahami konsekuensi dari setiap keputusan.

Masuk Industri Film, Ini Cara Show Token Kembangkan Ekosistem Kripto

​Pengembangan aset digital kini merambah sektor hiburan, termasuk melalui ekosistem berbasis blockchain yang dikembangkan Show Token.

Order Makin Banyak, Ini Hal yang Perlu Diperhatikan Pelaku Usaha

​Bukan hanya penjualan yang perlu digenjot, kesiapan operasional juga penting ketika bisnis mulai berkembang dan jumlah pesanan bertambah

Waspadai Koreksi IHSG, Berikut 4 Rekomendasi Saham dari MNC Sekuritas (26/8)

IHSG rawan mengalami koreksi pada perdagangan Rabu (26/8/2026).​ Simak rekomendasi saham dari MNC Sekuritas untuk hari ini.

IHSG Ada Peluang Rebound, Cek 6 Rekomendasi Saham Pilihan BNI Sekuritas (26/8)

IHSG berpotensi rebound pada perdagangan Rabu (26/8/2026).​ Berikut rekomendasi saham dari BNI Sekuritas untuk hari ini.