M O M S M O N E Y I D
Santai

Gerakan Pilah Sampah, Dampak Besar Dimulai dari Dapur Anda

Gerakan Pilah Sampah, Dampak Besar Dimulai dari Dapur Anda
Reporter: Francisca Bertha Vistika  |  Editor: Francisca bertha


MOMSMONEY.ID - Masih banyak orang membuang sampah rumah tangga tanpa dipilah terlebih dulu. Padahal, kebiasaan sederhana ini bisa membantu mengurangi penumpukan sampah di tempat pembuangan akhir (TPA) sekaligus mempermudah proses daur ulang.

Supaya sampah lebih mudah diolah, masyarakat dianjurkan mulai memilah sampah dari rumah.

Caranya pun sederhana, yakni mengosongkan dan melipat kemasan, memastikan sampah tetap bersih dan kering, lalu membuangnya sesuai jenis seperti organik, nonorganik, atau plastik.

Edukasi soal pemilahan sampah ini dilakukan melalui program “Unicharm Green Action: Ayo Pilah Sampah 3R Bersama!” di Karawang bersama Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan Kabupaten Karawang dan KSM Sahabat Lingkungan Desa Warung Bambu.

Baca Juga: Dari Sampah Bisa Jadi Tabungan, Ini 5 Manfaat Pilah Sampah ala Wings

Kegiatan tersebut menyasar ibu rumah tangga, kader PKK, hingga Posyandu agar kebiasaan memilah sampah bisa dimulai dari rumah tangga.

Selain edukasi, Unicharm juga memberikan fasilitas tempat sampah Drop Box EPR untuk membantu warga membiasakan diri membuang sampah sesuai jenisnya.

Penata Kelola Penyehatan Lingkungan Ahli Muda DLHK Kabupaten Karawang, Agus Yuniarto, mengatakan pengelolaan sampah perlu dimulai dari rumah.

“Masalah sampah tidak bisa diselesaikan hanya oleh pemerintah. Butuh sinergi kolaboratif antara regulator, pihak swasta, dan masyarakat agar bisa betul-betul memulai upaya pemilahan sampah dari rumah,” ujarnya dalam keterangan resmi, Senin (18/5).

Sementara itu, Presiden Direktur PT Uni-Charm Indonesia Tbk, Yasutaka Nishioka mengatakan kebiasaan kecil sehari-hari bisa membantu mendukung keberlanjutan lingkungan.

“Di Unicharm, kami memiliki slogan Ethical Living for SDGs, yang bermakna menerapkan kebaikan kecil di kehidupan sehari-hari demi berkontribusi mewujudkan tujuan pembangunan berkelanjutan,” ungkapnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Video Terkait

TERBARU

Hasil Hylo Open 2026: Jonatan dan Amri/Nita ke Perempatfinal

Hasil Hylo Open 2026 babak 16 besar, Kamis (29/10), Jonatan Christie dan Amri Syahnawi/Nita Violina Marwah melenggang ke perempatfinal.

Peringatan Dini BMKG Cuaca Besok (30/10): 8 Wilayah di Jabodetabek Ini Hujan Deras

Peringatan dini BMKG cuaca besok Jumat (30/10), Waspada hujan lebat di sejumlah wilayah Jabodetabek berikut ini.

Hujan Lebat Guyur 26 Provinsi Ini, Simak Peringatan Dini BMKG Cuaca Besok (30/10)

BMKG merilis peringatan dini cuaca besok 30 Oktober 2026 dengan status Siaga hujan sangat lebat dan Waspada hujan lebat di banyak provinsi ini.

Apakah Anda Termasuk? Cek 7 Kelompok Orang yang Sebaiknya Stop Minum Kopi

Mulai dari anak-anak hingga orang dengan masalah pencernaan, kebiasaan minum kopi justru bisa memicu kondisi yang lebih serius.

Stop Takut Ngemil pas Diet! Ini Manfaat Cokelat Hitam yang Bantu Turunkan Berat Badan

Kata siapa diet tidak boleh makan cokelat? Manfaat cokelat hitam justru efektif cegah penumpukan lemak dan bikin kenyang jika dikonsumsi benar.  

Empat Langkah Yang Perlu Diperhatikan Menyikapi Kondisi Pasar Saham Saat ini

Rencana MSCI untuk mereklasifikasi pasar saham Indonesia imbas tidak adanya transparansi perlu diantisipasi oleh para investor.

Bra Terlalu Longgar? Jangan Dipakai, Ini 5 Efek Sampingnya bagi Payudara

Kali ini MomsMoney akan membagikan informasi tentang 5 efek samping bra yang terlalu longgar. Simak sampai akhir, Moms.

Anak Remaja Anda Sedang Stres? 4 Teknik Relaksasi Sederhana Ini Bisa Membantu Moms

Untuk membantu anak remaja Anda mengatasi stres akibat berbagai tekanan hidup, ajarkanlah mereka untuk melakukan 4 teknik relaksasi sederhana ini.

Risiko Diabetes Tipe 2 Meningkat, 4 Jenis Makanan Ini Biang Keroknya!

Ada 4 jenis makanan yang meningkatkan risiko diabetes tipe 2. Apa saja? Cari tahu informasinya di sini.

Asuransi Mobil Masih Jadi Pertimbangan, Literasi Jadi Tantangan

Asuransi Astra mendorong peningkatan literasi asuransi kendaraan agar masyarakat lebih memahami pentingnya perlindungan terhadap risiko.