MOMSMONEY.ID - Sampah sisa makanan di rumah ternyata tak harus berakhir di tempat pembuangan. Melalui budidaya maggot atau larva Black Soldier Fly (BSF), limbah organik bisa diolah menjadi pakan ternak hingga pupuk organik yang memiliki nilai ekonomi.
Melihat potensi tersebut, PT Garudafood Putra Putri Jaya Tbk meresmikan Rumah Maggot Garudafood di Kelurahan Depok Jaya, Kecamatan Pancoran Mas, Kota Depok.
Fasilitas ini menjadi bagian dari Program Kampung Wirausaha Maggot Garudafood yang bertujuan membantu warga mengelola sampah organik sekaligus menciptakan peluang usaha.
Head of Corporate Communication and External Relations Garudafood Dian Astriana mengatakan, program ini dirancang agar masyarakat dapat memperoleh manfaat ekonomi sekaligus menjaga lingkungan.
"Rumah Maggot Garudafood merupakan wujud komitmen Garudafood dalam menjalankan program pemberdayaan masyarakat yang berkelanjutan melalui pendekatan Creating Shared Value (CSV), dengan menciptakan manfaat bersama bagi masyarakat, lingkungan, dan perusahaan," ujar Dian dalam keterangan Selasa (21/7).
Baca Juga: Dari Sisa Makanan hingga Limbah Organik, Ini Cara Sampah Dimanfaatkan Kembali
Program ini juga memberikan pelatihan budidaya maggot serta pendampingan bagi kelompok warga.
Salah satu penerima manfaat, Hadijah mengungkapkan, kelompoknya berhasil memanen 20 kilogram maggot pada panen perdana.
"Yang paling mengharukan adalah melihat antusiasme warga sekitar yang kini secara mandiri membawa sampah organik mereka ke sini. Rumah Maggot Garudafood ini terbukti hadir sebagai solusi nyata dalam mengurai permasalahan sampah organik di lingkungan kami," katanya.
Sejak dimulai pada 2024, Program Kampung Wirausaha Maggot Garudafood telah menjangkau tujuh kelurahan di Kota Depok dengan melibatkan lebih dari 60 kepala keluarga.
Hingga Juni 2026, program ini telah menghasilkan 9,7 ton maggot BSF, mengolah lebih dari 100 ton sampah organik rumah tangga, serta berkontribusi mengurangi emisi karbon hingga 325 ton CO₂e.
Ke depan, Garudafood berencana memperluas program ke berbagai daerah dan membangun ekosistem budidaya maggot yang terintegrasi, sehingga semakin banyak masyarakat yang bisa mengolah sampah rumah tangga menjadi produk bernilai ekonomi.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News