M O M S M O N E Y I D
HOME, Keluarga

Mengenal Kondisi Halitosis pada Anjing, Apakah Anda Harus Khawatir?

Penulis: Anggi Miftasha  |  Editor: Anggi Miftasha


MOMSMONEY.ID - Perawatan gigi dan mulut sama pentingnya dengan perawatan bulu serta kulit anjing. Hal ini untuk menghindarkan hal-hal yang berkaitan dengan masalah kebersihan dan kesehatan mulutnya. Misalnya, halitosis.

Dilansir dari Petmd, halitosis adalah istilah medis yang digunakan untuk menggambarkan bau tak sedap yang berasal dari mulut. Beberapa bau dari mulut anjing sebenarnya adalah hal yang normal, tetapi baunya tidak boleh terlalu kuat. Bau mulut berlebih tidak hanya menjadi menjijikan, tetapi ini menjadi sebuah tanda adanya masalah kesehatan.

Baca Juga: 6 Tanda Umum Anjing Peliharaan Mengalami Malnutrisi

Masalah kesehatan halitosis ini dalam kebanyakan kasus tidak ada gejala lain selain bau mulut tersebut. Namun, bila ini datang dari penyakit mulut, gejala lainnya bisa termasuk menggaruk mulut, ketidakmampuan untuk makan (anoreksia), gigi longgar, air liur berlebih, dan pendarahan.

Penyebab Kondisi Halitosis

Ada berbagai kondisi yang dapat menyebabkan kondisi halitosis ini. Dilansir dari VCA Hospitals, penyebab paling umum dari halitosis pada anjing adalah penyakit periodontal yang timbul dari plak (biofilm) dan pembentukan karang gigi. Biofilm plak terbentuk di atas gigi yang baru dibersihkan dan dipoles segera setelah anjing mengeluarkan air liur. Dalam beberapa hari, plak menjadi termineralisasi, menghasilkan karang gigi kasar (kalkulus) yang menumpuk lebih banyak plak dan menyebabkan radang gusi (gingivitis).

Ketika plak menumpuk dan gingivitis berkembang menjadi periodontitis (kehilangan penyangga gigi), flora bakteri di mulut berubah dari bakteri baik menjadi bakteri jahat. Bakteri jahat ini menyebabkan pembusukan yang menciptakan senyawa belerang yang berbau. Hewan Anda mungkin juga telah memakan sesuatu yang tidak enak yang mengandung senyawa sulfur volatile. Senyawa ini ini ditemukan dalam makanan nanas, anggur, markisa, barang, dan brokoli.

Baca Juga: Hati-Hati, Barang-Barang Rumah Tangga Ini Beracun untuk Anjing Peliharaan

Selain itu, penyebab lain juga terjadi karena pertumbuhan gigi, penyakit gastrointestinal penyakit metabolik, dan kebiasaan diet yang tidak menyenangkan. Penyebab-penyebab tersebut harus diketahui agar masalah halitosis dapat diatasi sesuai dengan penyebabnya.

Apakah Halitosis pada Anjing Perlu Dikhawatirkan?

Halitosis tidak berbahaya selama penyebabnya tidak berasal dari penyakit serius. Bila ini disebabkan oleh plak gigi dan kotoran di mulut, Anda dapat mengatasinya dengan memberi anjing perawatan harian. Anda mungkin juga perlu mengunjungi dokter hewan untuk membersihkan karang gigi anjing.

Selain itu, perlu Anda ketahui bahwa beberapa ras anjing memiliki kecenderungan memiliki masalah gusi, sehingga cenderung memiliki bau mulut. Mereka adalah ras kecil yang berhidung pesek. Ini karena kecenderungan anatomis mereka yang mungkin menjadi sumber utama bau mulut. Sementara anjing dengan bulu panjang berjanggut juga dapat mengembangkan halitosis. Ini karena rambut panjang di sekitar mulutnya lebih mudah kotor karena partikel makanan dan air liur. Akhirnya ini akan menampung bakteri dan menghasilkan bau yang tidak sedap.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TERBARU

4 Tips Makeup Baddie untuk Pemula dari Mata hingga Bibir, Catat Ya!

Berikut adalah 4 tips makeup baddie untuk pemula yang ingin tampil memukau dan penuh percaya diri. Simak sampai akhir.  

Empat Tip Menjadi Menteri Keuangan Rumah Tangga Yang Kompeten

Salah satu tugas utama Moms sebagai ibu di rumah tangga adalah mengelola keuangan keluarga agar segala kebutuhan terjamin.

Rahasia Awet Muda & Sehat! Intip 8 Makanan Orang Jepang yang Kaya Nutrisi Ini, yuk

Temukan deretan makanan orang Jepang seperti matcha hingga natto yang kaya antioksidan dan efektif mencegah penuaan dini.

Kacang vs Popcorn: Mana Camilan yang Lebih Aman untuk Gula Darah?

Suka ngemil tapi khawatir gula darah melonjak? Ketahui perbandingan kandungan nutrisi kacang dan popcorn agar Anda bisa tetap ngemil dengan aman.  

Sering Bunyikan Jari sampai Terdengar 'Krek'? Awas 5 Bahaya Membunyikan Jari Berikut

Jangan biarkan kebiasaan kecil merusak kesehatan tangan Anda. Ketahui bahaya membunyikan jari agar terhindar dari risiko osteoarthritis.

Menjadi Konten Kreator Bisa Dilakukan Dimana Saja Lo Moms

Kementerian Ekraf merancang Program Aktivasi Desa Kreatif secara berkelanjutan di 80 desa di seluruh Indonesia.

23 Provinsi Ini Diguyur Hujan Lebat, Cek Peringatan Dini BMKG Cuaca Besok (3/11)

BMKG mengeluarkan peringatan dini cuaca besok Selasa 3 November 2026 dengan status Waspada hujan lebat di banyak provinsi berikut ini.

Sumatera Utara Masih Diguyur Hujan Besok (3/11), Cek Suhu Tiap Wilayah

BMKG memprakirakan hujan ringan di 28 wilayah Sumatera Utara pada Selasa (3/11), sedangkan Humbang Hasundutan berpotensi hujan sedang.

Olahraga Sambil Lestarikan Budaya, Ini Manfaat Senam Lancang Kuning

Tak sekadar menjaga kebugaran, Senam Lancang Kuning juga menjadi cara mengenalkan budaya Melayu  melalui aktivitas fisik yang menyenangkan.

Wilayah Ini Masih Berpotensi Hujan, Cek Cuaca Yogyakarta Besok (3/11)

BMKG memprakirakan sebagian besar wilayah Yogyakarta berpotensi mengalami hujan ringan besok. Simak rincian prakiraan cuacanya.