M O M S M O N E Y I D
HOME, Santai

Mengenal Duck Syndrome yang Rawan Terjadi pada Mahasiswa dan Pekerja Baru

Mengenal Duck Syndrome yang Rawan Terjadi pada Mahasiswa dan Pekerja Baru
Reporter: Christ Penthatesia  |  Editor: Christ Penthatesia


MOMSMONEY.ID - Dengan semakin berkembangnya zaman, fenomena yang menyangkut masalah kesehatan mental juga semakin banyak ditemui.

Salah satunya adalah fenomena yang disebut dengan duck syndrome yang kerap dialami oleh milenial masa kini. Duck syndrome merupakan suatu fenomena dimana adanya perilaku seseorang yang terlihat baik-baik saja, namun ternyata menyimpan banyak masalah.

Melansir dari laman Better Help, duck syndrome sendiri sebenarnya bukan merupakan gangguan kesehatan mental maupun sebuah kondisi diagnosis formal yang diberikan oleh ahli.

Baca Juga: Lagi Mau Magang? Yuk, Coba Cari Lowongan Magang di Website Ini

Duck Syndrome lebih akrab disebut dengan Stanford Duck Syndrome karena pertama kali digunakan oleh mahasiswa universitas Stanford. Istilah duck atau bebek ini digunakan karena memiliki penjelasan dan filosofi yang sama seperti kehidupan mahasiswa disana.

Kehidupan mahasiswa yang ppenuh dengan banyak tuntutan tugas dan kewajiban namun mereka juga dituntut untuk bisa tetap memenuhi kebutuhannya bersama teman-temannya seperti tidak ada masalah dalam tanggung jawab mereka.

Karena tidak adanya diagnosis formal yang diberikan oleh ahli, maka duck syndrome ini sebenarnya tidak memiliki diagnosis atau gejala formal.

Namun laman Medicine Net menjelaskan bahwa gejala yang bisa dilihat adalah terlihat baik-baik saja, bisa mengikuti seluruh kewajiban dan tanggung jawab, namun ternyata memiliki kehidupan yang banyak masalah atau kewajiban lainnya yang menumpuk dan harus dipenuhi.

Baca Juga: The Red Sleeve, Drama Korea Saeguk Terbaru yang Miliki Kisah Romantis dan Manis

Selain itu, ciri lainnya yang bisa dikaitkan dengan duck syndrome adalah adanya perasaan bahwa orang lain bisa melakukan, merasakan, atau pun hidup baik-baik saja dibanding dengan dirinya. Sehingga hal tersebut bisa memicu timbulnya duck syndrome.

Di samping itu, duck syndrome juga masih memiliki korelasi dengan munculnya stress. Lantaran terlalu banyaknya stress yang menumpuk karena tuntutan yang berlebih namun harus tetap memasang wajah bahagia dan senyum di wajah seperti tidak ada masalah.

Sehingga laman Better Help pun menjelaskan bahwa duck syndrome ini juga memiliki faktor pemicunya sendiri. Seperti transisi kehidupan dari masa sekolah ke kehidupan mahasiswa atau dari kehidupan mahasiswa ke dunia kerja yang penuh dengan tuntutan.

Sosial media juga memiliki peran dan menjadi faktor penyebab munculnya duck syndrome. Membandingkan kehidupan orang yang ada di sosial media dengan diri sendiri bisa membuat munculnya rasa kompetitif yang bisa memicu timbulnya stress atau kewalahan.

Peran keluarga juga bisa menjadi salah satu faktor munculnya duck syndrome. Tuntutan dari keluarga untuk selalu memenuhi standart tinggi seperti mendapat nilai yang bagus, mendapatkan pekerjaan yang bonafit juga menjadi pemicu munculnya duck syndrome.

Selanjutnya: Bikin Penasaran, Akhirnya Spiderman No Way Home Rilis Trailer Officialnya

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TERBARU

Daftar Negara dengan PPN Tertinggi Di Dunia dan Pengaruhnya ke Biaya Hidup

Simak daftar negara dengan PPN tertinggi di dunia dan pahami dampaknya terhadap harga barang serta daya beli Anda maupun masyarakat global.  

Karier Anda Bisa Aman! Paklaring Sah Jamin Klaim JHT dan Kredit Lancar

Paklaring sering dibutuhkan saat pindah kerja dan urus hak karyawan. Simak fungsi, manfaat, dan contoh paklaring yang benar ini, ya.  

7 Kebocoran Finansial yang Sering Menghambat Kekayaan Tanpa Disadari

Simak yuk, kebiasaan kecil yang tampak normal ternyata bisa jadi kebocoran finansial dan menghambat kekayaan Anda pelan-pelan.

Jeda Digital Penting! Cara Mudah Buat Ruang Analog di Rumah, Lepas Layar

Yuk cek cara membuat ruang analog di rumah Anda agar lepas dari layar, pikiran lebih fokus, dan hidup terasa lebih seimbang setiap hari.

3 Warna Cat Kamar Tidur yang Sebaiknya Dihindari agar Tidur Lebih Berkualitas

Simak yuk, berikut warna cat kamar tidur yang sebaiknya dihindari agar ruang istirahat terasa lebih nyaman dan mendukung tidur nyenyak.  

Desain Rumah Modern Bisa Terlihat Kuno! Hindari Kesalahan Penataan Permadani Ini

Permadani klasik kembali tren di 2026, ini cara menatanya agar rumah terasa hangat, berkarakter, dan cocok untuk gaya hidup modern, yuk simak.

Ramalan Zodiak Keuangan dan Karier Besok Rabu 11 Februari 2026, Aktif Berbagai Ide

Berikut ramalan keuangan dan karier 12 zodiak besok Rabu 11 Februari 2026, cek peluang kerja, strategi tim, dan arah rezekimu.  

Ada Diskon 30%, KAI Siapkan 1,2 Juta Kursi Selama Angkutan Lebaran

PT Kereta Api Indonesia (Persero) menyiapkan lebih dari 1,2 juta tempat duduk yang mendapat diskon 30% untuk angkutan Lebaran. 

Mudik Lebaran 2026, Indonesia AirAsia Siapkan Diskon Mulai 17%

Penawaran ini berlaku untuk periode pembelian tiket 10 Februari - 29 Maret 2026 dengan keberangkatan 14 - 29 Maret 2026.​

Tidak Hanya Belanja, IKEA Hadirkan Aktivitas Seru Bersama Keluarga

Pengunjung IKEA bisa mengikuti games mencari voucher, mendapat makanan gratis dan aktivitas anak yang seru.