M O M S M O N E Y I D
Bugar

10 Makanan yang Sering Diremehkan tapi Ternyata Bagus untuk Kesehatan

10 Makanan yang Sering Diremehkan tapi Ternyata Bagus untuk Kesehatan
Penulis: Rezki Wening Hayuningtyas  |  Editor: Rezki Wening Hayuningtyas


MOMSMONEY.ID - Ada beberapa makanan yang sering diremehkan tapi ternyata bagus untuk kesehatan. Apa sajakah itu?

Banyak orang mengaitkan makanan sehat dengan bahan mahal, tren superfood, atau menu impor yang sulit ditemukan.

Padahal, di sekitar kita ada banyak makanan sederhana yang sering dianggap biasa saja, bahkan diremehkan, tetapi justru menyimpan manfaat kesehatan yang luar biasa. Karena tampilannya sederhana atau harganya terjangkau, makanan ini kerap luput dari perhatian.

Kesehatan tidak selalu datang dari hal yang rumit. Justru makanan yang akrab di dapur sehari-hari sering kali mengandung nutrisi penting yang dibutuhkan tubuh.

Baca Juga: 6 Alasan Tidur Bisa Bikin Berat Badan Turun yang Jarang Diketahui

Melansir dari laman Verywell Health, berikut ini beberapa makanan yang sering diremehkan tapi ternyata bagus untuk kesehatan:

1. Selada air

Selada air adalah sayuran hijau berdaun kecil dengan rasa agak pedas, mirip kangkung. Sayuran ini rendah kalori tetapi sangat kaya vitamin, mineral, antioksidan, dan serat. Selada air bahkan termasuk sayuran dengan kandungan nutrisi tinggi karena satu porsi saja sudah mencukupi kebutuhan harian vitamin K, yang penting untuk proses pembekuan darah.

Selain itu, selada air mengandung antioksidan yang membantu mengurangi peradangan dan menurunkan risiko beberapa jenis kanker, seperti kanker usus dan kulit. Selada air bisa digunakan sebagai bahan salad atau tambahan pada pizza dan pasta.

2. Lentil

Lentil adalah biji bijian kecil yang termasuk keluarga kacang kacangan. Makanan ini kaya serat dan protein nabati, serta mengandung vitamin B, magnesium, kalium, dan seng. Lentil sangat cocok untuk vegetarian dan vegan karena dapat memenuhi sekitar seperempat kebutuhan protein harian.

Lentil juga mengandung zat besi yang biasanya banyak ditemukan pada daging. Manfaatnya antara lain membantu pencernaan, mencegah sembelit, menyehatkan usus, serta menurunkan risiko penyakit jantung dan diabetes tipe 2. Lentil bisa dinikmati sebagai sup atau semur.

3. Kubis

Kubis termasuk sayuran silangan seperti brokoli dan kubis Brussel. Meski sering kurang diminati, nilai gizinya tidak kalah tinggi. Kubis rendah kalori tetapi kaya serat, vitamin K, dan folat.

Kubis juga mengandung antioksidan yang melindungi sel tubuh dari kerusakan dan membantu menurunkan peradangan. Konsumsi sayuran silangan seperti kubis terbukti dapat menurunkan penanda inflamasi dalam darah. Kubis bisa diolah menjadi kimchi, coleslaw, atau gulungan kubis.

4. Kacang polong

Kacang polong mudah didapat, terjangkau, dan bergizi tinggi. Meski sering dianggap sayuran, kacang polong sebenarnya termasuk kacang kacangan. Kandungan serat dan proteinnya cukup tinggi, dan proteinnya lebih mudah dicerna dibanding protein hewani.

Serat dalam kacang polong membantu melancarkan buang air besar dan menjaga kesehatan pencernaan. Kacang polong cocok ditambahkan ke sup, semur, atau pasta.

Baca Juga: 9 Khasiat Konsumsi Jus Timun untuk Kesehatan Tubuh

5. Seledri

Seledri sering hanya dianggap pelengkap masakan, padahal kaya vitamin, mineral, dan antioksidan. Seledri mengandung vitamin C, beta karoten, dan flavonoid yang membantu melindungi sel serta pembuluh darah dari peradangan.

Selain dimasak, seledri juga enak dimakan mentah sebagai camilan sehat dengan hummus atau selai kacang.

6. Plum kering

Plum kering dikenal efektif untuk mengatasi sembelit karena kandungan seratnya yang tinggi. Buah ini juga mengandung sorbitol, yaitu gula alami yang membantu mempercepat proses pencernaan.

Selain melancarkan pencernaan, konsumsi plum kering juga dapat membantu mengurangi gejala kandung kemih terlalu aktif. Plum kering bisa dimakan langsung atau dicampur ke yogurt dan smoothie.

7. Kiwi

Kiwi adalah buah kecil berwarna hijau yang kaya serat, vitamin, mineral, dan antioksidan. Kiwi mengandung karotenoid yang membantu melindungi jantung dan menurunkan risiko kanker tertentu.

Penelitian menunjukkan bahwa konsumsi kiwi secara rutin dapat menurunkan tekanan darah, kolesterol total, dan trigliserida. Kiwi cocok dijadikan camilan atau tambahan pada oatmeal dan yogurt.

8. Jelai

Jelai adalah biji-bijian utuh yang kaya serat, mangan, dan selenium. Jelai mengandung beta glukan, yaitu serat larut yang membantu memperlambat pencernaan, menjaga gula darah tetap stabil, dan meningkatkan penyerapan nutrisi.

Serat larut juga membantu mengontrol rasa lapar, mendukung berat badan sehat, dan menurunkan risiko penyakit metabolik. Merendam jelai sebelum dimasak dapat meningkatkan penyerapan nutrisinya.

Baca Juga: 7 Kebiasaan di Pagi Hari yang Bisa Bikin Berat Badan Turun

9. Sarden

Sarden adalah ikan kecil yang kaya kalsium, protein, magnesium, dan asam lemak omega 3. Omega 3 membantu meningkatkan kesehatan pembuluh darah dan menurunkan risiko penyakit jantung.

Konsumsi sarden secara rutin juga dikaitkan dengan risiko diabetes tipe 2 yang lebih rendah. Sarden bisa dinikmati di atas roti gandum, salad, atau pasta.

10. Ikan teri

Ikan teri populer dalam pola makan Mediterania dan kaya selenium, omega 3, serta antioksidan. Kandungan ini membantu menurunkan risiko kanker tertentu serta mendukung kesehatan jantung.

Omega 3 dalam ikan teri juga bermanfaat untuk kesehatan otak, suasana hati, dan menurunkan risiko demensia serta Alzheimer. Ikan teri cocok ditambahkan ke pizza, pasta, atau nasi untuk menambah rasa dan manfaat kesehatan.

Itulah beberapa makanan yang sering diremehkan tapi ternyata bagus untuk kesehatan. Semoga bermanfaat.

Baca Juga: 9 Khasiat Konsumsi Biji Selasih untuk Kesehatan Tubuh yang Tak Banyak Diketahui

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TERBARU

Daftar Film Biopik Tokoh Ternama Dunia, Film Oasis Masih Tayang di Bioskop

Jika ingin mengetahui kisah hidup tokoh ternama yang legendaris, Anda bisa menonton film biografi berikut ini.

Layar AMOLED 120Hz HP Samsung Ini Sangat Terang, Kecerahannya Capai 1.900 Nit

Layar AMOLED 120Hz HP Samsung ini sangat terang hingga 1.900 nit. Cek pengujian gaming berat yang bikin performanya melambat signifikan di sini.

Penderita Gula Darah Tinggi Tetap Bisa Makan Nasi, Ini Trik & Porsi Amannya

Indeks glikemik nasi memengaruhi kecepatan lonjakan glukosa. Simak tips kombinasi lauk dan rempah untuk menekan risiko gula darah tinggi.

Penting untuk Menurunkan Kolesterol Tinggi, Cegah Gejala yang Mengancam Jantung

Kolesterol tinggi sering kali tidak menunjukkan gejala awal. Kenali membentangkan plak arteri sebelum memicu penyumbatan jantung.

Cheat Day Bikin Diet Makin Berantakan? Cek Kata Ahli dan Cara Lakukannya di Sini

Apa itu cheat day dalam dunia diet yang kerap dijadikan alasan untuk makan makanan favorit? Yuk ketahui fakta lengkapnya di sini.

Tren Foto Jadul Tahun 80-an Pakai ChatGPT Menjamur di Medsos, Cek Cara Bikinnya

Tren foto jadul tahun 80-an sedang ramai di medsos. Simak cara mudah serta racikan prompt ChatGPT untuk hasilnya.

Jangan Panik! Lakukan Cara Mengatasi Keracunan Makanan pada Anak Berikut Ini

Pelajari cara mengatasi keracunan makanan pada anak sebagai pertolongan pertama untuk meminimalisir risiko yang lebih serius.

Bedak Sering Cracky? Intip Moisturizer Hyaluronic Acid yang Bikin Makeup Nempel

Moisturizer biasa kerap membuat wajah berminyak dan makeup bergeser. Lihat pilihan moisturizer ringan yang bikin kulit plumpy seketika.

Obat Herbal untuk Penderita Asam Urat, Bantu Turunkan Purin Tanpa Obat Dokter

Penumpukan kristal asam urat berisiko merusak fungsi ginjal. Simak daftar obat herbal dan pengobatan rumahan yang efektif mengatasinya.

Daftar Jus Buah untuk Atasi Gerd, Tetap Sehat dan Segar

Masukan dalam daftar makanan, berikut daftar jus buah yang bisa membantu atasi gerd saat tiba-tiba muncul.