M O M S M O N E Y I D
BisnisYuk

Mengenal Aksara, Aplikasi yang Bantu Daerah Pantau Aksi Lingkungan

Mengenal Aksara, Aplikasi yang Bantu Daerah Pantau Aksi Lingkungan
Reporter: Francisca Bertha Vistika  |  Editor: Francisca bertha


MOMSMONEY.ID - Aksara menjadi aplikasi yang membantu pemerintah daerah mencatat, memantau, dan mengevaluasi berbagai upaya penurunan emisi gas rumah kaca (GRK).

Melalui satu platform, data dari berbagai sektor dapat dikumpulkan sehingga menjadi dasar penyusunan kebijakan lingkungan dan pengelolaan anggaran yang lebih tepat sasaran.

Aksara merupakan singkatan dari Aplikasi Perencanaan, Pemantauan, dan Evaluasi Aksi Pembangunan Rendah Karbon dan Berketahanan Iklim yang dikembangkan Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN)/Bappenas.

Cara kerjanya dimulai dari penginputan data oleh pemerintah daerah. Data tersebut berasal dari berbagai sektor, seperti kehutanan, pertanian, energi, transportasi, hingga pengelolaan limbah.

Selanjutnya, seluruh data dipetakan dan dievaluasi secara berkala untuk melihat perkembangan upaya penurunan emisi di masing-masing daerah.

Baca Juga: Langkah Membumi 2026, Ini Rangkaian Programnya yang Dorong Gaya Hidup Berkelanjutan

Tak hanya mengumpulkan data, Aksara juga membantu meningkatkan kualitas pelaporan. Dengan data yang lebih akurat dan terintegrasi, pemerintah dapat mengukur capaian pembangunan rendah karbon sekaligus menyusun kebijakan yang lebih efektif untuk mendukung target ekonomi hijau.

Keunggulan lainnya, Aksara telah terhubung dengan fitur Climate Budget Tagging melalui platform CONNECT yang dikembangkan bersama Kementerian Keuangan.

Integrasi ini membantu menghubungkan data aksi penurunan emisi dengan anggaran daerah sehingga pembiayaan program terkait iklim dapat dipantau secara lebih transparan.

Kemitraan GIZ mendukung penuh penguatan kapasitas kelembagaan menuju pembangunan yang lebih hijau dan berkelanjutan. Aplikasi Aksara memiliki peran strategis dalam mengubah catatan administratif aksi penurunan emisi menjadi basis data yang valid untuk memperkuat daya saing ekonomi dan terhadap iklim.

"Penguatan kapasitas daerah ini krusial demi mewujudkan pembiayaan hijau yang tepat sasaran," ujar Karin Allgoewer, Commission Manager Climate and Biodiversity Hub Indonesia GIZ Indonesia & ASEAN, dalam keterangan resmi Kamis (1/7).

Baca Juga: Ingin Lingkungan Lebih Hijau, Ini Aksi Nyata yang Bisa Dilakukan

Karin menambahkan Aksara dikembangkan atas dukungan teknis dan pendanaan dari Pemerintah Jerman melalui GIZ sebagai bagian dari kemitraan strategis jangka panjang antara Indonesia dan Jerman dalam mempercepat transisi energi hijau dan pembangunan ekonomi rendah karbon.

Melalui dukungan ini, GIZ membantu memperkuat penyusunan metodologi penghitungan emisi Gas Rumah Kaca yang akurat dan berstandar internasional, integrasi sistem pemantauan, peningkatan kapasitas daerah, serta transisi menuju sistem pelaporan penurunan emisi yang lebih transparan.

Untuk mendukung penerapan Aksara, ratusan perwakilan Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) dan Dinas Lingkungan Hidup dari 38 provinsi mengikuti Lokakarya Nasional Pelaporan Aksi Pembangunan Rendah Karbon di Bogor pada 30 Juni hingga 2 Juli 2026.

Dalam pelatihan tersebut, peserta mempraktikkan penginputan data emisi dan simulasi perhitungan Indeks Ekonomi Hijau agar pelaporan dari daerah semakin akurat.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TERBARU

Hasil Bulu Tangkis Asian Games 2026: Pastikan Medali, 4 Wakil Indonesia ke Semifinal

Hasil Bulu Tangkis Asian Games 2026 babak perempatfinal, Minggu (27/9), empat wakil Indonesia melaju ke babak semifinal dan pastikan medali.

Anak Belajar Bukan Hanya dari Rumah, Begini Pengaruh Lingkungan di Sekitarnya

Cara anak berpikir dan membayangkan masa depan tak hanya terbentuk dari keluarga, tetapi juga dari orang-orang yang ditemuinya setiap hari.

Peringatan Dini BMKG Cuaca Besok (28/9), Hujan Lebat Guyur 3 Daerah di Jabodetabek

Peringatan dini BMKG cuaca besok Senin (28/9), Waspada hujan lebat di daerah Jabodetabek berikut ini.​

Bukan Sekadar Cari Informasi, Ini Pentingnya Anak Rajin Membaca di Era AI

Di tengah banjir informasi dari AI dan media sosial, anak perlu belajar memahami, membandingkan, dan mempertanyakan informasi.

Hujan Lebat Turun di 20 Provinsi Ini, Cek Peringatan Dini BMKG Cuaca Besok (28/9)

BMKG merilis peringatan dini cuaca besok Senin 28 September 2026 dengan status Waspada hujan lebat di provinsi berikut ini.

4 Langkah Cespleng Agar Terhindar dari Paparan Debu Saat Beraktivitas

Debu luar ruangan imbas dari kemarau berkepanjangan bisa mengganggu kesehatan terutama pernapasan, ada baiknya tetap waspada.

Program Laksmi Mendorong Kemandirian Ekonomi Perempuan

Kementerian UMKM merilis Program Laksmi yang bertujuan untuk menciptakan kemandirian pengusaha mikro perempuan dalam berusaha.

Shopee Ajak Anak Muda Pakai Batik Lewat Festival Batik Nusantara

Shopee melalui Shopee Pilih Lokal menghadirkan Festival Batik Nusantara mulai 25 September hingga 2 Oktober 2026.​

Duolingo Mencatat Minat Masyarakat Indonesia Belajar Bahasa Asing Melonjak

Indonesia merupakan salah satu dari lima pasar Duolingo dengan pertumbuhan pengguna aktif harian tercepat di dunia dari tahun ke tahun.​

Film Agensi Rumah Tangga Raih 1 Juta Penonton

Film Agensi Rumah Tangga yang diproduksi oleh Starvision dan disutradarai berhasil meraih 1.003.835 penonton​.