M O M S M O N E Y I D
HOME, Keluarga

Mengapa Udara di Rumah Bisa Terasa Panas? Berikut Penyebabnya

Penulis: Kania Paramahita  |  Editor: Kania Paramahita


MOMSMONEY.ID - Udara yang panas mungkin sudah menjadi hal yang akrab bagi penduduk negara tropis seperti Indonesia.

Namun, walaupun sudah terbiasa, adakalanya udara dan hawa panas bisa terasa mengganggu, terutama jika sedang bersantai dengan nyaman di rumah.

Untuk membantu mengurangi hawa panas yang ada di rumah, pertama-tama Anda perlu mengetahui hal-hal apa saja yang bisa membuat rumah terasa lebih panas dari biasanya. Yuk, simak penjelasannya berikut ini!

Baca Juga: 5 Kesalahan Menata Rumah Kecil, Bikin Sempit dan Tidak Nyaman

Jendela yang terbuka

Dikutip dari laman Homenish, jendela yang dibiarkan terbuka tanpa ditutupi oleh tirai dan sejenisnya akan membuat cahaya matahari masuk dengan mudah ke rumah. Jika terpapar sinar matahari dalam waktu lama, suhu panas akan menumpuk dan membuat rumah Anda terasa lebih panas.

Sirkulasi udara kurang maksimal

Udara yang tidak mengalir dengan bebas bisa membuat rumah terasa sumpek dan makin panas. Untuk mengatasinya, Anda bisa memaksimalkan sirkulasi udara dengan beberapa cara, seperti membuka pintu dan jendela, menggunakan kipas angin, hingga menggunakan exhaust fan.

Plafon rendah

Selain pintu dan jendela rumah yang sering tertutup, plafon rumah yang terlalu rendah juga bisa membuat udara di dalam rumah terasa sumpek dan panas. Jika Anda telanjur memiliki plafon rumah yang rendah, cobalah untuk memaksimalkan sirkulasi udara di dalam rumah untuk mengurangi hawa panas.

Baca Juga: Tak Punya AC? Bikin Rumah Sejuk dan Nyaman dengan Cara Ini, Yuk!

Pilihan warna dan bahan atap

Melansir laman 99.co, pilihan warna dan bahan atap ternyata dapat mempengaruhi suhu di dalam rumah, lo. Misalnya, atap dengan warna gelap akan menyerap lebih banyak suhu panas dibandingkan atap berwarna cerah, sedangkan atap berbahan asbes, seng, hingga plastik akan membuat rumah terasa lebih panas dibandingkan atap berbahan genteng.

Udara yang lembap

Tingkat kelembapan udara cukup berpengaruh terhadap suhu di rumah. Semakin tinggi kelembapan udara, hawa panas di rumah akan makin terasa. Untuk mengatasinya, Anda bisa menggunakan air conditioner atau air humidifier untuk membantu menarik kelembapan tersebut dari rumah Anda.

Baca Juga: 4 Rekomendasi Dehumidifier untuk Kurangi Kelembapan Udara di Rumah

Peralatan elektronik yang menyala

Dilansir dari Bobvila, peralatan rumah tangga elektronik yang dibiarkan menyala bisa melepaskan panas yang menumpuk, sehingga membuat rumah terasa lebih panas. Anda bisa mengatasinya dengan cara mencabut alat elektronik yang tidak digunakan (misalnya charger ponsel), hingga menggunakan lampu LED.

Tidak ada pohon

Pohon merupakan salah satu peneduh alami yang ampuh membuat rumah terasa lebih sejuk. Jika lingkungan rumah Anda tidak memiliki pohon, maka hal tersebut bisa membuat suhu di sekitar rumah terasa lebih panas. Anda bisa menanam pohon di sekitar rumah atau menempatkan beberapa tanaman hias untuk membantu menyegarkan udara di rumah.

Itulah beberapa hal yang bisa menyebabkan udara terasa panas di rumah. Semoga penjelasan di atas bermanfaat untuk Anda!

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TERBARU

Promo Alfamart Serba Gratis Periode 1-15 Juli 2026, Beli 2 Gratis 1 Campina Happy Cow

Manfaatkan Promo Alfamart Serba Gratis Periode 1-15 Juli 2026 untuk belanja Beli 1 Gratis 1 dan Beli 2 Gratis 1.

Harga Buyback Emas Hari Ini 1 Juli 2026: Mayoritas Turun, Hanya Merek Ini Stabil

Harga buyback mayoritas merek emas turun lagi hari ini. Penuran terbesar pada emas UBS. Cek rincian penurunannya sebelum jual!

Saham PRDL Sudah Bisa Dipesan di Harga Rp 120, Masa Offering 1-7 Juli

Bagi investor yang berminat pada IPO PT Prodia Diagnostic Line Tbk (PRDL), pemesanan saham sudah dapat dilakukan mulai hari ini 1-7 Juli 2026. 

Mudahkan Pengguna, Shopee Luncurkan Belanja Instant 1 Jam Tiba

Shopee Belanja Instant 1 Jam Tiba memberikan kemudahan bagi pengguna dapatkan produk dengan proses yang cepat dan efisien.​

Mengenal Canaya, Kopi dengan Teknologi Pengeringan Panas Bumi Pertama di Dunia

Pertamina Geothermal Energy memperkenalkan kopi Canaya sebagai pionir geothermal coffee process (GCP) pertama di dunia.

Promo Alfamart Paling Murah Sejagat 1-7 Juli 2026, Mie Sedaap Kuah Beli 3 Lebih Hemat

Manfaatkan promo Alfamart Paling Murah Sejagat periode 1-7 Juli 2026 untuk belanja lebih hemat. Cek di sini.

IPO JECX Masuk Masa Offering, Bisa Pesan Saham Mulai Hari Ini di Harga Rp 1.250

Masa penawaran umum perdana saham atau initial public offering (IPO) PT Nitrasanata Dharma Tbk dengan kode saham JECX berlangsung 1-3 Juli 2026.

Sudah Bisa Dipesan, Masa Penawaran IPO JELI Dimulai, Harga Dipatok Rp 900 per Saham

Masa penawaran umum perdana saham atau initial public offering (IPO) PT Niramas Utama Tbk dengan kode saham JELI resmi dimulai pada Rabu (1/7). 

Mengenal Aksara, Aplikasi yang Bantu Daerah Pantau Aksi Lingkungan

Aksara membantu pemerintah daerah mencatat, memantau, hingga mengevaluasi aksi penurunan emisi dalam satu platform yang terintegrasi.​

Ada Program Hemat Super Sehat dari Kimia Farma Apotek di PRJ lo, Hingga 12 Juli

PT Kimia Farma Apotek (KFA), jaringan ritel farmasi milik BUMN di Indonesia, ikut berpartisipasi di Jakarta Fair 2026