M O M S M O N E Y I D
AturUang

Mau Ambil Alih KPR? Cek 5 Hal Ini Dahulu supaya Enggak Bikin Pusing di Kemudian Hari

Mau Ambil Alih KPR? Cek 5 Hal Ini Dahulu supaya Enggak Bikin Pusing di Kemudian Hari
Reporter: Ramadhan Widiantoro  |  Editor: Ramadhan Widiantoro


MOMSMONEY.ID - Mari cek sebelum take over KPR supaya tidak salah langkah. Di tengah kebutuhan rumah yang terus meningkat, keputusan tepat jadi kuncinya.

Belakangan ini, banyak orang mulai melirik take over KPR sebagai cara untuk mendapatkan cicilan rumah yang lebih ringan atau menyesuaikan kondisi keuangan. 

Tapi prosesnya tidak sesederhana memindahkan cicilan ke bank lain. Ada banyak hal yang harus diperiksa secara teliti supaya tidak menimbulkan masalah yang baru dan lebih besar. 

Dengan persiapan matang dan proses resmi, take over bisa jadi strategi yang menguntungkan dan aman untuk jangka panjang.

Baca Juga: 5 Kesalahan Fatal saat Ambil Rumah KPR yang Bikin Finansial Kacau dan Harus Dihindari

Para pakar keuangan juga mengingatkan supaya pembeli tidak terburu memutuskan tanpa memahami detailnya. 

“Pemeriksaan menyeluruh sebelum take over pembiayaan rumah adalah langkah penting yang tidak boleh dilewatkan,” sebut OCBC di situs resminya.

Berikut panduan lengkap dan mudah dipahami sebelum memutuskan take over KPR.

Apa itu take over KPR dan kenapa jadi pilihan?

Take over KPR secara sederhana adalah memindahkan pembiayaan rumah dari bank lama ke bank baru atau dari pemilik sebelumnya ke pemilik baru dengan cara resmi sesuai aturan hukum. 

Banyak orang memilih opsi ini karena ingin mendapatkan bunga yang lebih rendah, memperpanjang tenor, atau mengambil rumah incaran tanpa mengajukan KPR dari awal. 

Selain itu, take over juga jadi solusi bagi yang ingin mengatur cicilan agar lebih sesuai kemampuan.

Legalitas dan kejelasan status rumah

Ini langkah pertama yang wajib dicek. Pastikan sertifikat rumah jelas dan sah. Cek apakah sertifikatnya SHM atau SHGB serta cocokkan nama pemilik di dokumen. 

Jangan sampai rumah masih bermasalah secara hukum seperti diblokir, dijadikan jaminan lain, atau sedang dalam sengketa.

Periksa juga kelengkapan dokumen seperti IMB dan riwayat PBB. Kalau ada dokumen yang kurang atau tidak jelas, sebaiknya pertimbangkan ulang karena bisa menyulitkan proses di masa depan.

Riwayat cicilan pemilik sebelumnya

Walaupun rumahnya terlihat bagus dan harganya menarik, jangan langsung percaya. Cek apakah cicilan sebelumnya lancar atau ada tunggakan. 

Banyak kasus take over dilakukan saat pembayaran macet dan ujung-ujungnya masalah jadi beban pembeli baru.

Solusi yang aman adalah minta laporan resmi ke bank mengenai sisa tenor, pokok pinjaman yang belum terbayar, serta apakah ada denda.

Proses resmi melalui bank

Hindari perjanjian bawah tangan meskipun terlihat lebih cepat dan praktis. Selama tidak melalui proses bank, kepemilikan rumah masih atas nama pemilik lama sehingga posisinya rentan dan tidak dilindungi hukum.

Jika dilakukan melalui bank, kemampuan finansial pembeli akan dianalisis ulang dan dibuat akad baru yang sah sehingga status hukum menjadi jelas dan aman.

Baca Juga: Cara Cerdas Punya Rumah Tanpa KPR yang Cocok untuk Generasi Sekarang

Hitung ulang kemampuan finansial

Sebelum mengambil keputusan, evaluasi kemampuan keuangan kamu secara realistis. Cicilan rumah idealnya tidak lebih dari 30 hingga 35% dari penghasilan bulanan. 

Jangan lupa hitung juga kebutuhan hidup sehari hari, dana darurat, dan kemungkinan pengeluaran tak terduga.

Dengan perhitungan yang tepat, cicilan tidak akan jadi beban dan lebih aman hingga tenor selesai.

Biaya tambahan yang sering muncul

Bukan cuma cicilan yang harus disiapkan. Take over biasanya juga membawa biaya tambahan seperti biaya notaris untuk pengurusan dokumen, administrasi bank, asuransi jiwa dan kebakaran, serta biaya balik nama sertifikat.

Jika dihitung dari awal, kamu bisa menentukan apakah take over benar benar lebih hemat dibanding mengajukan KPR baru.

Solusi take over resmi dan aman

Saat ini banyak bank di Indonesia yang menyediakan fasilitas take over termasuk OCBC dengan limit pembiayaan mulai dari sekitar lima ratus juta rupiah hingga lima miliar rupiah. 

Ada juga fitur KPR Easy Start yang membantu nasabah memulai cicilan lebih ringan di awal dengan pilihan tenor hingga dua puluh lima tahun. Opsi ini cocok buat kamu yang ingin fleksibilitas finansial dan proses yang jelas secara hukum.

Take over KPR bisa menjadi pilihan pintar untuk mendapatkan cicilan rumah yang lebih sesuai kemampuan. Namun sebelum melangkah, pastikan legalitas properti, riwayat cicilan, proses resmi bank, dan kondisi finansial pribadi sudah benar benar dipahami. 

Melalui persiapan matang, proses take over akan berjalan aman, legal, dan menguntungkan.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TERBARU

Promo Indomaret Super Hemat Terbaru sampai 21 Januari 2026, Sunlight Hemat Banyak!

Promo Indomaret Super Hemat terbagi menjadi dua kategori, yakni Food & Beverages dan Personal & Home Care. Cek di sini.

Promo Sultan Isra Miraj di Emado’s 8 Ayam & 10 Porsi Nasi Mandhi Harga Spesial

Emado's hadirkan promo paket Sultan Isra Miraj 8 ayam dan 10 nasi mandhi. Dapatkan harga spesial mulai 15-18 Januari 2026 sebelum promo ditutup.

Hari Terakhir Promo Hemat HokBen KA99ET Bank Saqu & 15 Tahun Chatime Diskon Spesial

Promo HokBen dan Chatime kompak beri harga spesial hari ini. Mulai dari Hoka Hemat Rp9.900 hingga Milk Tea Rp15.000. 

Promo Whoosh Libur Isra Miraj 2026: Tiket Murah untuk Long Weekend sampai 18 Januari

Whoosh hadirkan promo libur Isra Miraj 2026. Ada tiket murah untuk perjalanan liburan Anda dengan periode pemesanan 14-18 Januari.

Daftar HP Murah Spek Dewa Harga 4 Juta: Ada yang Tawarkan Baterai Jumbo 7300 mAh

Membeli HP 4 jutaan ternyata bisa dapat spek dewa, baterai 7300 mAh dan AnTuTu 1,5 juta. Ada selisih performa yang harus diwaspadai sebelum beli.

Waspadai Profit Taking, Ini Rekomendasi Saham BRI Danareksa Sekuritas Kamis (15/1)

IHSG rawan mengalami koreksi pada perdagangan Kamis (15/1/2026).​ Berikut rekomendasi saham pilihan BRI Danareksa Sekuritas​ hari ini.

Naik, Harga Emas Antam Hari Ini Kamis (15/1) Kembali Ukir Rekor Tertinggi Baru

Harga emas Antam hari ini ukuran 1 gram dibanderol Rp 2.675.000 Kamis (15/1/2026), naik Rp 10.000 dibanding harga Rabu (14/1/2026).

IHSG Berpotensi Terkoreksi, Simak Rekomendasi Saham BNI Sekuritas Kamis (15/1)

IHSG diproyeksikan terkoreksi pada perdagangan Kamis (15/1/2026).​ Cek daftar rekomendasi saham pilihan BNI Sekuritas​ untuk hari ini.

Masih Lanjut Menguat, Simak Rekomendasi Saham MNC Sekuritas Kamis (15/1)

IHSG masih memiliki peluang melanjutkan penguatan pada perdagangan Kamis (15/1/2026​). Simak rekomendasi saham pilihan MNC Sekuritas​ hari ini.

Ramalan 12 Zodiak Keuangan dan Karier Hari Ini Kamis 15 Januari 2026

Simak ramalan zodiak keuangan dan karier hari ini Kamis 15 Januari 2026, lengkap peluang kerja, strategi, dan arah profesional Anda.