MOMSMONEY.ID - Terdapat beberapa manfaat tidur yang cukup bagi penderita kolesterol tinggi. Demi kesehatan jantung, orang dewasa sebaiknya memiliki kadar kolesterol total di bawah 200 mg/dL.
Sementara, kolesterol LDL sebaiknya kurang dari 100 mg/dL atau di bawah 70 mg/dL bagi penderita penyakit jantung atau diabetes. Yoshinori Abe, dokter penyakit dalam mengungkapkan bahwa kolesterol HDL harus 40 mg/dL atau lebih tinggi untuk pria dan 50 mg/dL atau lebih tinggi untuk wanita.
Dilansir dari Webmd.com, kadar trigliserida harus kurang dari 150 mg/dL. LDL yang tinggi menyebabkan penumpukan plak lemak di arteri yang dapat memicu penyakit jantung.
Baca Juga: Alternatif Obat Kolesterol Selain Statin yang Aman: Penurunan hingga 50%
HDL adalah kolesterol baik, karena membantu menyingkirkan LDL guna mencegah penyakit jantung. Kadar trigliserida yang tinggi juga dapat menyebabkan penumpukan plak di arteri.
Apa yang terjadi saat tidur?
Tidur adalah waktu bagi tubuh untuk memulihkan diri dan mengisi kembali energi. Tubuh melepaskan hormon yang membantu perbaikan jaringan dan sel setelah aktivitas dan stres yang dialami saat terjaga.
Tekanan darah menurun, detak jantung melambat, dan pernapasan menjadi lebih rileks. Jantung pun memulihkan diri setelah bekerja keras sepanjang hari.
Sebagian besar orang dewasa sebaiknya menargetkan tidur yang berkualitas selama 7-9 jam setiap malam. Apa yang terjadi jika tidak mendapatkan istirahat yang cukup?
Anda berisiko mengalami masalah kesehatan yang dapat menyebabkan kadar kolesterol tinggi. Orang yang kurang tidur setiap malam lebih mungkin memiliki kadar trigliserida tinggi dan HDL yang rendah.
Meskipun, kadar LDL atau kolesterol jahat tidak terpengaruh oleh pola tidur tersebut. Orang yang tidur selama 8 jam setiap malam memiliki kadar HDL tertinggi.
Mengapa tidur memengaruhi kadar kolesterol?
Jika kurang tidur, keseimbangan hormon-hormon penting dapat terganggu. Tubuh akan memproduksi terlalu banyak hormon stres kortisol, hormon ghrelin yang meningkatkan nafsu makan dan menghasilkan leptin yang sedikit.
Ketidakseimbangan hormon ini juga dapat menyebabkan kadar kolesterol tidak seimbang. Orang yang tidurnya terganggu akibat sleep apnea sering kali memiliki kadar kolesterol total, kolesterol LDL, dan trigliserida yang tinggi.
Penderita sleep apnea juga cenderung memiliki kelebihan berat badan yang dapat memicu tingginya kadar kolesterol. Sebuah studi tahun 2022 di Journal of Clinical Sleep Medicine menemukan bahwa orang dengan kolesterol HDL yang lebih tinggi menghabiskan lebih banyak waktu untuk tidur nyenyak.
Penelitian yang diterbitkan dalam American Journal of Cardiology menunjukkan bahwa tidur kurang dari 6 jam dikaitkan dengan kolesterol LDL dan trigliserida yang lebih tinggi.
Tinjauan sistematis dalam Sleep Medicine Review menegaskan bahwa meningkatkan durasi dan kualitas tidur dapat menurunkan kolesterol total hingga 10% selama beberapa bulan.
Tidur berlebihan juga memengaruhi kadar kolesterol
Tidur berlebihan juga dapat memengaruhi kadar kolesterol. Wanita yang tidur selama 8 jam atau lebih setiap malam cenderung memiliki kadar kolesterol HDL yang rendah.
Sedangkan, wanita yang tidur kurang dari 5 jam atau 8 jam lebih setiap malam memiliki kadar trigliserida yang tinggi. Pria yang kurang tidur memiliki risiko lebih tinggi mengalami kolesterol LDL tinggi dibandingkan mereka yang tidur 8 jam atau lebih setiap malam.
Kadar kolesterol LDL pada wanita yang tidur terlalu lama maupun terlalu singkat menunjukkan hasil yang sama. Orang yang tidur selama 9 jam atau lebih setiap malam lebih berisiko mengalami kadar trigliserida tinggi dan obesitas.
Cara meningkatkan kualitas tidur yang tepat
Untuk mendapatkan durasi tidur yang tepat dan berkualitas setiap malam, lakukan langkah berikut:
- Tetapkan waktu tidur dan bangun yang sama setiap hari.
- Usahakan untuk tidur setidaknya 7 jam, namun tidak lebih dari 8 jam setiap malam.
- Pastikan kamar tidur sejuk, gelap, dan tenang. Jika perlu, nyalakan kipas angin, pasang tirai penahan cahaya dan gunakan penyumbat telinga.
- Bacalah buku atau berendam air hangat untuk menenangkan diri sebelum tidur.
- Jangan meletakkan ponsel di samping tempat tidur.
- Jangan tidur dalam keadaan lapar atau tidur setelah menyantap makanan berat.
- Batasi konsumsi alkohol, kafein, atau produk nikotin yang dapat mengganggu tidur.
- Sebelum tidur, redakan stres dan ketegangan otot dengan melakukan peregangan ringan.
Bagaimana dengan obat tidur? Obat-obatan dapat membantu beristirahat selama masa penuh tekanan atau saat perjalanan mengganggu jadwal rutin. Jika sering mengalami kesulitan tidur, konsultasikan dengan dokter.
Baca Juga: Kolesterol Disebabkan Oleh Apa? Karbohidrat Olahan & Makanan Tinggi Lemak Jenuh
Dokter akan memeriksa kondisi Anda untuk mengetahui penyebab masalah tersebut dan meresepkan obat untuk membantu mendapatkan istirahat yang cukup. Sekian manfaat tidur yang cukup bagi penderita kolesterol tinggi.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News