M O M S M O N E Y I D
Bugar

Manfaat Makan Tempe untuk Kesehatan Tubuh Anda, Apa Saja?

Penulis: Rezki Wening Hayuningtyas  |  Editor: Rezki Wening Hayuningtyas


MOMSMONEY.ID - Tahukah bahwa ada sejumlah manfaat makan tempe untuk kesehatan tubuh Anda, lho. Yuk, intip pembahasannya di sini!

Bagi banyak orang Indonesia, tempe bukan sekadar lauk pendamping nasi, melainkan bagian dari identitas kuliner bangsa.

Terbuat dari kedelai yang difermentasi dengan jamur Rhizopus oligosporus, tempe telah lama menjadi sumber protein nabati yang terjangkau sekaligus bergizi tinggi.

“Tempe bisa dijadikan lauk utama saat makan atau camilan sehat untuk membantu memenuhi kebutuhan protein harian. Rata-rata, tubuh membutuhkan sekitar 60 gram protein setiap hari,” jelas Dr. dr. Fiastuti Witjaksono, MSc, MS, SpGK, dokter spesialis gizi klinis dari RSCM.

Baca Juga: Manfaat Minum Teh Hitam untuk Kesehatan Tubuh Menurut Riset Ilmiah

Tempe bukan hanya baik untuk memenuhi kebutuhan gizi harian, tetapi juga memiliki manfaat kesehatan yang luar biasa. Menyadur dari laman Good Food, berikut ini beberapa manfaat makan tempe untuk kesehatan tubuh Anda:

1. Sumber protein nabati lengkap

Tempe berasal dari kedelai yang kaya akan protein nabati. Tempe mengandung sembilan asam amino esensial yang dibutuhkan tubuh untuk pertumbuhan, perbaikan sel, hingga menjaga daya tahan tubuh. Karena itu, tempe termasuk sumber protein lengkap, cocok untuk siapa saja, termasuk yang menjalani pola makan berbasis nabati.

2. Membantu mengontrol berat badan

Kandungan protein yang tinggi dalam tempe membuat kita merasa kenyang lebih lama. Efek mengenyangkan ini bisa membantu menekan rasa lapar berlebih sehingga bermanfaat bagi orang yang sedang menjaga pola makan atau ingin menurunkan berat badan.

3. Mengandung senyawa pelindung tubuh

Tempe kaya akan isoflavon, sejenis antioksidan alami dari kedelai. Senyawa ini membantu melindungi sel tubuh dari kerusakan akibat stres oksidatif, sehingga dapat mendukung kesehatan dalam jangka panjang.

4. Bermanfaat untuk wanita pascamenopause

Fitoestrogen dalam tempe, yaitu senyawa yang mirip dengan hormon estrogen, dapat membantu wanita pascamenopause. Konsumsi rutin kedelai dipercaya bisa mengurangi gejala seperti hot flush atau rasa panas tiba-tiba dan membantu menjaga kepadatan tulang.

Baca Juga: 10 Manfaat Daun Ketumbar bagi Kesehatan Tubuh

5. Menyehatkan sistem pencernaan

Meskipun bakteri baik dari fermentasi biasanya hilang saat dimasak, tempe tetap kaya serat prebiotik. Serat ini berfungsi sebagai makanan bagi bakteri baik di usus, sehingga membantu menjaga keseimbangan mikrobiota usus.

Saat bakteri baik tumbuh, mereka menghasilkan asam lemak rantai pendek yang bermanfaat bagi kesehatan pencernaan dan tubuh secara keseluruhan.

6. Baik untuk tulang

Tempe mengandung berbagai mineral penting seperti kalsium, magnesium, dan fosfor yang penting untuk kesehatan tulang. Proses fermentasi pada tempe juga membuat mineral tersebut lebih mudah diserap tubuh, sehingga semakin efektif dalam menjaga kekuatan tulang.

7. Membantu menurunkan kolesterol

Isoflavon dalam kedelai juga berperan dalam menurunkan kadar kolesterol, terutama LDL atau kolesterol jahat. Dengan rutin mengonsumsi tempe, risiko penyakit jantung bisa ikut berkurang karena kadar kolesterol total lebih terkontrol.

Itulah beberapa manfaat makan tempe untuk kesehatan tubuh Anda. Semoga bermanfaat.

Baca Juga: Ini Manfaat Jalan Kaki ala Jepang bagi Kesehatan Menurut Para Ahli

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TERBARU

Kris+ Rayakan Ulang Tahun, Tebar Promo dan Reward

Pengguna Kris+ berkesempatan mendapatkan hingga delapan miles per dolar Singapura, voucher diskon 50%, serta hadiah  selama Oktober 2026.

Rupiah Bertahan di Rp 18.000 atau Tembus Rp 18.200, Ini 5 Indikator Penentu

Analis EBC Financial Group mencermati lima indikator penentu arah rupiah, mulai dari harga minyak, arus modal asing hingga intervensi BI.  

Ini Tip Pengobatan dan Pencegahan Agar Suara Yang Hilang Kembali Bergema

Suara hilang bagi pekerja yang mengandalkan pita suara tentu menjadi persoalan, berikut ini langkah pengobatan dan pencegahannya.

5 Cara Mengatasi Badan Lemas saat Diet agar Tetap Bertenaga Sepanjang Hari

Ingin diet berhasil tanpa tersiksa rasa lemas? Terapkan cara mengatasi badan lemas berikut ini agar tubuh tetap bugar dan berenergi.

Kenali Amylophagia: Ini 5 Dampak Buruk Makan Tepung Terigu Mentah untuk Kesehatan

Ketahui alasan medis mengapa makan tepung terigu dalam kondisi mentah sangat berbahaya bagi saluran pencernaan dan kesehatan secara keseluruhan.

Ada 6 Tokenized Stocks Baru dari Tokocrypto, Cek yuk

Tokenized stocks memberikan eksposur terhadap underlying asset dan bukan merupakan kepemilikan langsung atas saham atau ETF yang mendasarinya.

Rekomendasi Pilihan Obat Influenza Tipe A yang Efektif Percepat Proses Penyembuhan

Kenali berbagai rekomendasi obat influenza tipe A mulai dari antivirus hingga pereda gejala untuk bantu tubuh pulih lebih cepat.

IHSG Berbalik Naik ke 6.036 pada Jumat (2/10), Cek Saham Top Gainers

IHSG pada Jumat ditutup menguat meskipun asing mencatat jual bersih alias net sell Rp 1,17 triliun. 

Update Harga Buyback Emas Hari Ini: UBS Naik, Antam Masih Tertinggi Rp 2.38 Juta

Emas UBS mencatat kenaikan harga buyback paling besar hari ini, sementara Antam turun, tetapi masih yang tertinggi.

Bank Indonesia Kurangi Intervensi Spot, Efektif Menjaga Rupiah?

Bank Indonesia menggeser strategi intervensi di pasar untuk menjaga nilai tukar rupiah terhadap dollar, sekaligus menghemat cadangan devisa.