M O M S M O N E Y I D
BisnisYuk

Manajemen Stok Jadi Kunci Maksimalkan Keuntungan Pasca Momentum Penjualan Musiman

Reporter: Jane Aprilyani  |  Editor: Jane Aprilyani


MOMSMONEY.ID - Momen hari raya atau libur nasional tak dipungkiri menghadirkan peluang yang signifikan bagi para peritel dalam meningkatkan penjualan mereka.

Tentu, melalui strategi promosi khusus yang tepat sasaran untuk menarik lebih banyak pelanggan dan mendorong pendapatan yang lebih tinggi.

Menurut Survei Penjualan Ritel oleh Bank Indonesia, Indonesia mencatat pertumbuhan yang lebih tinggi dalam Indeks Penjualan Riil (RSI) selama beberapa bulan terakhir.

Yakni, dengan peningkatan daya beli masyarakat selama bulan suci Ramadan yang juga dibantu strategi diskon menjelang Hari Raya Idul Fitri.

Namun, jika membahas persediaan untuk satu musim, sebagian besar peritel sudah sangat familiar dengan kemungkinan sisa stok pasca promosi musiman yang berujung menjadi limbah. 

Atau, penumpukan stok yang memiliki perputaran yang lambat dan tidak dapat dijual kembali, serta stok yang tidak mencukupi yang mengakibatkan berkurangnya volume penjualan di periode berikutnya.

Baca Juga: Simak Strategi Pemilik Buttonscarves Kembangkan Bisnis Kecantikan

Minat beli konsumen yang cenderung lebih tinggi selama periode musiman menyebabkan kesulitan dalam mengelola kelebihan barang promosi musiman.

Menanggapi hal tersebut, Onni Rautio, Direktur Penjualan di RELEX Solutions, mengungkapkan, salah satu penyebab utama dari kelebihan barang promosi pada musim tertentu adalah melebih-lebihkan estimasi permintaan dan meremehkan dampak dari perkiraan permintaan yang tidak akurat, yang berujung pada kelebihan stok.

Untuk mengatasi masalah ini secara efektif, peritel perlu mempertimbangkan keterkaitan antara ukuran toko dan proses penyetokan barang.

"Dengan menerapkan strategi optimalisasi persediaan barang yang matang serta pengelolaan persediaan barang yang cermat sebelum dan sesudah Idul Fitri, para peritel dapat menghindari potensi timbulnya masalah seperti kelebihan atau kehabisan stok serta memaksimalkan keuntungan pasca momentum penjualan musiman seperti Idul Fitri," ucap Onni dalam keterangan tertulis, Kamis (9/5).

Investasi dalam sistem pelacakan barang ritel berlebih (overstock) yang andal dapat membantu mencegah terjadinya hal tersebut dan memungkinkan bisnis untuk memaksimalkan keuntungan.

Teknologi manajemen stok menawarkan visibilitas secara real-time terhadap jumlah stok barang, sehingga memungkinkan pelaku bisnis untuk membuat keputusan yang tepat terkait pengisian ulang stok, pemenuhan pesanan, serta manajemen penyimpanan barang.

Baca Juga: Kisah dan Kiat Vanda Monica yang Sukses Berbisnis Alat Pancing

Dengan sistem yang tepat, perusahaan dapat mengoptimalkan kapasitas penyimpanan hingga 30%, menghindari kelebihan stok yang nantinya mampu untuk mengurangi tingkat limbah makanan hingga 10-40%.

Kemudian, mengurangi kemungkinan kehabisan stok hingga 25% selama masa promosi, dan meningkatkan akurasi inventaris secara keseluruhan dengan menjamin ketersediaan produk hingga 99%.

Ketika periode belanja Idul Fitri dimulai, Onni bilang, unit penyimpanan stok (SKU) di setiap toko dapat dipasok kembali melalui fitur pull control berdasarkan penjualan terakhir, perkiraan spesifik toko, dan persediaan barang yang aktual.

Onni mencatat, ketika ketersediaan stok sudah dipastikan sebelumnya, push control dapat digunakan menjelang akhir musim untuk memastikan produk musiman tidak menumpuk di gudang utama dan tidak ada kelebihan persediaan.

Di tangan tim perencanaan utama, solusi yang dilengkapi dengan informasi yang cukup terperinci di tingkat pusat dapat menjadi solusi yang sangat ampuh.

"Hal ini penting terutama selama periode Idul Fitri, ketika terdapat kemungkinan terjadinya fluktuasi permintaan konsumen dan kondisi pasar yang tidak menentu, sehingga para peritel dapat memfokuskan perhatian mereka pada hal-hal lain–terutama pada para pelanggan mereka," tutur Onni Rautio.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TERBARU

Promo Indomaret Weekend Treats 11-13 September 2026, Belfoods Safari Beli 1 Gratis 1

Promo Indomaret Weekend Treats Periode 11-13 September 2026. Cek dan manfaatkan untuk belanja hemat di akhir pekan.

Butter Baby Hadirkan Menu Spesial Bertema Dangdut dan Dessert Run 6K

Dari panggung dangdut hingga rute lari pagi, Butter Baby mengajak Jakarta merayakan dessert culture dengan cara yang lebih ekspresif.

Tekanan Global Masih Bayangi Pasar, Investor Disarankan Tetap Selektif

Investor dinilai perlu tetap selektif dengan mencermati fundamental dan perkembangan likuiditas domestik. 

Katalog Promo JSM Alfamidi Periode 11-13 September 2026, Cheetos Beli 2 Gratis 1

Cek dan manfaatkan promo JSM Alfamidi periode 11-13 September 2026 untuk belanja hemat selama akhir pekan ini.

Pasar Saham Membaik, tapi Belum Saatnya Bertindak Agresif

Pasar saham Indonesia mulai menunjukkan perbaikan. Namun, Manulife Aset Manajemen Indonesia ungkap sinyal yang ditunggu sebelum bersikap agresif.

Beberapa Langkah Supaya Koperasi Bisa Naik Kelas

Salah satu langkah agar koperasi bisa go internasional adalah dengan mengikuti pameran internasional untuk membuka akses pasar.

Akhir Pekan di Yogyakarta? Intip Prakiraan Cuaca Besok (12/9) dan Lusa

Seluruh wilayah DIY diprediksi berawan pada Sabtu. Kondisi lebih cerah pada Minggu, simak rincian cuacanya.

Pendaftaran MAF Impact Leaders Program Cohort IV Diperpanjang hingga 18 September

Mahasiswa muda masih bisa mendapatkan kesempatan beasiswa dari MAF hingga 18 September 2026.            

Waspadai Hujan Petir, Pantau Cuaca Sumatera Utara Besok (12/9) dan Lusa

Hujan ringan mendominasi Sumut pada Sabtu. Kondisi lebih beragam pada Minggu dengan hujan petir di sejumlah wilayah.

Antisipasi Hujan & Udara Kabur, Simak Cuaca Sumatera Selatan Besok (12/9) dan Lusa

BMKG memprakirakan cuaca Sumatera Selatan pada Sabtu dan Minggu didominasi berawan. Namun, ada wilayah yang diguyur hujan dan udara kabur.