M O M S M O N E Y I D
BisnisYuk

Makin Banyak Bisnis Andalkan AI, Kepatuhan Kini jadi Tantangan Baru

Makin Banyak Bisnis Andalkan AI, Kepatuhan Kini jadi Tantangan Baru
Reporter: Francisca Bertha Vistika  |  Editor: Francisca bertha


MOMSMONEY.ID - Kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI) semakin banyak dimanfaatkan dunia usaha untuk meningkatkan efisiensi kerja. Namun, penggunaan teknologi ini juga perlu dibarengi tata kelola yang baik agar tetap berada dalam koridor regulasi yang berlaku.

Salah satu tantangan yang dihadapi pelaku usaha bukan hanya menerapkan tata kelola AI, tetapi juga mampu membuktikan bahwa sistem AI yang digunakan berjalan sesuai aturan jika sewaktu-waktu diminta regulator.

Veranthios mengembangkan platform yang memantau risiko AI secara berkelanjutan. Sistem ini dapat mendeteksi perubahan perilaku AI (drift) secara real time, memantau aktivitas saat sistem berjalan, serta menerapkan guardrail otomatis untuk menilai risiko secara terus-menerus.

Jika perilaku AI, akses data, atau koneksi suatu agen AI berubah di luar batas yang telah ditetapkan, sistem akan langsung menandai dan mendokumentasikan perubahan tersebut.

Baca Juga: Bisnis Untung Besar: WhatsApp Kini Jadi Mesin Penjualan Otomatis!

Dengan begitu, perusahaan dapat menyiapkan paket bukti kepatuhan jauh sebelum tenggat pelaporan insiden selama 72 jam sebagaimana diatur dalam Undang-Undang Perlindungan Data Pribadi (UU PDP).

Veranthios juga menyiapkan satu paket bukti yang dapat memenuhi kebutuhan regulator di berbagai negara di kawasan Asia Pasifik, sehingga perusahaan tidak perlu menyiapkan dokumen berbeda untuk setiap regulator.

Untuk menghadirkan solusi tersebut di Indonesia, Veranthios menggandeng PT Digivla Indonesia yang berbasis di Jakarta Selatan.

Direktur Utama PT Digivla Indonesia Reza Maulana mengatakan, arah regulasi di Indonesia kini sudah semakin jelas. Menurutnya, tantangan dunia usaha saat ini bukan lagi memahami aturan yang berlaku, melainkan mampu membuktikan bahwa sistem AI yang digunakan berjalan sesuai koridor regulasi ketika diminta regulator.

"Tantangannya bukan lagi memahami apa yang diwajibkan aturan, melainkan membuktikan, kapan pun diminta, bahwa sistem AI perusahaan berjalan secara berkelanjutan di dalam koridor tersebut. Banyak organisasi masih belum memiliki visibilitas menyeluruh atas penggunaan AI, terlebih ketika AI agentik makin banyak dipakai," ujar Reza Maulana dalam keterangan resmi yang dikutip Selasa (28/7).

Ia menambahkan kemitraan dengan Veranthios memungkinkan perusahaan Indonesia menerapkan tata kelola AI dengan bukti yang dapat diverifikasi, sehingga memperkuat kepatuhan, menekan risiko operasional, dan mempercepat adopsi AI yang bertanggung jawab.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TERBARU

Mau Beli Emas? Cek Dulu Selisih Harga Jual dan Buyback Tiap Merek

Sebelum beli emas, ada baiknya membandingkan selisih harga jual dan buyback karena spread setiap merek masih cukup lebar.

Strategi Luangkan Ruang agar Rumah Siap Mengikuti Perubahan Kehidupan ala IKEA

IKEA kampanyekan "Luangkan Ruang: Agar yang Berarti Selalu Punya Tempat", dan mengajak masyarkaat untuk  memanfaatkan ruang yang sudah dimiliki. 

Atur Kamar Tidur dan Ruang Transisi agar Lebih Fungsional

IKEA menghadirkan inspirasi penataan dan solusi penyimpanan yang membantu kamar tidur tetap nyaman digunakan, meski fungsinya terus berkembang.

Pameran PRO AVL Indonesia 2026 Dibuka, Ada Kompetisi Vokal hingga Drum Battle

​Tak hanya untuk pelaku industri, pameran ini juga menghadirkan beragam hiburan dan program edukasi bagi masyarakat.

Makin Banyak Bisnis Andalkan AI, Kepatuhan Kini jadi Tantangan Baru

​Veranthios menggandeng PT Digivla Indonesia untuk menghadirkan solusi tata kelola AI bagi perusahaan di Indonesia.

Ranking Harga Buyback Emas Hari Ini, Galeri 24 Masih yang Tertinggi

Harga buyback emas hari ini bergerak bervariasi, dengan Galeri 24 tetap memimpin daftar harga buyback emas tertinggi.

Oona Catat Kenaikan 107,6% Asuransi Perjalanan ke Schengen, Liburan Makin Matang

Perjalanan internasional yang semakin kompleks mendorong wisatawan Indonesia mempersiapkan perlindungan sejak tahap perencanaan.

Fundamental Indonesia Tetap Kuat, AI dan Hilirisasi jadi Katalis Pertumbuhan Ekonomi

Perkembangan AI, pergeseran rantai pasok global, dan meningkatnya permintaan mineral strategis membuka peluang pertumbuhan ekonomi Indonesia.

Harga Emas Dunia Turun Tipis Jelang Keputusan Suku Bunga The Fed

Harga emas turun di tengah pasar swap menyiratkan 40% kemungkinan kenaikan 25 bps, tingkat ketidakpastian yang luar biasa tinggi. 

GENTLY Baby Hadirkan Cera-Care Biome Technology, Formula Lengkap Kulit si Kecil

Teknologi ini dirancang untuk membantu menjaga kesehatan skin barrier sekaligus mendukung keseimbangan mikrobioma pada kulit