M O M S M O N E Y I D
Keluarga

Lantai Kayu vs Karpet, Begini Perbandingannya!

Reporter: Benedicta Prima  |  Editor: Benedicta Alvinta


MOMSMONEY.ID - Temukan perbedaan, kelebihan dan kekurangan lantai kayu vs lantai karpet!

Melansir The Spruce, karpet dan kayu adalah dua jenis bahan lantai yang paling umum. Karpet adalah jenis lantai yang lembut, tidak terlalu mahal, mudah diganti-ganti, dan terbuat dari bahan sintetis. 

Sedangkan lantai kayu adalah jenis lantai dengan bahan alami, keras dan cukup mahal. Namun lebih tahan lama. 

Baca Juga: Dorong Hak-Hak Anak, Sarihusada Raih Pengharagaan Perusahaan Layak Anak

Kedua lantai tersebut, kayu vs karpet memiliki perannya masing-masing di dalam rumah. Masing-masing bisa digunakan di lokasi yang berbeda di rumah Anda. 

Masing-masing jenis lantai memiliki karakteristiknya. Sehingga beberapa penempatan akan sangat cocok untuk jenis lantai yang berbeda. Yuk, simak perbandingan kayu vs karpet, bagaimana perbandingan dan penggunaannya di rumah. 

Kayu vs Karpet
Sebagian besar karpet modern dibuat dengan memasang loop serat sintetis yang berjarak dekat melalui lembaran besar bahan pendukung. Ada beberapa karpet natural, kebanyakan katun atau wol, namun lebih banyak menggunakan bahan sintetis seperti nilon hingga poliester. 

Lantai kayu keras umumnya datang dalam salah satu dari dua bentuk. Lantai kayu keras padat, seperti namanya, adalah papan kayu solid yang digiling dari kayu kasar yang diambil dari pohon keras yang ditebang. 

Bentuk lain dari lantai kayu keras dikenal sebagai lantai kayu keras rekayasa. Papan ini dibuat dengan menempelkan lapisan permukaan kayu keras asli yang relatif tipis ke lapisan inti kayu lapis berkualitas tinggi yang lebih tebal dan murah. 

Baca Juga: Harga BBM Terbaru Agustus 2024: Pertamina Tetap, Shell dan BP Naik

Konstruksi ini tidak hanya membuat lantai lebih terjangkau, tetapi juga memberikan stabilitas kayu keras papan terhadap pelebaran dan penyusutan karena perubahan tingkat kelembapan. 

Penampilan lantai kayu vs karpet
Karpet menawarkan lebih banyak variasi dalam hal warna, tekstur dan nuansa. Selain itu, karpet memiliki kelebihan karena kelembutannya saat disentuh dan bisa menyuntikkan kesan lembut ke desain ruangan.

Tampilan lantai kayu memiliki daya tarik utama berupa warna kayu alami dan pola serat kayu yang menarik. Lantai kayu menegaskan desain ruangan.

Ketahanan air dan panas lantai kayu vs karpet
Serat sintetis pada karpet membuatnya sangat tahan terhadap air. Namun penting untuk mencegah air sampai ke lapisan belakang karena akan menimbulkan jamur dan bisa membusuk. 

Lantai kayu tidak direkomendasikan di tempat air atau kelembapan berada, meski banyak digunakan di dapur. Sebagian besar lantai kayu juga tidak direkomendasikan untuk pemasangan di bawah lempengan beton karena kelembapan tanah sering merembes melalui lempengan. 

Perawatan dan cara membersihkan lantai kayu vs karpet
Pembersihan rutin untuk karpet tidaklah sulit, cukup menggunakan vacuum cleaner. Namun karpet dianggap pilihan lantai yang buruk untuk penderita alergi karena mudah menyimpan debu di dalam serat-seratnya. 

Baca Juga: 5 Rekomendasi Film Romantis Untuk Rayakan National Girfriend Day Bareng Kekasih

Lantai kayu lebih mudah dibersihkan. Anda cukup menghilangkan kotoran dengan menyapu atau menggunakan penyedot debu. Jangan lupa secara berkala untuk mengepel dengan produk pembersih kayu. 

Pemasangan lantai kayu vs karpet
Cara memasang karpet cukuplah mudah. Pasang bantalan lapisan bawah dengan staples dan strip paku di sekitar tepi ruangan. Kemudian buka karpet dan pasang di sekeliling ruangan dengan mengaitkan karpet ke strip paku. 

Nah untuk memasang lantai kayu, Anda harrus meletakkan baris papan satu per satu, dimulai dari dinding terpanjang dan paling terlihat. Papan kayu kemudian dipasang dengan paku atau semen, diamplas dan diwarnai. Cara memasang yang lumayan sulit ini membuat pemasangan lantai kayu biasanya dilakukan oleh jasa profesional/ 

Itu tadi perbandingan antara lantai kayu vs karpet. Hal yang paling mendasar adalah menggunakan karpet bisa lebih meredam suara, dan lantai kayu akan lebih berisik saat Anda melangkah. 

Jika Anda ingin menggunakan salah satunya, simak baik-baik ya Moms mana yang lebih cocok dengan aktivitas Anda. 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TERBARU

5 Makanan yang Lebih Sehat Dimakan Mentah daripada Dimasak

Tahukah bahwa ada beberapa makanan yang lebih sehat dimakan mentah daripada dimasak, lho. Apa sajakah itu?  

6 Mitos tentang Karbohidrat yang Tidak Perlu Dipercaya

Ini dia beberapa mitos tentang karbohidrat yang tidak perlu dipercaya. Apa sajakah itu?             

5 Rekomendasi Minyak Paling Sehat untuk Saus Salad Anda

Yuk, coba beberapa rekomendasi minyak paling sehat untuk saus salad Anda. Ada apa saja?                  

Ruangan Sempit Terasa Sesak? Coba 6 Trik Cat Ini biar Rumah Tampak Lebih Luas

Trik pengecatan sederhana ini bisa membuat ruangan kecil terlihat lebih luas, nyaman, dan estetik tanpa renovasi besar.  

Ini Hal yang Disesali Pemilik Rumah saat Beli Meja Dapur Quartz Sebelum Renovasi

Sebelum memilih meja dapur quartz, yuk pahami dahulu kelebihan, kekurangan, dan pengalaman nyata pasca renovasi.​

Rumah Ramah ADHD Dewasa Makin Dicari, Ini Ide Desain yang Direkomendasikan

Berikut ini inspirasi rumah ramah ADHD yang bantu aktivitas lebih teratur, fokus meningkat, dan rutinitas harian terasa ringan.​

7 Efek Samping Serius Konsumsi Minuman Energi secara Rutin

Ada beberapa efek samping serius konsumsi minuman energi secara rutin, lho. Yuk, intip pembahasan lengkapnya di sini!  

3 Cara Magnesium Menjaga Kesehatan Jantung Anda

Begini cara magnesium menjaga kesehatan jantung Anda. Yuk, simak penjelasan lengkapnya di sini!       

10 Rekomendasi Kacang Tinggi Serat untuk Dikonsumsi

 Intip beberapa rekomendasi kacang tinggi serat untuk dikonsumsi berikut ini, yuk! Ada apa saja?           

7 Makanan yang Bisa Berinteraksi dengan Obat, Jangan Dikonsumsi Bersamaan!

Ini dia beberapa makanan yang bisa berinteraksi dengan obat yang Anda konsumsi. Cek daftarnya di sini, yuk!