M O M S M O N E Y I D
AturUang

5 Tips Investasi Bijak dan Terukur bagi Perempuan biar Keuangan Tetap Aman

5 Tips Investasi Bijak dan Terukur bagi Perempuan biar Keuangan Tetap Aman
Reporter: Jane Aprilyani  |  Editor: Jane Aprilyani


MOMSMONEY.ID - Mau mulai investasi? Yuk, simak tips investasi dengan bijak dan terukur untuk perempuan berikut ini dari Amartha.

Semakin banyak perempuan yang mulai menyadari pentingnya investasi sebagai bagian dari perencanaan keuangan jangka panjang.

Tak hanya untuk mengejar keuntungan, investasi kini menjadi cara untuk mempersiapkan berbagai kebutuhan masa depan, mulai dari dana pendidikan anak, membeli rumah, hingga dana pensiun.

Berkat kemudahan akses melalui platform digital, perempuan kini juga bisa mulai berinvestasi dengan modal yang lebih terjangkau.

Seiring meningkatnya minat tersebut, cara perempuan memilih instrumen investasi pun ikut berkembang. Certified Financial Planner (CFP) Lolita Setyawati mengungkapkan, investor kini tidak lagi sekadar mencari produk yang menawarkan keuntungan tinggi dalam waktu singkat.

Sebaliknya, mereka mulai mempertimbangkan kesesuaian investasi dengan profil risiko, tujuan keuangan, serta memahami bagaimana dana yang diinvestasikan dikelola.

Melihat keinginan investasi yang tinggi, Amartha menciptakan Amartha Prosper, salah satunya melalui Grassroots Growth Series (GGS). Ini adalah pilihan alternatif investasi yang memungkinkan masyarakat berinvestasi sekaligus terhubung dengan pembiayaan produktif bagi UMKM perempuan.

Baca Juga: Berapa Persen Gaji Sebaiknya Diinvestasikan? Ini Panduan Mengaturnya

Melalui GGS, investasi disalurkan kepada Ibu Mitra Amartha di lebih dari 50.000 desa di seluruh Indonesia dengan sektor usaha beragam sehingga memberikan portofolio risiko investasi yang dikelola secara terukur.

Julie Fauzie, Chief Funding Officer Amartha, mengatakan, di tengah kondisi pasar yang tidak menentu, masyarakat perlu semakin cermat memilih produk investasi.

Amartha Prosper memberi pilihan untuk masyarakat dapat berinvestasi sekaligus mendukung pembiayaan sektor riil, khususnya pembiayaan produktif UMKM perempuan di perdesaan.

"Investor bukan hanya memperoleh potensi imbal hasil, melainkan juga investasi yang disalurkan dapat memberi dampak ekonomi yang lebih luas dan inklusif," ucap Julie dalam keterangan resmi, Selasa (21/7).

Agar investasi dapat memberikan manfaat yang optimal, masyarakat perlu memahami tujuan keuangan, profil risiko, dan kondisi finansial sebelum memilih instrumen investasi.

Untuk itu, Amartha bersama Lolita Setyawati membagikan tips berinvestasi dengan bijak dan terukur:

1. Pastikan keuangan dasar sudah aman

Sebelum mulai berinvestasi, penting untuk memahami kondisi keuangan pribadi. Menurut Lolita, investasi sebaiknya dilakukan ketika kebutuhan dasar sudah tertata, termasuk memiliki cash flow yang sehat, cicilan terkendali, serta memastikan tersedianya anggaran darurat.

"Anggaran darurat tetap perlu diprioritaskan. Idealnya anggaran tersebut mencapai enam kali pengeluaran bulanan. Namun, jika belum memungkinkan, setidaknya mulai dari dua hingga tiga kali pengeluaran bulanan," jelas Lolita.

Ia juga mengingatkan agar masyarakat tidak menggunakan anggaran darurat atau anggaran pinjaman untuk berinvestasi. Investasi sebaiknya menggunakan “uang dingin”, yaitu anggaran yang memang tidak digunakan untuk kebutuhan pokok dalam waktu dekat.

Baca Juga: Dana Darurat atau Investasi? Begini Cara Menentukan Pilihan yang Tepat

2. Kenali tujuan dan profil risiko

Setiap individu memiliki tujuan investasi yang berbeda, mulai dari pendidikan, pensiun, membeli rumah, hingga menjaga nilai aset agar tidak tergerus inflasi. Karena itu, investor perlu memahami tujuan, risiko, serta cara kerja produk investasi sebelum mengambil keputusan.

"Ketika mau memulai berinvestasi, yang paling penting sebenarnya kenali diri sendiri dulu. Tujuan investasinya untuk apa, seberapa besar toleransi terhadap risiko, dan apa yang akan dilakukan jika hasilnya tidak sesuai harapan," kata Lolita.

Menurutnya, jangan berinvestasi hanya karena melihat orang lain mendapat imbal hasil atau takut tertinggal tren. Rasa cemas dalam investasi adalah hal yang wajar. Namun, kecemasan itu dapat dikurangi ketika kita memahami cara kerja produk investasi, risiko, serta potensi imbal hasilnya.

3. Pilih produk yang legal dan logis

Di tengah semakin banyaknya pilihan produk investasi, masyarakat perlu lebih cermat dalam memilih instrumen yang sesuai dengan kebutuhan dan profil risikonya.

Lolita menekankan pentingnya memperhatikan legalitas produk, mekanisme pengelolaan  investasi, potensi imbal hasil, serta kesesuaian dengan tujuan dan kondisi keuangan masing-masing.

Prinsipnya sederhana, yaitu legal dan logis. Legal berarti produk tersebut memiliki izin dan berada di bawah pengawasan otoritas terkait. Sementara logis maksudnya kita memahami bagaimana pos keuangan dikelola, ke mana dana disalurkan, serta dari mana potensi imbal hasilnya berasal.

"Karena itu, ketika memilih investasi, sebaiknya tidak hanya melihat angka return, tetapi juga mempertimbangkan tujuan dan rencana keuangan masing-masing investor," ujar Lolita.

Dalam konteks ini, Grassroots Growth Series dari Amartha Prosper memiliki beberapa profil investasi yang dapat disesuaikan dengan karakteristik investor, meliputi Balanced-Flex, Balanced, Progressive, dan Dynamic.

Setiap profil dirancang untuk mengakomodir kebutuhan investor yang berbeda, mulai dari yang mengutamakan fleksibilitas hingga yang mencari potensi imbal hasil lebih tinggi.

Baca Juga: Tips Investasi bagi Pemula di Era Pesatnya Platform Digital

4. Mulai dari nominal kecil, tetapi konsisten

Banyak yang masih beranggapan bahwa investasi membutuhkan modal besar. Padahal, langkah terpenting dalam berinvestasi adalah memulai sedini mungkin dan melakukannya secara konsisten sesuai kemampuan finansial.

Dulu, orang berpikir harus punya uang banyak dulu baru bisa mulai investasi. Sekarang, aksesnya sudah jauh lebih mudah dan nominalnya juga semakin terjangkau.

"Jadi, tidak perlu menunggu punya modal besar. Semakin cepat seseorang mulai berinvestasi, semakin besar peluang imbal hasil tersebut berkembang dalam jangka panjang," tutur Lolita.

5. Pertimbangkan nilai tambah dari penyaluran investasi

Seiring kemudahan dalam mengakses informasi keuangan, masyarakat mulai lebih cermat memahami ke mana dana investasi ditempatkan.

Bagi sebagian investor, ini menjadi penting karena membantu mereka mengetahui bagaimana dana dikelola dan sektor apa yang menjadi tujuan penyalurannya. Salah satunya melalui investasi yang menghubungkan modal publik dengan kebutuhan pembiayaan produktif UMKM di Indonesia.

Bagi mereka yang kebutuhan keuangan dasarnya sudah terpenuhi, mulai muncul keinginan untuk memahami ke mana dana investasi ditempatkan dan dikelola, serta nilai tambah apa yang dapat dihasilkan.

"Investasi yang terhubung dengan pembiayaan produktif UMKM dapat menjadi pilihan selama investor tetap memahami legalitas, mekanisme, risiko, dan potensi imbal hasilnya," kata Lolita.

Baca Juga: Hadapi Ketidakpastian Ekonomi, Diversifikasi Jadi Kunci Kelola Investasi

Sekadar informasi saja, selama lebih dari 16 tahun, Amartha telah menyalurkan modal usaha kepada lebih dari 4 juta UMKM perempuan di perdesaan dengan total permodalan yang disalurkan mencapai lebih dari Rp 47 triliun.

Nilai ganda tersebut mendapat sambutan positif dari investor ritel, tercermin dari tingginya minat terhadap Amartha Prosper sejak diluncurkan pada Januari 2026.

Selain menawarkan potensi pertumbuhan yang menarik, Amartha Prosper juga menjadi alternatif investasi di luar aset konvensional sehingga dapat membantu investor mendiversifikasi portofolio, sembari juga menciptakan dampak positif yang berkelanjutan.

"Investasi pada pembiayaan produktif UMKM merupakan pilihan investasi jangka menengah hingga jangka panjang sejalan dengan kebutuhan pembiayaan UMKM dengan beragam siklus usaha," sebut Julie.

Pada 2025, UMKM yang didukung Amartha mendorong terciptanya sekitar 90.000 lapangan pekerjaan baru melalui perekrutan karyawan pertama oleh pelaku UMKM, 86% di antaranya adalah perempuan.

Hal ini menegaskan bahwa pemberdayaan ekonomi UMKM perempuan tidak hanya mampu memberikan imbal hasil yang menarik bagi investor, tetapi juga meningkatkan kesejahteraan dan peluang kerja pada masyarakat sekitar.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TERBARU

Makanan Penyebab Kolesterol Tinggi: Bahaya Lemak Trans Intai Pembuluh Darah

Lemak jenuh dari daging merah terbukti dorong produksi LDL. Cek kombinasi alternatif protein nabati dari tahu dan kacang-kacangan.

Masuki Segmen Fruit Snacks, Unifam Andalkan HiFruit Jaring Pasar Camilan Indonesia

Berupaya menjaring pasar camilan di Indonesia, HiFruit menawarkan cara menikmati buah dalam format snack .

HP RAM 8GB di Bawah Rp 3 Juta: Daya 5000 mAh & Bypass Charging Amankan Sesi Gaming

Infinix Hot 50 Pro tawarkan layar AMOLED 120Hz harga ekonomis. Simak keunggulan fitur bypass charging dan dual speaker JBL di sini.

Intip Berbagai Manfaat Teh Daun Kumis Kucing yang Ampuh Atasi Anyang-anyangan

Memilki efek diuretik alami, manfaat teh daun kumis kucing sangat efektif membersihkan bakteri di kandung kemih dan mengatasi ISK.

Seru, 5 Film Perjalanan Road Trip Ini Bisa Ditonton Jika Suka Petualangan

Selain menampilkan cerita seru penuh petualangan, scene dari tempat-tempat ikonik dalam film bertema road trip ini pun bisa memanjakan mata.​

Promo Burger King Kupon Agustus, Banjir Diskon Menu Favorit Mulai Goceng

Mau makan Burger King dengan harga murah meriah? Cek daftar promo Burger King Kupon Agustus 2026 sekarang dan manfaatkan penawarannya.

Kulit Kering Tapi Berminyak, Ini 4 Penyebabnya yang Tidak Banyak Orang Tahu

Kulit yang kering namun berminyak di saat bersamaan sering membuat bingung. Cari tahu 4 penyebab kulit kering tapi berminyak di sini.

Kisahkan Lika-Liku Dunia Kepolisian, Coba Tonton Drakor Tentang Polisi Ini

Menceritakan kehidupan sehari-hari para polisi, ini rekomendasi drama Korea alias drakor yang memiliki tema tentang kepolisian.​

Promo Point Coffee Agustus, Pilihan Bundling Hemat dari Berdua hingga Literan

Manfaatkan promo Point Coffee spesial Agustus 2026 untuk menikmati berbagai paket bundling minuman favorit dengan harga lebih terjangkau.

Ketahui Sejarah Celana Jeans dan Jenis yang Wajib Ada di Lemari Pakaian Anda

Yuk, cari tahu sejarah singkat celana jeans dan beberapa jenis celana jeans yang sebaiknya Anda miliki di lemari pakaian.