M O M S M O N E Y I D
HOME, Keluarga

Kucing Pelihaaan Agresif, Ketahuii Cara Mengatasinya

Kucing Pelihaaan Agresif, Ketahuii Cara Mengatasinya
Reporter: Anggi Miftasha  |  Editor: Anggi Miftasha


MOMSMONEY.ID - Setiap pemilik hewan peliharaan, pasti ingin memiliki hubungan yang baik dengan hewan peliharaannya. Namun terkadang, kucing menjadi hewan yang sulit didekati karena mereka agresif oleh beberapa hal. Agresif merupakan perilaku mengancam yang ditujukan kucing kepada seseorang, kucing, atau hewan lainnya.

Perilaku agresif pada kucing bisa terjadi karena beberapa penyebab, sehingga Anda harus mencari tahu terlebih dahulu. Sebagian besar situasi yang mengakibatkan agresi kucing adalah ketakutan, kecemasan, kurang sosialisasi, atau pengalaman hidup yang traumatis sebelumnya.

Baca Juga: 6 Cara Mengatasi Masalah Sembelit Kucing Peliharaan

Setelah Anda mengetahui apa masalahnya, Anda dapat menentukkan cara untuk mengatasinya. Paling utama adalah mencari tahu bagaimana cara menenangkannya.  Dilansir dari Wikihow, berikut beberapa cara untuk mengatasi kucing yang agresif.

Jangan Memarahi atau Menghukum Kucing

Dalam merawat kucing, Anda membutuhkan kesabaran dan pengertian untuk memperbaiki setiap situasi dari perilakunya. Bagaimana pun, mengatasi kucing tidak sama seperti Anda mengatasi manusia. Maka, berteriak padanya bukanlah sikap yang tepat untuk mengatasinya. Pakar hewan sering menjelaskan bahwa kucing tidak menanggapi sesuatu yang negatif. Jika Anda ingin menenangkannya, cara terbaik adalah membangun momen bersama. Ikatan dengan kucing Anda akan memperkuat koneksi Anda. Ini akan memberitahunya bahwa Anda berada di sana untuk keselamatan dan keamanannya.

Beri Kucing Anda Ruang

Sama seperti manusia, saat suasana hati kucing sedang tidak baik, Anda perlu memberinya ruang untuk dia menenangkan diri. Dia juga membutuhkan ruang dari Anda untuk membangun kembali kepercayaannya (bahwa Anda tidak bersifat mengancam atau berbahaya untuknya). Misalnya, berhenti membelainya saat kucing sudah merasa jenuh.

Memberinya ruang saat sedang agresif juga akan menyelamatkan Anda dari serangan. Hindari kontak mata dan pastikan kucing memiliki rute pelarian yang jelas untuk menenangkan diri. Jika harus menangkapnya, Anda perlu menggunakan sarung tangan tebal dan lengan panjang untuk menghindari cedera cakaran.  

Baca Juga: Anjing Peliharaan Muntah Darah? Ketahui Kemungkinan Penyebabnya

Tarik Perhatiannya dengan Makanan

Kucing biasanya akan mengasosiasikan makan dengan perasaan positif, sehingga makanan dapat digunakan sebagai hadiah untuk membantu mengondisikan perilaku mereka. Cobalah untuk membawa cemilan di tangan Anda dan jatuhkan agar kucing mendekatinya.

Sediakan Berbagai Mainan untuk Kucing

Mengalihkan perhatiannya juga dapat dilakukan dengan menyediakan mainan kesukaannya. Beberapa kucing menyukai mainan yang bisa mereka lempar sendiri. Sementara lainnya juga menyukai mainan yang membutuhkan partisipasi pemiliknya, misalnya pancing bulu. Memperkenalkan mainan baru secara berkala juga dapat menghindarkan kucing Anda dari rasa bosan.

Meminta Bantuan Dokter Hewan

Dilansir dari Webmd, setiap perubahan mendadak pada perilaku kucing Anda bisa menjadi tanda dari kondisi medis yang mendasarinya. Penyakit seperti hiperteroidisme, osteoarthritis, penyakit gigi, dan masalah sistem saraf pusat dapat menyebabkan agresif. Dalam hal ini, menemui dokter hewan untuk meminta bantuannya adalah keharusan. Kendati kucing Anda agresif bukan karena masalah medis, Anda tetap dapat meminta bantuan untuk mengembangkan rencana mengatasi perilakunya dengan dokter hewan (atau ahli professional lainnya).

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TERBARU

​Ritme Hidup Makin Cepat, Cooltopia Rilis Yuzu Pomelo dan Melon Orange​

Peluncuran varian baru Cooltopia dilakukan melalui pengalaman interaktif yang menyasar generasi muda.  

Wangi Seharian! Ini 4 Aroma Parfum Paling Tahan Lama yang Wajib Anda Miliki

Membeli parfum mahal belum tentu menjamin wanginya awet. Ternyata, molekul base notes penentunya! Cari tahu 4 aroma paling tahan lama.  

Ale-Ale Goes to School Sambangi SMP, Angkat Isu Belajar dan Literasi Digital

Ale-Ale menggelar program Ale-Ale Goes to School dengan menghadirkan edukasi pengenalan diri, gaya belajar, hingga pengelolaan penggunaan gadget  

Kanzler Perkenalkan Ritual Sobek, Seruput, Segar lewat Sosis Tom Yum

​Varian Sosis Tom Yum menjadi inovasi terbaru Kanzler yang dirancang untuk menemani momen jam 3 sore, saat rasa lapar dan kantuk mulai muncul.

Antusiasme dan Permintaan Tinggi, Fanta Fruit Punch Kembali Hadir

Melihat antusiasme dan tingginya permintaan selama Ramadan tahun lalu, Fanta Fruit Punch kembali diluncurkan.  

Pemerintah Tetapkan WFA bagi Pekerja Selama 5 Hari Sebelum dan Sesudah Lebaran

Pemerintah menetapkan kebijakan kerja Work From Anywhere (WFA) bagi pekerja/buruh pada 16–17 Maret dan 25–27 Maret 2026.

Penggemar K-Pop Mengusulkan Pembentukan Dewan Konser Rendah Karbon

Majelis Nasional Korea Selatan didesak penggemar K-pop yang tergabung dalam KPOP4PLANET untuk buat dewan Konser Rendah Karbon.

15 Rekomendasi Buah untuk Diet agar Berat Badan Turun

Mari intip beberapa rekomendasi buah untuk diet agar berat badan turun berikut ini. Cek ada apa saja!

UMKM Bisa Bikin QRIS Tanpa Buka Rekening Baru di iFortepay

IFortepay catat 20 juta transaksi pada 2025 dan menargetkan pertumbuhan transaksi hingga lima kali lipat pada 2026.

Melalui Cicil Pelaku Usaha Bisa Akses Pendanaan Produktif, Begini Skemanya

​Layanan pendanaan dari Cicil dimanfaatkan penerima dana untuk pembiayaan produktif yakni usaha dan rantai pasok.