MOMSMONEY.ID - Cek ide desain perpustakaan rumah ini yang nyaman, estetik, dan relevan untuk gaya hidup modern, yuk buat sudut baca impianmu.
Di tengah aktivitas digital yang makin padat, banyak orang mulai mencari ruang tenang di rumah untuk beristirahat sekaligus mengisi pikiran.
Perpustakaan rumah kini tidak lagi identik dengan ruangan besar dan rak penuh buku tebal, melainkan sudut personal yang nyaman dan fungsional.
Konsep ini menjawab kebutuhan masyarakat modern akan ruang refleksi, belajar, dan relaksasi tanpa distraksi. Melansir dari Southern Living, tren perpustakaan rumah saat ini lebih menekankan suasana emosional yang hangat, sentuhan personal, dan desain yang membuat orang ingin berlama lama.
Pendekatan ini menjadikan membaca bukan sekadar aktivitas, tetapi pengalaman yang menyenangkan.
“Ruang baca yang baik adalah ruang yang membuat penghuninya merasa aman, fokus, dan nyaman untuk berpikir,” ujar desainer interior Sarah Bartholomew.
Baca Juga: Rumah Tak Kunjung Laku? Perabot Ini Biang Keroknya, Segera Buang!
Ciptakan suasana tenang dengan warna yang menenangkan
Pemilihan warna memiliki dampak besar terhadap kenyamanan ruang baca. Warna gelap seperti hijau tua, cokelat hangat, atau biru pekat membantu menciptakan kesan privat dan menenangkan.
Efek visual ini membuat pikiran lebih fokus dan membantu mengurangi kelelahan setelah seharian beraktivitas. Jika dipadukan dengan pencahayaan hangat, suasana perpustakaan rumah akan terasa semakin intim.
Susun rak buku secara sadar dan tidak berlebihan
Rak buku tidak harus selalu penuh. Justru, penataan yang selektif membuat ruang terlihat rapi dan bernilai. Pilih buku yang benar benar dibaca atau memiliki makna personal, lalu kombinasikan dengan elemen dekoratif sederhana. Cara ini tidak hanya enak dipandang, tetapi juga mencerminkan karakter pemilik rumah.
Manfaatkan sudut rumah sebagai ruang baca fungsional
Tidak punya ruangan khusus bukan berarti tidak bisa punya perpustakaan rumah. Sudut tangga, area dekat jendela, atau lorong yang jarang digunakan bisa diubah menjadi pojok baca yang nyaman. Tambahkan kursi ergonomis dan lampu baca agar aktivitas membaca tetap nyaman dalam waktu lama.
Gunakan material alami untuk kesan hangat dan dewasa
Material kayu masih menjadi pilihan favorit untuk perpustakaan rumah karena memberi kesan alami dan menenangkan.
Rak kayu dari lantai hingga langit langit juga membantu memaksimalkan penyimpanan tanpa membuat ruang terasa sempit. Material ini cocok untuk pembaca dewasa yang menginginkan suasana tenang dan elegan.
Tambahkan sentuhan personal agar ruang terasa hidup
Perpustakaan rumah akan terasa lebih bermakna jika diisi elemen personal. Bisa berupa karya seni, kain favorit, atau benda kenangan perjalanan. Elemen ini memberi identitas kuat pada ruang dan membuat aktivitas membaca terasa lebih dekat secara emosional.
Baca Juga: Ternyata Ini yang Bikin Backsplash Ubin Bikin Dapur Moms Cepat Usang, Cek Solusinya
Berani beri aksen warna sebagai titik fokus
Meski identik dengan ketenangan, perpustakaan rumah tetap bisa tampil dinamis. Satu furnitur berwarna cerah atau aksen kontras dapat menjadi pusat perhatian tanpa mengganggu suasana utama. Trik ini membuat ruang terasa segar dan tidak monoton.
Jadikan koleksi sebagai bagian dari cerita ruang
Buku lama, majalah klasik, atau koleksi khusus bisa ditampilkan sebagai elemen dekoratif. Penataan yang tepat membuat perpustakaan rumah terasa hangat dan penuh cerita. Ruang pun tidak hanya berfungsi sebagai tempat membaca, tetapi juga sebagai cerminan perjalanan hidup pemiliknya.
Gunakan pola minimal agar buku tetap menonjol
Menggunakan satu pola kain atau tekstur dinding membantu menjaga keseimbangan visual. Dengan begitu, perhatian tetap tertuju pada buku dan rak, bukan pada dekorasi yang berlebihan. Pendekatan ini membuat ruang baca terasa lebih fokus dan dewasa.
Lunakkan kesan kaku dengan warna dan tekstur unik
Perpustakaan rumah tidak harus selalu terlihat serius. Pilihan cat dengan hasil akhir mengilap atau warna yang tidak biasa dapat membuat ruang terasa lebih santai. Ini cocok untuk pembaca yang ingin menikmati buku tanpa suasana terlalu formal.
Tambahkan elemen tangga untuk fungsi dan estetika
Tangga kecil pada rak buku tinggi bukan hanya fungsional, tetapi juga menambah nilai visual. Elemen ini memberi kesan klasik sekaligus memperkuat karakter perpustakaan rumah sebagai ruang intelektual yang nyaman digunakan sehari hari.
Baca Juga: 6 Trik Cerdas Ini Bisa Maksimalkan Ruang, Rumah Moms Auto Rapi dan Nyaman
Definisikan ulang perpustakaan sesuai gaya hidup
Perpustakaan rumah modern tidak harus dipenuhi buku bersampul tebal. Majalah, arsip visual, atau koleksi tematik juga bisa menjadi bagian dari ruang baca. Yang terpenting, ruang tersebut mendukung kebiasaan membaca, berpikir, dan belajar secara konsisten.
Perpustakaan rumah kini menjadi solusi nyata bagi masyarakat Indonesia yang ingin menghadirkan ruang tenang di tengah kesibukan. Desain yang tepat, sudut kecil pun bisa berubah menjadi ruang baca yang nyaman, personal, dan relevan dengan gaya hidup masa kini.
Lebih dari sekadar estetika, perpustakaan rumah adalah investasi jangka panjang untuk kesehatan mental, kebiasaan belajar, dan kualitas hidup yang lebih baik.
Selanjutnya: 4 Cara Menurunkan Berat Badan 10 Kg dalam Sebulan, Tidak Mustahil!
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News