M O M S M O N E Y I D
Santai

Ternyata Ini yang Bikin Backsplash Ubin Bikin Dapur Moms Cepat Usang, Cek Solusinya

Ternyata Ini yang Bikin Backsplash Ubin Bikin Dapur Moms Cepat Usang, Cek Solusinya
Reporter: Ramadhan Widiantoro  |  Editor: Ramadhan Widiantoro


MOMSMONEY.ID - Ini alasan desain dapur terus berevolusi mengikuti gaya hidup Moms yang makin praktis dan visual. Simak ulasannya sampai selesai, ya.

Di tahun 2026, backsplash dapur tidak lagi hanya berfungsi sebagai pelindung dinding, tetapi menjadi elemen utama yang menentukan karakter ruangan. 

Banyak pemilik rumah mulai meninggalkan ubin kecil karena dinilai sulit dibersihkan dan cepat terlihat usang. Melansir dari Real Simple, para desainer interior global melihat pergeseran besar menuju backsplash berbahan lempengan batu padat yang menyatu dengan meja dapur. 

Tren ini dianggap lebih relevan dengan kebutuhan rumah modern yang mengutamakan kebersihan, efisiensi, dan tampilan jangka panjang.

“Backsplash lempengan batu menciptakan kesan dapur yang rapi, bernilai tinggi, dan terasa dirancang secara matang,” ujar Jordan Slocum, pendiri Brownstone Boys.

Baca Juga: 6 Trik Cerdas Ini Bisa Maksimalkan Ruang, Rumah Moms Auto Rapi dan Nyaman

Alasan backsplash lempengan batu semakin diminati

Backsplash dari lempengan batu padat menjadi populer karena menjawab masalah klasik dapur modern, yaitu perawatan yang rumit dan tampilan yang cepat ketinggalan zaman. 

Tidak adanya nat membuat dinding dapur terlihat lebih bersih dan mudah dibersihkan. Cipratan minyak dan noda masakan tidak lagi tersangkut di celah kecil seperti pada ubin konvensional.

Dari sisi visual, material yang sama antara meja dan backsplash menciptakan kesan menyatu. Dapur terlihat lebih luas, tenang, dan modern, cocok untuk hunian masa kini yang mengusung konsep minimalis dan fungsional.

Nilai estetika yang membuat dapur terlihat mahal

Salah satu alasan utama tren ini digemari adalah efek visualnya. Urat alami batu yang mengalir dari meja ke dinding memberi kesan eksklusif tanpa perlu dekorasi berlebihan. 

Banyak desainer memanfaatkan backsplash slab hingga area tudung kompor atau bahkan sampai plafon untuk menciptakan fokus visual yang kuat.

Pendekatan ini membuat dapur terasa lebih dewasa dan elegan. Tidak heran jika konsep ini banyak diterapkan pada rumah modern, apartemen, hingga hunian dengan konsep open space.

Material favorit yang direkomendasikan desainer

Batu alam tetap menjadi pilihan utama karena keindahan alaminya tidak bisa disalin sepenuhnya oleh material buatan. Marmer dikenal dengan uratnya yang lembut dan artistik, sementara granit dan kuarsit lebih tahan terhadap panas dan noda. 

Setiap lempengan bersifat unik, sehingga dapur terasa personal dan tidak pasaran.

Bagi pemilik rumah yang menginginkan perawatan lebih mudah, tersedia alternatif seperti kuarsa rekayasa, batu sinter, dan porselen format besar. 

Material ini lebih stabil, tidak berpori, dan cocok untuk aktivitas dapur yang intens tanpa mengorbankan tampilan.

Baca Juga: Aksesori Ruang Tamu Ini Jangan Dibeli Baru, Simak Kata Desainer Interior!

Pertimbangan pemasangan agar hasil tidak mengecewakan

Pemasangan backsplash lempengan batu memerlukan perencanaan yang matang. Salah satu keputusan penting adalah menentukan tinggi pemasangan, terutama pada dapur tanpa kabinet atas. Pemasangan hingga plafon memang dramatis, tetapi membutuhkan material lebih banyak dan biaya tambahan.

Para profesional menyarankan untuk membuat simulasi visual terlebih dahulu. Maka dengan begitu, pemilik rumah bisa menilai apakah pola batu, warna, dan skala sudah seimbang dengan ukuran dapur yang dimiliki.

Kekurangan yang perlu dipahami sejak awal

Meski terlihat mewah, backsplash lempengan batu bukan tanpa tantangan. Batu alam membutuhkan perawatan rutin seperti penyegelan ulang setiap 6 hingga 12 bulan agar tidak mudah bernoda. Biaya material dan pemasangan juga relatif lebih tinggi karena proses fabrikasi dan pencocokan pola yang presisi.

Selain itu, penggunaan lempengan batu berpotensi menghasilkan sisa material yang tidak terpakai. Hal ini menjadi catatan penting bagi pemilik rumah yang mempertimbangkan aspek efisiensi dan keberlanjutan.

Relevansi tren ini untuk rumah di Indonesia

Untuk kondisi rumah di Indonesia, backsplash tanpa nat justru lebih praktis. Iklim lembap membuat area nat pada ubin mudah berjamur dan menguning. Material lempengan batu atau alternatif nonpori, perawatan dapur bisa lebih sederhana dan higienis.

Tren ini sangat cocok diterapkan pada rumah modern, apartemen, maupun dapur dengan konsep minimalis. Selama pemilihan material disesuaikan dengan kebutuhan dan anggaran, backsplash slab dapat menjadi investasi jangka panjang yang meningkatkan nilai estetika rumah.

Baca Juga: Sudut Belajar Minim Distraksi Jadi Fokus Utama Kamar Anak di Tahun 2026

Backsplash dapur dari lempengan batu padat bukan sekadar tren desain, melainkan solusi modern yang menjawab kebutuhan hunian masa kini. 

Tampilan yang menyatu, perawatan lebih mudah, dan kesan elegan membuatnya diprediksi terus mendominasi desain dapur di 2026. 

Bagi Moms yang ingin dapurnya tampil bersih, awet, dan relevan untuk waktu lama, konsep ini layak dipertimbangkan sebagai pilihan cerdas dan berkelas.

Selanjutnya: Ruang Tamu Dingin & Kaku? Ini 5 Warna Cat Pemicu Stres Visual!

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TERBARU

Daftar Negara dengan PPN Tertinggi Di Dunia dan Pengaruhnya ke Biaya Hidup

Simak daftar negara dengan PPN tertinggi di dunia dan pahami dampaknya terhadap harga barang serta daya beli Anda maupun masyarakat global.  

Karier Anda Bisa Aman! Paklaring Sah Jamin Klaim JHT dan Kredit Lancar

Paklaring sering dibutuhkan saat pindah kerja dan urus hak karyawan. Simak fungsi, manfaat, dan contoh paklaring yang benar ini, ya.  

7 Kebocoran Finansial yang Sering Menghambat Kekayaan Tanpa Disadari

Simak yuk, kebiasaan kecil yang tampak normal ternyata bisa jadi kebocoran finansial dan menghambat kekayaan Anda pelan-pelan.

Jeda Digital Penting! Cara Mudah Buat Ruang Analog di Rumah, Lepas Layar

Yuk cek cara membuat ruang analog di rumah Anda agar lepas dari layar, pikiran lebih fokus, dan hidup terasa lebih seimbang setiap hari.

3 Warna Cat Kamar Tidur yang Sebaiknya Dihindari agar Tidur Lebih Berkualitas

Simak yuk, berikut warna cat kamar tidur yang sebaiknya dihindari agar ruang istirahat terasa lebih nyaman dan mendukung tidur nyenyak.  

Desain Rumah Modern Bisa Terlihat Kuno! Hindari Kesalahan Penataan Permadani Ini

Permadani klasik kembali tren di 2026, ini cara menatanya agar rumah terasa hangat, berkarakter, dan cocok untuk gaya hidup modern, yuk simak.

Ramalan Zodiak Keuangan dan Karier Besok Rabu 11 Februari 2026, Aktif Berbagai Ide

Berikut ramalan keuangan dan karier 12 zodiak besok Rabu 11 Februari 2026, cek peluang kerja, strategi tim, dan arah rezekimu.  

Ada Diskon 30%, KAI Siapkan 1,2 Juta Kursi Selama Angkutan Lebaran

PT Kereta Api Indonesia (Persero) menyiapkan lebih dari 1,2 juta tempat duduk yang mendapat diskon 30% untuk angkutan Lebaran. 

Mudik Lebaran 2026, Indonesia AirAsia Siapkan Diskon Mulai 17%

Penawaran ini berlaku untuk periode pembelian tiket 10 Februari - 29 Maret 2026 dengan keberangkatan 14 - 29 Maret 2026.​

Tidak Hanya Belanja, IKEA Hadirkan Aktivitas Seru Bersama Keluarga

Pengunjung IKEA bisa mengikuti games mencari voucher, mendapat makanan gratis dan aktivitas anak yang seru.