MOMSMONEY.ID - Mana yang lebih sehat antara kopi panas dan dingin?
Buat Anda pecinta kopi, secangkir kopi bukan sekadar minuman, melainkan ritual pembangkit energi di pagi hari, teman untuk menemani kerja, atau bahkan pelengkap obrolan santai.
Kopi panas dan dingin memiliki penggemarnya sendiri-sendiri. Dalam kondisi tertentu, kopi panas dan dingin menjadi pilihan tepat sebagai minuman yang menyegarkan.
Meski keduanya berasal dari bahan yang sama, kopi panas dan dingin ternyata memiliki perbedaan, lo. Baik dari segi rasa, tingkat keasaman, maupun kandungan kafeinnya.
Baca Juga: Kapan Batas Waktu Aman Minum Kopi Setelah Konsumsi Obat Asam Urat ya
Dikutip dari hellosehat.com, jika dilihat dari segi rasa, kopi panas dan dingin tetap memiliki perbedaan meski sama-sama berupa kopi.
Kopi dingin biasanya tidak terlalu pahit daripada kopi panas yang lebih terasa pahitnya. Dalam jurnal Foods, perbedaan rasa ini disebabkan oleh adanya perbedaan zat kimia di dalam kopi tersebut.
Kopi panas dengan warna yang tampak lebih gelap dan rasa yang lebih pahit mengandung senyawa asam fenolik, alkaloid, dan flavonoid.
Baca Juga: Trik Minum Kopi Aman Tanpa Memicu Lonjakan Glukosa Secara Mendadak
Lalu, dari segi keasaman, kopi panas memiliki tingkat keasaman yang lebih tinggi daripada kopi dingin.
Hal ini karena kopi yang Anda seduh dengan air panas akan mengeluarkan zat asam lebih banyak. Sedangkan, jika pada kopi dingin, hal ini akan membuat konsentrat kopi menjadi encer. Dengan begitu, tingkat keasamannya lebih rendah.
Kemudian, dari segi kandungan kafein, kopi panas dan dingin memiliki kandungan jumlah kafein yang berbeda, lo.
Kopi panas memiliki kafein yang lebih tinggi daripada kopi dingin. Selain itu, kopi panas juga tinggi akan kandungan antioksidan daripada kopi dingin.
Baca Juga: Suka Minum Kopi Setiap Pagi? Ini yang Terjadi pada Kesehatan Ginjal Anda
Jadi, mana yang lebih sehat antara kopi panas dan kopi dingin?
Melalui penjelasan di atas, kopi panas lebih sehat daripada kopi dingin. Hal ini karena kandungan antioksidan di dalam kopi panas lebih tinggi.
Di mana antioksidan sendiri sangat diperlukan oleh tubuh dalam melawan radikal bebas yang menyebabkan kerusakan pada sel tubuh.
Meski begitu, bukan berarti kopi dingin tidak layak untuk diminum ya. Justru kopi dingin bisa menjadi minuman yang tepat buat Anda yang memiliki masalah pada lambung. Alasannya, karena tingkat keasaman kopi dingin lebih rendah.
Dengan begitu, Anda bisa menyesuaikan dengan kondisi kesehatan maupun kebutuhan Anda untuk mengonsumsi kopi panas atau kopi dingin.
Baca Juga: Adu Khasiat Kopi dan Teh Hijau, Mana yang Lebih Efektif Menurunkan Berat Badan
Tips minum kopi yang sehat
Buat Anda yang tidak bisa lepas dari minum kopi, inilah beberapa tips minum kopi yang sehat:
- Batasi konsumsinya. Orang dewasa batas aman mengonsumsi kafein adalah 400 miligram atau sekitar 4 cangkir kopi sehari.
- Pilih kopi hitam tanpa gula.
- Jika ingin rasanya manis, bisa menambahkan gula tanpa harus berlebihan.
- Jika ingin mengonsumsi kopi susu, maka pilih susu yang rendah lemak.
- Untuk kopi kemasan, pilih jenis kopi yang rendah kalori dan gula.
- Bisa menambahkan bubuk kayu manis untuk memberikan tambahan rasa.
Itulah penjelasan terkait mana yang lebih sehat antara kopi panas dan dingin. Anda bisa mengonsumsi keduanya yang disesuaikan dengan kondisi dan kebutuhan Anda ya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News