M O M S M O N E Y I D
BisnisYuk

Komite Pedagang Kelontong Nilai PP Kesehatan Matikan Bisnis

Reporter: Jane Aprilyani  |  Editor: Jane Aprilyani


MOMSMONEY.ID - Reaksi kekecewaan pasca Presiden Jokowi mengesahkan Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 28 Tahun 2024 tentang datang dari berbagai kalangan. Khususnya, dari pihak-pihak yang terdampak atas aturan tersebut seperti pedagang warung kelontong.

Komite Ekonomi Rakyat Indonesia (Keris), yang merupakan paguyuban bagi pedagang kecil, mengungkapkan kekhawatirannya atas keberlangsungan mata pencaharian mereka.

Ketua Umum Keris Ali Mahsun menilai, PP Kesehatan akan menghancurkan upaya mencari nafkah bagi para pedagang asongan dan kaki lima. Ancamannya ialah, meningkatnya angka kemiskinan dan pengangguran di tanah air.

Baca Juga: Praktisi Soroti PP Kesehatan Perlu Direvisi

"Harus diingat, banyak pedagang kecil yang bergantung pada penjualan rokok eceran untuk menghidupi keluarga mereka. Selain itu, skala besarnya, ini akan menambah persoalan baru yaitu jumlah pengangguran di negeri ini," ujar Ali dalam keterangan resminya.

"Efek panjangnya, ada 40 juta masyarakat kalangan bawah di Indonesia yang akan semakin tertekan dengan larangan ini. Pemerintah harus sadar, kebijakan ini akan memperburuk kondisi ekonomi rakyat yang sudah terdampak oleh pandemi dan kenaikan harga barang-barang pokok," terangnya.

Ia menekankan, pemerintah seharusnya membantu mendorong peningkatan derajat ekonomi pedagang kecil dengan berbagai program pendampingan. Bukan sebaliknya, dengan mengekang usaha rakyat kecil dengan peraturan yang tidak adil dan berimbang.

"Rakyat kecil kawulo alit saat ini makin sulit hidupnya. Pendapatan mereka turun, tapi beban ekonomi makin berat. Semestinya, pemerintah mendongkrak pendapatan mereka bukan sebaliknya dan seharusnya pemerintah meringankan beban, bukan memperberat beban hidup mereka," tegasnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TERBARU

Promo Hypermart Beli Banyak Lebih Hemat 14-20 Agustus 2026, Pantene Beli 1 Gratis 1

Cek dan manfaatkan katalog promo Hypermart Beli Banyak Lebih Hemat periode 14-20 Agustus 2026. Ada Beli 1 Gratis 1, Moms.

Hujan Sangat Lebat Masih Guyur Provinsi Ini, Cek Peringatan Dini Cuaca Besok (15/8)

BMKG merilis peringatan dini cuaca besok Sabtu 15 Agustus 2026 dengan status Siaga hujan sangat lebat dan Waspada hujan lebat di provinsi ini.

10 Cara Orang Kaya Menghadapi Kegagalan yang Bisa Ditiru Siapa Saja

Gagal bukan akhir segalanya lo, pelajari 10 cara menghadapi kegagalan agar lebih tenang, rasional, dan siap bangkit lagi.

Jawab Tren Soft Living, Rukita Luncurkan Rukita Deluxe untuk Profesional Muda

Rukita menghadirkan Rukita Deluxe, tipe hunian coliving eksklusif dengan konsep fully-furnished layaknya apartemen modern. 

Prakiraan Cuaca Jawa Timur Besok (15/8) dan Lusa Didominasi Cerah Berawan

BMKG memprakirakan cuaca Jawa Timur pada akhir pekan didominasi cerah hingga berawan, dengan suhu mencapai 33°C.​

Gen Z Kini Lebih Cepat Menyiapkan Pensiun, Meski Rumah Masih Tertunda

Gen Z menghadapi mahalnya rumah dan biaya hidup, tetapi justru mulai menabung untuk pensiun lebih cepat. Apakah aman? Simak ulasan berikut.​

Liburan Bebas Cemas, Prakiraan Cuaca Jawa Tengah Didominasi Cerah pada Sabtu (15/8)

Prakiraan cuaca Jawa Tengah untuk Sabtu (15/8) didominasi cerah, tetapi terdapat empat wilayah yang diprakirakan hujan ringan​.

5 Tanda Rumah Punya Struktur Kuat yang Jarang Diperhatikan

Kenali 5 tanda struktur rumah kuat sebelum membeli atau merenovasi, dari pondasi, atap, denah hingga sistem utama.

Renovasi Rumah Sendiri Bisa Hemat nih, Ini Dia Proyek DIY yang Bisa Dicoba

Renovasi rumah tak harus mahal. Simak proyek DIY sederhana yang hemat dan bisa membuat hunian terasa lebih nyaman.

Akhir Pekan Cerah, Intip Prakiraan Cuaca Jawa Barat Besok (15/8) dan Lusa (16/8)

Prakiraan cuaca Jawa Barat untuk Sabtu (15/8) dan Minggu (16/8) didominasi cuaca cerah dan berawan​.