MOMSMONEY.ID - Kolesterol normal wanita sebenarnya sama dengan pria. Tingkat kolesterol total yang direkomendasikan adalah di bawah 200 miligram per desiliter (mg/dL) untuk orang dewasa dan di bawah 170 mg/dL untuk anak-anak.
Jillian Foglesong Stabile, dokter keluarga menyampaikan bahwa wanita biasanya membutuhkan lebih banyak kolesterol HDL (baik) daripada pria. Kolesterol adalah zat lemak yang diproduksi oleh hati.
Dilansir dari Healthline.com, tubuh memproduksi semua kolesterol yang dibutuhkan untuk berfungsi. Namun, kolesterol juga ditemukan dalam makanan tertentu. Memiliki terlalu banyak kolesterol jahat yang dikenal sebagai lipoprotein densitas rendah (LDL) dapat meningkatkan risiko kondisi kesehatan tertentu.
Baca Juga: Ampuh Menurunkan Kolesterol, Ini 5 Manfaat Bawang Putih Jika Dikonsumsi Rutin
Bagaimana cara mengukur kadar kolesterol?
Dokter atau perawat akan menggunakan tes darah panel lipid untuk mengukur jumlah kolesterol keseluruhan dalam darah. Ini dikenal sebagai kolesterol total yang terdiri dari tiga lipid:
- Lipoprotein densitas rendah (LDL) membawa kolesterol melalui aliran darah. LDL disebut kolesterol jahat karena jumlahnya yang tinggi dapat membentuk plak di pembuluh darah dan meningkatkan risiko penyakit jantung.
- Lipoprotein densitas tinggi (HDL) membantu melindungi Anda dari penyakit jantung. HDL disebut kolesterol baik karena membawa kolesterol kembali ke hati yang kemudian dikeluarkan dari tubuh.
- Trigliserida adalah jenis lemak lain yang dapat menumpuk di tubuh. Trigliserida adalah blok pembangun kolesterol.
Kadar trigliserida yang tinggi dan kadar HDL yang rendah meningkatkan risiko penyakit jantung. American Heart Association (AHA) merekomendasikan agar orang dewasa memeriksakan kolesterol setiap 4-6 tahun, dimulai pada usia 20 tahun.
Pada usia inilah kadar kolesterol mulai meningkat. Menurut pedoman tahun 2018 tentang pengelolaan kolesterol darah yang diterbitkan dalam Journal of the American College of Cardiology (JACC), berikut adalah pengukuran kadar kolesterol untuk orang dewasa.
Semua nilai dalam mg/dL (miligram per desiliter) dan berdasarkan pengukuran saat puasa:
- Kolesterol total sebaiknya kurang dari 200. HDL idealnya 60 atau lebih tinggi, 40+ untuk pria atau 50+ untuk wanita masih bisa diterima.
- Sementara itu, kadar LDL sebaiknya kurang dari 100 dan di bawah 70 jika terdapat penyakit arteri koroner. Lalu, kadar trigliserida sebaiknya kurang dari 149 dan idealnya di bawah 100.
- Pedoman serupa untuk pria dan wanita di atas usia 20 tahun. Namun, mungkin ada perbedaan dalam hal kolesterol HDL karena wanita harus menargetkan kadar kolesterol HDL yang lebih tinggi.
Faktor risiko kolesterol pada anak-anak
Beberapa faktor dapat memengaruhi risiko anak mengalami kolesterol tinggi, meliputi:
- Aktivitas fisik
- Konsumsi makanan tinggi lemak jenuh
- Kelebihan berat badan
- Memiliki riwayat keluarga dengan kolesterol tinggi
Anak-anak harus memeriksakan kolesterol di usia 9-11 tahun. Anak-anak dengan lebih banyak faktor risiko, seperti diabetes atau obesitas, mungkin perlu diperiksa lebih sering.
Kolesterol sebaiknya sekitar 170 atau kurang. Lalu, kolesterol HDL sebaiknya lebih dari 4, kolesterol LDL kurang dari 110 dan trigliserida kurang dari 75 pada anak usia 0-9 tahun atau kurang dari 90 pada anak usia 10-19 tahun.
Pilihan pengobatan kolesterol tinggi
Dokter bisa merekomendasikan rencana pengobatan untuk kolesterol tinggi. Ini akan bervariasi berdasarkan faktor-faktor seperti obat lain yang mungkin dikonsumsi, usia, jenis kelamin, dan kesehatan lainnya.
Rencana pengobatan termasuk perubahan gaya hidup, pola makan, serta pengobatan. Beberapa obat yang umum diresepkan untuk kolesterol tinggi meliputi:
- Statin
- Kolestiramin
- Penghambat penyerapan kolesterol seperti ezetimibe (Zetia)
- Asam bempedoat seperti Nexletol
- Penghambat PCSK9
Obat-obatan juga dapat digunakan untuk mengobati faktor-faktor penyebab kolesterol seperti trigliserida. Obat-obatan ini dapat digunakan sebagai tambahan untuk beberapa obat di atas.
Beberapa perubahan gaya hidup cukup efektif dalam membantu menurunkan kadar kolesterol. Perubahan ini juga cukup mudah dan dapat dilakukan pada usia berapa pun dan sesuai dengan kemampuan sebagian besar orang.
Berikut beberapa perubahan gaya hidup yang dapat membantu menurunkan kadar kolesterol tinggi:
- Lakukan olahraga intensitas sedang hingga tinggi setidaknya 150 menit setiap minggu
- Makan lebih banyak serat seperti biji-bijian utuh
- Makan lebih banyak lemak sehat
- Batasi makanan berlemak jenuh
- Batasi makanan olahan
- Makan makanan yang menyehatkan jantung
- Berhenti merokok
- Batasi asupan alkohol
- Mencapai berat badan ideal
Baca Juga: Manfaat Minyak Goreng Ini Ampuh Pangkas Kolesterol Tinggi Tiga Kali Lebih Cepat
Bicaralah dokter jika Anda membutuhkan bantuan untuk menurunkan kadar kolesterol. Itulah kadar kolesterol normal wanita, faktor risiko dan pengobatannya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News