M O M S M O N E Y I D
HOME, Keluarga

Ketahui 4 Macam Perubahan Warna di Akuarium dan Penyebabnya

Reporter: Anggi Miftasha  |  Editor: Anggi Miftasha


MOMSMONEY.ID - Kondisi air akuarium sering menjadi perhatian para pemilik ikan hias. Sebab, kesalahan apa pun mengenai air akuarium bisa membuat ikan hias mati mendadak. Salah satu cara untuk menjaga kondisi air akuarium tetap baik adalah dengan menggantinya secara rajin.

Namun sayangnya, meski sudah menjaga kondisi air akuarium tetap bersih dengan menggantinya, selang beberapa hari akuarium kembali kotor tanpa Anda sadari. Bahkan, meski tak begitu keruh, air di akuarium berubah warna. Hal ini tentu membingungkan.

Namun, ada banyak faktor yang menyebabkan air akuarium berubah warna. Berikut penjelasannya.

Baca Juga: Kenali Penyebab pH Tinggi Air Akuarium dan Cara Mengatasinya

Berwarna Keruh

Ini sangat umum terjadi. Warna keruh ini mirip seperti air susu. Warna ini terbentuk sebagai tanda bakteri berkembang biak yang biasanya terjadi selama proses siklus nitrogen.

Siklus nitrogen adalah proses di mana nitrogen diubah menjadi senyawa organik lain yang kemudian dimanfaatkan oleh tumbuhan dan hewan sebagai makanan. Ini terbentuk melalui hewan dan tumbuhan yang mati, makanan yang tidak dimakan, dan produk limbah lainnya.

Warna keruh juga dapat terbentuk setelah masa penggantian air dan siklus pengobatan. Dengan alasan tersebut, kekeruhan air ini dapat hilang dengan sendirinya. Jadi, tahanlah untuk tidak mengganti air lagi agar tak memperpanjang siklus pertumbuhan bakteri lebih lama. Anda dapat menunggunya selama beberapa waktu hingga semuanya kembali normal.

Berwarna Kuning

Air yang kuning biasanya menjadi pertanda Anda harus mengganti air lagi untuk beberapa hari. Air kuning merupakan tanda kadar amonia dan nitrit sangat tinggi. Penyebabnya adalah kepadatan ikan di akuarium dan pemberian makanan berlebihan.

Kotoran ikan dan makanan sisa yang terkumpul di dasar akuarium akan menciptakan amonia dan nitrit yang merugikan. Cara mengatasinya, Anda harus membeli akuarium yang lebih besar untuk menempatkan semua ikan. Jika tidak, Anda dapat memisahkan beberapa jumlah ikan agar akuarium tidak terlalu sesak.

Pertimbangkan juga seberapa banyak jumlah makanan ikan yang akan Anda berikan. Terlalu berlebihan atau terlalu sedikit sama saja ruginya untuk ikan. Berikan secukupnya dan sesuai dengan jumlah ikan di dalam akuarium.

Baca Juga: Ini Aturan-Aturan dalam Mengganti Air Akuarium

Berwarna Cokelat

Warna cokelat yang kekuningan dapat menjadi tanda bahwa air akuarium sedang tidak baik. Namun, tak semua warna cokelat ini buruk. Dilansir dari Thatpetplace.com, ada beberapa lingkungan yang dikenal sebagai sistem blackwater yang mana ini adalah hal yang baik dan alami.

Lingkungan ini banyak ditemui di kawasan hutan tanpa banyak aliran air. Dalam akuarium, ini biasanya terjadi pada aquascape atau paludarium. Air kecokelatan ini didapat dari daun, kayu, dan bahan organik lainnya di dalam air yang melepaskan zat asam tanat. Beberapa ikan sangat cocok dengan zat ini.

Namun, jika jenis ikan Anda tidak cocok dengan zat ini, Anda dapat menghilangkan sumber warnanya dengan menyingkirkan hal-hal organik seperti hiasan batang pohon. Lainnya, Anda dapat meletakkan karbon dalam filter yang akan membantu menghilangkan warna dan bahan organik dari air.

Berwarna Hijau

Air akuarium yang berwarna hijau merupakan tanda mekarnya ganggang dalam akuarium. Ganggang biasanya berbentuk sel tunggal, tersuspensi di dalam air. Penyebab gangga ini tumbuh karena tingginya kadar fosfat yang berasal dari sumber air.

Misalnya, Anda menggunakan air sumur. Air sumur mungkin telah terkontaminasi fosfat melalui tanah atau melalui perkebunan terdekat di mana pupuk telah memasuki air tanah.

Tingkat fosfat ini mungkin tidak membahayakan manusia, tetapi di akuarium mereka dapat menyebabkan masalah pada ikan dan invertebrate yang sensitif. Untuk mengatasinya, Anda dapat menggunakan media filter untuk membantu menguranginya.

Penyebab air akuarium berwarna hijau lainnya bisa jadi karena pencahayaan berlebihan. Lampu akuarium yang menyala terlalu lama lebih dari 8-10 jam per hari, akan memberi makan alga secara alami di dalam air. Kurangilah durasi lampu untuk mengatasinya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TERBARU

Sendi Bengkak Tak Selalu Asam Urat! Waspadai Hallux Rigidus yang Mengancam!

Sendi jempol bengkak tak selalu asam urat. Kenali Hallux Rigidus, kondisi yang sering salah didiagnosis. Pahami perbedaannya di sini. 

Pilihan Cushion Terbaik Jaga Warna Kulit Tetap Sempurna

Membeli cushion terbaik sering bikin bingung. Cari tahu cara memilih warna yang tepat dan hindari oksidasi penyebab wajah kusam. 

Fitur Pause Point Jadi Cara Android 17 Hentikan Doomscrolling

Google meluncurkan Pause Point di Android 17, fitur unik yang menunda aplikasi 10 detik. Ini janji atasi doomscrolling dan tingkatkan fokus. 

Kamera iPhone 17e Mengejutkan: Single Lens Tapi Hasilnya Bikin Takjub

Ingin tahu fitur unggulan iPhone 17e? Layar Ceramic Shield 2 lebih kuat dan MagSafe 15W siap memanjakan Anda. Cek detailnya sebelum beli! 

Cara Nonaktifkan Fitur Instants di DM Instagram dalam Hitungan Detik, Jaga Privasi

Tak ingin foto spontan otomatis tersebar? Ada cara mudah menonaktifkan Instants di Instagram lo. Jangan sampai terlewat langkah-langkahnya!

HP Android Baterai Besar dengan Fast Charging, Ini Kelebihan Oppo A6 Pro

HP Android baterai jumbo Oppo A6 Pro 5G tawarkan fast charging 80W. Cek fitur unggulan dan kekurangannya di sini!

Ekonomi Sulit, Kenapa Kafe & Mall Tetap Ramai? Pahami Apa Itu Lipstick Effect Berikut

Membeli kemewahan kecil di tengah krisis ekonomi? Fenomena lipstick effect menjelaskan kenapa kafe tetap penuh. Pahami dampaknya berikut.

Rahasia Bulu Mata Lentik, Lakukan 4 Cara Alami Ini Tak Perlu Ekstensi

Ingin bulu mata lentik tanpa ekstensi? Rutinitas perawatan sederhana ini bisa jadi cara memanjangkan bulu mata dan lebih tebal. Jangan lewatkan!  

Cinta Langgeng Bukan Cuma Sayang, Ini Rahasia 5 Tips Hubungan Sehat yang Penting

Jatuh cinta hanyalah awal. Banyak pasangan gagal karena tak tahu menjaga. Ini 5 tips sederhana yang bikin hubungan langgeng hingga puluhan tahun.

Hasil Malaysia Masters 2026: Ubed Gebuk Unggulan, Leo/Daniel Tumbang

Hasil Malaysia Masters 2026 Babak 32 Besar, Mohammad Zaki Ubaidillah menang atas unggulan, ganda putra Leo Rolly Cardano/Daniel Marthin tumbang.​