M O M S M O N E Y I D
Keluarga

Kenapa Kucing Makan Anaknya? Ketahui 7 Alasan dan Cara Mencegah

Kenapa Kucing Makan Anaknya? Ketahui 7 Alasan dan Cara Mencegah
Reporter: Nur Afitria Cika  |  Editor: Nur Afitria


MOMSMONEY.ID - Pernahkah Anda melihat kucing makan anaknya? Pasti terbesit pertanyaan, kenapa kucing makan anaknya? 

Ada beberapa alasan kenapa kucing makan anaknya. Pemilik hewan peliharaan perlu mengetahui alasan kenapa kucing makan anaknya. 

Meski demikian, tak semua kucing makan anaknya. Ada kondisi yang membuat kucing makan anaknya. 

Alasan kenapa kucing makan anaknya

Mengutip Hepper, berikut alasan kenapa kucing makan anaknya:

Baca Juga: Harga Kucing Caracal, Ketahui 9 Fakta Uniknya Sebelum Memutuskan Adopsi 

1. Tidak sehat 

Salah satu alasan paling umum seekor kucing akan memakan salah satu anak kucingnya adalah karena ia sakit atau tidak sehat dan tidak mungkin hidup.

Dalam hal ini, induk kucing akan memakan anak kucing secara naluriah.

Kucing memiliki lebih dari 200 juta sensor bau di hidungnya, dan mereka dapat menggunakan indra penciumannya yang tajam untuk mendeteksi hal-hal yang tidak dapat kita cium, dan banyak orang percaya bahwa penyakit adalah salah satu hal yang dapat mereka cium.

Anak kucing yang tidak sehat menimbulkan bahaya bagi sisa kotorannya karena jika mati, bakteri dapat menyebar dengan cepat, membuat anak kucing lainnya rentan.

2. Lahir mati

Anak Kucing
Anak Kucing

Seperti yang baru saja disebutkan, anak kucing yang mati dapat dengan cepat menyebarkan bakteri ke sisa kotorannya. Sehingga, induk kucing tidak punya pilihan selain mengkonsumsi anaknya jika lahir mati.

3. Dalam bahaya 

Anda mungkin bertanya mengapa Anda tidak bisa mengeluarkan anak kucing yang sakit atau mati agar kucing tidak mau memakannya. 

Jawabannya adalah karena kucing Anda tidak akan mentolerir gangguan pada kotorannya setidaknya selama minggu pertama setelah lahir.

Di alam liar, kucing Anda menghadapi bahaya dari banyak pemangsa yang mungkin melihat anak kucing sebagai makanan yang mudah, dan induknya mungkin memakan anak kucing untuk mengurangi stres jika dia merasa mereka tidak aman.

Baca Juga: Bahaya Anak Kucing Minum Susu Kedelai dan Susu Sapi, Ini Alasannya

4. Persalinan yang lama

Beberapa kucing bisa melahirkan selama tiga hari atau lebih. Meskipun kucing dapat makan dan minum selama waktu ini, prosesnya dapat sangat merugikannya.

Kucing adalah karnivora yang ketat, dan mereka dapat memulihkan nutrisi penting dari memakan anak kucing yang akan membantunya terus melahirkan.

5. Kurang pengalaman

Ini jarang terjadi, tetapi kurangnya pengalaman dapat menjadi penyebab beberapa ibu yang baru pertama kali memakan anak kucing mereka.

Kucing Anda mungkin tidak tahu apa yang harus dilakukan selain memakannya, atau mereka mungkin terlalu kasar, tanpa sengaja membunuh lalu memakan yang mati.

6. Kurang gizi

Salah satu alasan paling umum seekor kucing mungkin memakan salah satu anak kucingnya di alam liar adalah karena ia kekurangan gizi dan membutuhkan nutrisi yang didapatnya dari memakan anak-anaknya.

Dia juga biasanya akan memakan plasenta. Jika kucing sangat kurus, ia mungkin memakan seluruh kotorannya.

Baca Juga: Tanda Kucing dan Hamster Stres, Begini Cara Menghibur Anabul

7. Tidak mengenali anak kucing

Alasan lain untuk menghindari kedekatan dengan anak kucing saat mereka baru lahir adalah karena kucing Anda akan menggunakan indra penciumannya yang kuat untuk mengidentifikasi keturunannya.

Perubahan aroma sekecil apa pun dapat menyebabkan kucing Anda salah mengira anak kucing itu sebagai pemangsa, dan ia tidak akan ragu untuk membunuh demi kotorannya.

Cara mencegah kucing makan anaknya

Cara terbaik untuk mencegah kucing memakan anak kucingnya adalah dengan menjaga kesehatannya saat tidak hamil.

Pastikan Anda memberi kucing Anda makanan yang cukup dan bergizi selama kehamilan dan menyusui.

Saat waktunya melahirkan, berikan dia area pribadi yang jauh dari lalu lintas dan kebisingan.

Tahan godaan untuk ikut campur dengan cara apa pun, jadi Anda tidak membuatnya merasa bahwa keamanan tandunya terancam, dan akan ada risiko kecil dia memakan anak kucing.

Nah, itulah alasan kenapa kucing makan anaknya dan cara mencegah agar kucing tidak makan anaknya ketika melahirkan. 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TERBARU

Risiko Kehilangan Bilyet Deposito Bisa Sirna? BCA Beri Solusinya, Simak Yuk

Membuka deposito kini tanpa bilyet fisik. Dana Anda tetap aman, bunga rutin dikirimkan tiap bulan, dan pencairan pun mudah. Yuk, pahami sekarang.

Punya Rumah Sempit? Coba Ubah Lukisan Jadi Tempat Simpan Rahasia

Jangan biarkan rumah sempit membatasi Anda! Lukisan dinding ternyata bisa jadi lemari tersembunyi yang fungsional. Begini cara cerdas mengaturnya.

Tren Warna Pink Hangat yang Bikin Ruang Tamu Terasa Fungsional di 2026

Bosan dengan putih atau abu-abu? Pink lembut bernuansa peach terbukti bikin rumah terasa hangat dan menyambut. Simak tips memilihnya!  

NIK Jadi NPWP: Aktivasi Coretax Itu Wajib, Ini Cara Daftar Mudahnya!

Berikut cara daftar NPWP online lewat Coretax 2026, lengkap dengan panduan aktivasi NIK jadi NPWP resmi dan praktis modal HP.   &nbs

Accrual Basis vs Cash Basis: Mana yang Cocok untuk Pembukuan Bisnis di 2026?

Berikut perbedaan accrual basis dan cash basis serta cara memilih metode pembukuan yang tepat untuk bisnis Anda.

Mau Tidur Lebih Nyenyak Ini 7 Warna Cat Kamar yang Bikin Adem dan Tenang

Kamar terasa kurang nyaman padahal sudah rapi? Bisa jadi warna dindingnya penyebabnya. Hindari 3 kesalahan ini sebelum mengecat ulang.

Lewat Ekosistem Bisnis Ocean, BCA Bidik Pelaku Bisnis termasuk UMKM

BCA meluncurkan Ocean by BCA sebagai bagian dari strategi penguatan ekosistem layanan digital untuk segmen bisnis.​

10 Tanda-Tanda Masalah Ginjal pada Tubuh yang Penting Diketahui

Ini, lho, tanda-tanda masalah ginjal pada tubuh yang penting diketahui. Cari tahu selengkapnya di sini!  

Sambut Ramadan, Ngaji.ai Hadirkan Fitur Baru untuk Dampingi Ibadah Harian

​Menyambut Ramadan 1447 Hijriah, aplikasi belajar Al-Qur’an ngaji.ai menghadirkan sejumlah fitur baru untuk dampingi ibadan harian  

11 Obat Herbal agar Gula Darah Tinggi Turun secara Alami

Yuk, ketahui beberapa obat herbal agar gula darah tinggi turun secara alami berikut ini! Ada apa saja?