M O M S M O N E Y I D
Bugar

Kenali Gejala dan Penanganan Diabetes Melitus Tipe 1 Pada Anak

Reporter: Lidya Yuniartha  |  Editor: Lidya Yuniartha


MOMSMONEY.ID - Diabetes melitus tipe 1 (DM1) bisa dialami semua usia, dan umumnya dialami oleh anak-anak atau dewasa muda.

Diabetes Melitus Tipe 1 merupakan kondisi serius di mana kadar glukosa darah meningkat terlalu tinggi karena tubuh tidak dapat membuat hormon insulin. Keadaan ini disebabkan oleh reaksi autoimun, dimana sistem pertahanan tubuh menyerang sel-sel di pankreas yang memproduksi insulin.

Akibatnya, tubuh hanya memproduksi sedikit insulin atau tidak sama sekali. Selain itu, kondisi genetik seseorang dan lingkungan juga menjadi penyebab dari DM 1.

Dokter spesialis anak, Faisal Al Bukkar menjelaskan, terdapat berbagai gejala umum diabetes melitus yang juga dialami oleh anak-anak. Gejala tersebut seperti poliuria (sering buar air kecil), polidipsi (sering merasa haus), polifagia (banyak makan), berat badan menurun, dan merasa lemas.

Menurutnya, bila gejala tersebut dialami oleh anak, maka orang tua harus membawanya langsung ke dokter dan meminta untuk dilakukan tes glukosa darah.

“Tujuan pengobatan dan tatalaksana Diabetes Melitus Tipe 1 adalah untuk mencegah anak bebas dari gejala penyakit, terhindar dari komplikasi, mendukung dan mengoptimalkan tumbuh kembang anak, serta membantu dalam mengontrol metabolik yang baik tanpa menimbulkan hipoglikemia atau gula darah rendah,” ujar Faisal dikutip dari keterangan tertulis.

Baca Juga: Terhindar dari Kulit Kusam, Simak 3 Manfaat Face Mist untuk Wajah

Tak hanya rutin melakukan kontrol gula darah sehingga tetap terkendali, orang tua juga perlu memenuhi kebutuhan nutrisi anak untuk mendukung tumbuh kembangnya. Karenanya, anak yang menderita diabetes melitus perlu diberikan asupan makanan bergizi.

Hal senada pun disampaikan Christin Santun Sriati Lumbantobing, dokter spesialis gizi klinik. Menurutnya, orang tua sangat berperan penting dalam memenuhi kebutuhan nutrisi anak dengan Diabetes Melitus Tipe 1.

“Anak perlu mendapatkan nutrisi sehingga mendapatkan gizi yang seimbang. Susunan beragam makanan sehari-hari yang dikonsumsi, mengandung zat gizi lengkap dalam jenis dan jumlah yang sesuai dengan kebutuhan tubuh untuk mempertahankan kesehatan dan berat badan ideal,” katanya.

Adapun, untuk memenuhi gizi seimbang dalam mendukung tumbuh kembang anak diabetes melitus tipe 1, maka diet seimbang pun perlu diterapkan. Ini mulai dari 50-55% karbohidrat, 10-15% protein, 30-35% minyak atau lemak, dan 4-5 porsi serat dari buah-buahan dan sayur-sayuran.

Sementara itu, Co-Founder mGanik Group Jessica Rukmanto mengatakan orang tua perlu mendukung dan membantu anak mendapatkan perawatan yang tepat dan cepat apalagi melihat peningkatan prevalensi diabetes melitus tipe 1 pada anak di Indonesia.

Perawatan yang tepat dan cepat ini bertujuan untuk membantu mereka dalam menjalani pemulihan kesehatan serta tumbuh kembangnya. 

“Kami memahami bagaimana peran serta dari orang tua untuk membantu tumbuh kembang anak dengan Diabetes Melitus Tipe 1, dalam memastikan kadar glukosa darahtetap terkontrol serta memenuhi gizi seimbang nya. Dukungan dari orang tua menjadi semangat tersendiri untuk anak-anak dapat tumbuh kembang secara optimal,” katanya.

Adapun, berdasarkan data International Diabetes Federation (IDF) Atlas 10th Edition 2021, terdapat lebih dari 1.2 juta  anak-anak dan remaja di bawah umur 20 tahun diperkirakan menderita Diabetes Tipe 1 secara global. Lalu, diperkirakan ada sekitar 108.200 anak dan remaja di bawah 15 tahun terdiagnosis setiap tahun. Jumlah ini meningkat menjadi 149.500 jika rentang usianya mencapai di bawah 20 tahun.

Sedangkan, di Indonesia, pada tahun 2021, IDF menjelaskan, prevalensi anak-anak dan remaja rentang umur 0-19 tahun dengan diabetes melitus tipe 1 tercatat sebanyak 8,580 anak, naik dari 2019 yang sebanyak  8,483 anak.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TERBARU

Sepatu Jalan Super Nyaman, Kaki Anti Pegal Meski Jalan Berjam-jam

Sepatu jalan ringan dan berteknologi canggih kini tersedia. Pelajari rekomendasi terbaik untuk menunjang performa jalan Anda setiap hari.

Prediksi Belgia vs Iran (22/6): Duel Sengit Penentu Nasib Grup G

Belgia akan menghadapi Iran pada matchday kedua Grup G Piala Dunia 2026 yang dijadwalkan berlangsung Senin, 22 Juni 2026 pukul 02.00 WIB.  

Prediksi Spanyol vs Arab Saudi (21/6): La Roja Bidik Kemenangan di Grup H

Prediksi Spanyol vs Arab Saudi Piala Dunia 2026, lengkap dengan jadwal, lokasi, analisis tim, rekor pertemuan, dan prediksi skor.  

HP Murah Oppo dengan Baterai 6000mAh Mulai 1 Jutaan, Temani Aktivitas Nonstop

Butuh HP murah dengan daya tahan baterai luar biasa? 5 model Oppo ini tawarkan 6000mAh lebih.       

HP Vivo Mulai 1 Jutaan: Dompet Aman, Kamera Unggulan Bikin Hasil Foto Wow

Membeli HP Vivo murah sering khawatir kamera jelek? Deretan Vivo Rp1 jutaan ini tawarkan hasil foto tajam. Cek daftar dan speknya!

4 Manfaat Konsumsi Quinoa secara Rutin untuk Tekanan Darah

Ini dia beberapa manfaat konsumsi quinoa secara rutin untuk tekanan darah Anda. Kira-kira apa saja? 

Cara Simpan Foto Profil WhatsApp di Android, iPhone & Dekstop: Super Praktis

Ingin semua foto dari WhatsApp tersimpan rapi di galeri? Pelajari langkah-langkah otomatis dan manual di Android, iPhone, dan desktop.

Promo Es Teler 77 Spesial: Nobar Piala Dunia 2026 Makin Hemat, Ini Paketnya

Keseruan nobar Piala Dunia 2026 makin lengkap dengan promo Es Teler 77. Temukan cara mudah pesan paket hemat via TikTok Voucher dan GoFood.

Promo Solaria dengan DANA, Poinku Indomaret & ShopeeFood: Ada Diskon Spesial

Ingin makan enak tapi dompet aman? Solaria punya diskon spesial hingga 12 Juli 2026. Cek cara klaimnya!

Bau Badan Semakin Parah? Ini 4 Penyebabnya yang Perlu Diketahui

Berikut adalah 4 penyebab bau badan semakin parah yang perlu Anda waspadai. Simak sampai akhir, Moms.