M O M S M O N E Y I D
Bugar

Kemenkes Targetkan 95% Anak Harus Dapat Imunisasi, Ini 3 Vaksin Tambahan

Reporter: Lidya Yuniartha  |  Editor: Lidya Yuniartha


MOMSMONEY.ID -  Kementerian Kesehatan terus berupaya mendorong peningkatan layanan masyarakat di tingkat primer agar masyarakat dapat terhindar dari penyakit. Salah satu program utama transformasi kesehatan dalam akses layanan primer ini adalah penambahan imunisasi rutin anak, dari 11 menjadi 14 jenis antigen vaksin.

Direktur Jenderal Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Maxi Rein Rondonuwu mengatakan, program-program nasional seperti imunisasi harus dapat dilakukan sepenuhnya. Apalagi, Kementerian Kesehatan menargetkan 95% anak harus mendapatkan imunisasi dasar lengkap.

“95% anak-anak kita harus sudah mendapatkan imunisasi. Maka dari itu, kita perluas untuk imunisasi menjadi 14 antigen dan itu sudah nasional,” ujar Maxi seperti dikutip dari situs resmi Kemenkes, Jumat (9/2).

3 vaksin tambahan ini antara lain Human Papillomavirus Vaccine (HPV) untuk penyakit kanker, Pneumococcal Conjugate Vaccine (PCV) untuk penyakit pneumonia, dan Rotavirus Vaccine (RV) untuk penyakit diare. Kemenkes juga memberikan imunisasi polio suntik dosis kedua atau IPV2 untuk memperkuat perlindungan dari polio.

Lebih lanjut Maxi menyebut bahwa vaksin HPV akan diberikan secara gratis dan vaksin ini sangat penting untuk melindungi anak perempuan dari kanker serviks atau kanker leher rahim. “Tingkat kematian akibat kanker ini mencapai 50% karena mereka datang sudah terlambat,” ujar Maxi.

Lebih lanjut Maxi menyarankan agar orang tua yang membawa anak perempuan usia 11-12 tahun untuk segera memanfaatkan program pemerintah.

Baca Juga: 5 Olahraga untuk Mengecilkan Perut, Dijamin Cepat Langsing!

Berdasarkan data yang dihimpun Kementerian Kesehatan, sebanyak lebih dari 103 juta perempuan berusia 15 tahun ke atas di Indonesia berisiko terkena penyakit kanker serviks. Selain itu, sekitar 36.000 perempuan terdiagnosis kanker serviks setiap tahunnya dan sekitar 70% di antaranya berada pada stadium lanjut. Angka kematian akibat kanker serviks pun tergolong tinggi, yakni sekitar 21.000 kematian pada 2020.

Sementara itu, data Globocan tahun 2021 mencatat, terdapat 36.633 kasus kanker serviks di Indonesia dengan angka kematian yang semakin meningkat. Perluasan pencanangan imunisasi HPV untuk menjaga masa depan anak-anak perempuan Indonesia agar selalu sehat.

Adapun, imunisasi PCV dan Rotavirus dapat mencegah pneumonia dan diare yang merupakan 2 dari 5 penyebab tertinggi kematian balita di Indonesia.  Imunisasi PCV telah diberikan sejak 2016 hingga 2021 dan mencakup seluruh kabupaten/kota di Bangka Belitung dan Nusa Tenggara Barat (NTB) serta beberapa kabupaten/kota di Jawa Barat dan Jawa Timur.

Pada 2022, cakupan imunisasi PCV diperluas secara nasional dan diberikan dua kali saat anak berusia 0-11 bulan dan satu kali saat anak usia 12-24 bulan. Sementara itu, pemberian imunisasi Rotavirus (RV) direkomendasikan sebanyak 3 kali, yakni saat bayi berusia 2, 3 dan 4 bulan, guna memberikan perlindungan yang tinggi dan merata.

Adapun, untuk perlindungan anak dari polio, Kemenkes melakukan pemberian tambahan imunisasi polio suntik atau IPV (Inactivated Poliovirus Vaccine) dosis kedua sejak 2022 di 3 provinsi, yakni DKI Jakarta, Jawa Barat dan Banten. Pada 2023, IPV diperluas secara nasional. “IPV dosis kedua untuk memperkuat perlindungan dari polio,” kata Maxi.

Baca Juga: Apa Saja Tanda Gula Darah Tinggi pada Wanita?

IPV dosis kedua diberikan pada usia 9 bulan bersamaan dengan imunisasi campak rubella. Secara bertahap, ada penambahan dosis kedua imunisasi IPV atau IPV2 ke dalam jadwal imunisasi rutin sehingga jumlah pemberian imunisasi rutin polio menjadi 6 dosis.

Kombinasi enam dosis ini meliputi 4 dosis imunisasi polio tetes (OPV) dan 2 dosis imunisasi polio suntik (IPV). Hal ini sesuai WHO dan Komite Penasihat Ahli Imunisasi Nasional (Indonesia Technical Advisory Group of Immunization/ITAGI). WHO merekomendasikan kombinasi 4 dosis bOPV (bivalent Oral Polio Vaccine) disertai 2 dosis IPV.

Imunisasi polio tetes diberikan pada usia 1, 2, 3, dan 4 bulan. Pada usia 4 bulan, bayi diberikan juga vaksin Polio suntik (IPV). Imunisasi polio suntik pada usia 4 bulan diberikan bersamaan dengan imunisasi DPT-HB-Hib. Imunisasi polio suntik diberikan di paha kiri sedangkan imunisasi DPT-HB-Hib di paha kanan serta harus menggunakan alat suntik yang berbeda.

Ini jadwal imunisasi polio lengkap dalam program nasional:

Usia 1 bulan: imunisasi polio tetes (OPV1)

Usia 2 bulan: imunisasi polio tetes (OPV2)

Usia 3 bulan: imunisasi polio tetes (OPV3)

Usia 4 bulan: imunisasi polio tetes (OPV4) dan polio suntik (IPV1)

Usia 9 bulan: imunisasi polio suntik (IPV2)

Dengan tambahan 3 vaksin tersebut, 14 jenis vaksin yang diberikan pada imunisasi rutin meliputi BCG (Bacillus Calmette-Guérin) untuk penyakit tuberkulosis (TB), DPT-Hib untuk penyakit difteri, tetanus, pertusis (batuk rejan), hepatitis B, dan infeksi Haemophilus influenzae tipe b.

Kemudian, imunisasi hepatitis B, MMR dan MR untuk campak rubella, OPV atau vaksin polio tetes serta IPV dan IPV2 atau vaksin polio suntik, vaksin TT, DT, dan td untuk penyakit difteri tetanus, vaksin Japanese Encephalitis (JE) untuk penyakit radang otak, serta HPV, PCV, dan Rotavirus.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TERBARU

Harga Emas Pegadaian Hari Ini Kamis (13/8) Turun, Galeri24 dan UBS Kompak Melemah

Harga emas Galeri24 dan UBS di Pegadaian kompak turun pada perdagangan Kamis (13/8). Cek rincian harga emas hari ini untuk berbagai ukuran.

Kesehatan Tulang Makin Kuat, Ini Manfaat Rutin Lompat Tali

Yuk, ketahui beberapa manfaat olahraga lompat tali bagi kesehatan tubuh jika dilakukan rutin sebagai latihan harian.

Promo Wingstop Spesial Kemerdekaan, Makan Ayam Goreng Dapat Diskon hingga 50%

Rayakan momen kemerdekaan dengan berburu promo Wingstop bareng bank BRI dan BNI. Dapatkan potongan harga melimpah dan paket makan hemat.

5 Alasan Anda Wajib Coba Rawat Wajah Pakai Es Batu, Bisa Kurangi Jerawat

Bisa dicoba untuk merawat kecantikan wajah Anda, ini alasan mengapa es batu populer sebagai perawatan wajah.

Manfaat Minyak Kemiri untuk Kesehatan Kulit Kepala dan Rambut

Jika digunakan dengan rutin, manfaat minyak alami seperti minyak kemiri bisa membantu pertumbuhan rambut baru dan merawat kesehatan rambut.​

Daftar Film Time Loop dengan Plot Membingungkan Penuh Misteri

Time loop adalah sebuah plot fiksi yang membuat karakter sebuah film kembali mengalami kejadian berulang-ulang dengan pola kejadian yang sama.​

iPhone 17 Pro: Kamera Telefoto 4X dan RAM 12GB, Ancam Dominasi Android

Lensa telefoto 48MP 4X dan RAM LPDDR5X 12GB membawa peningkatan besar. Lihat hasil pengujian performa dan fleksibilitas kameranya.

Kapan Waktu Terbaik Minum Teh Hijau? Ini Jadwal Tepat agar Khasiatnya Maksimal

Agar manfaat teh hijau terserap optimal, waktu mengonsumsinya tidak boleh sembarangan. Ketahui jadwal minumnya yang tepat. 

Cek Proyeksi dan Rekomendasi Saham dari MNC Sekuritas untuk Perdagangan Kamis (13/8)

IHSG berpeluang melanjutkan penguatan pada perdagangan Kamis (13/8/2026).​ Simak rekomendasi saham dari MNC Sekuritas untuk hari ini.

7 Buah Tinggi Kandungan Vitamin C, Paling Tinggi Bukan Jeruk

Buah dengan tinggi kandungan vitamin C berikut ini bisa Anda konsumsi setiap hari untuk tambah asupan vitamin C alami.